Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Nilai Ekonomi Internet Indonesia Capai Rp997,6 Triliun, Olshop Tumbuh Sangat Cepat

M Nurhadi

Kamis, 18 November 2021 | 06:39 WIB
Nilai Ekonomi Internet Indonesia Capai Rp997,6 Triliun, Olshop Tumbuh Sangat Cepat
Ilustrasi ponsel. (unsplash)

Suara.com - Laporan SEA e-Conomy yang disusun oleh Google, Tamasek, dan Bain & Company menyebut, nilai ekonomi internet Indonesia punya Gross Merchandise Value (GMV) 70 miliar dolar AS atau sekitar Rp997,6 triliun pada 2021.

Dengan nilai itu, maka Indonesia menyumbang 40 persen dari total GMV di kawasan Asia Tenggara. Laporan berjudul "Roaring 20s: The SEA Digital Decade" itu juga memperkirakan nilai tersebut akan naik dua kali lipat menjadi 146 miliar dolar AS atau lebih dari Rp2.000 triliun.

Sektor e-commerce menjadi sektor dengan pertumbuhan yang sangat besar yakni 52 persen. GMV e-commerce Indonesia diproyeksikan tumbuh dari 34 miliar dolar AS atau Rp498,6 triliun pada 2020 menjadi 54 miliar dolar AS atau Rp768,9 triliun pada 2021, serta diperkirakan naik menjadi Rp104 miliar dolar AS atau Rp1.481 triliun.

Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf mengatakan, penambahan 21 juta konsumen digital baru kala pandemi mendorong pertumbuhan besar di sektor e-commerce, dengan 72 persen di antaranya berasal dari wilayah non-kota besar.

"Poin kedua, lebih banyak orang yang menggunakan lebih banyak layanan. Sebelum pandemi, setiap orang menggunakan jasa internet rata-rata sebanyak 4.8 atau 5 layanan, tapi setelah lebih dari 8 (layanan)," tambah Randy saat virtual media briefing, Rabu (17/11/2021) lalu.

Bersamaan dengan ini, sektor transportasi dan makanan juga tumbuh 36 persen dari 5,1 miliar dolar AS atau Rp72,6 triliun pada 2020 menjadi 6,9 dolar AS atau Rp98,2 trilun pada 2021, dan diperkirakan akan mencapai 16,8 miliar dolar AS atau Rp239,2 triliun hingga 2025.

Sektor media online tumbuh 48 persen dari 4,3 miliar dolar AS atau Rp61,2 triliun pada 2020 menjadi 6,4 miliar dolar AS atau Rp91,1 triliun, dan diperkirakan tumbuh menjadi 15,8 miliar dolar AS atau Rp224,9 triliun hingga 2025.

Meski tidak pulih cepat, sektor perjalanan online dalam negeri juga mencatatkan pertumbuhan 29 persen, dari GMV sebesar 2,6 miliar dolar AS atau Rp37 triliun pada 2020 menjadi 3,4 miliar dolar AS atau Rp48,4 triliun pada 2021. 

Laporan tersebut juga menyoroti bahwa kawasan Asia Tenggara sedang bergerak menuju perekonomian digital senilai 1 triliun dolar AS atau Rp14.242 triliun yang dipimpin oleh sektor e-commerce dan toserba online.

baca juga

Pada 2030, ekonomi digital Indonesia diperkirakan tumbuh lima kali lipat menjadi senilai 330 miliar dolar AS atau Rp4.699 triliun.

Di bidang investasi, Indonesia telah menjadi tujuan investasi terpopuler di kawasan Asia Tenggara. Aktivitas kesepakatan investasi mengalami kebangkitan yang sangat kuat di paruh pertama 2021, dengan 300 kesepakatan senilai Rp4,7 miliar dolar AS atau Rp66,9 triliun pada semester I 2021, dibandingkan 437 kesepakatan senilai 44 miliar dolar AS atau Rp62 triliun di sepanjang tahun 2020.

Secara regional, tahun ini ada 23 unicorn teknologi konsumen, tujuh di antaranya berasal dari Indonesia dan sudah ada beberapa yang berencana untuk IPO dalam waktu dekat.

“Kami sangat optimistis dengan potensi pertumbuhan ekonomi internet Indonesia, yang didorong oleh basis pengguna yang sangat besar, sangat antusias, dan telah mengadopsi layanan digital selama pandemi,” kata Fock Wai Hoong, Managing Director, Investment (Telecommunications, Media & Technology and South East Asia), dari Temasek.

“Kami berharap dapat meningkatkan investasi kami di berbagai perusahaan digital terbaik di Asia Tenggara, dan menggunakan modal kami untuk mengatalisasi solusi yang akan menciptakan kemakmuran berkelanjutan bagi bisnis dan komunitas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Google dan Temasek: UKM Bertahan di Tengah Pandemi Berkat Teknologi Digital

Studi Google dan Temasek: UKM Bertahan di Tengah Pandemi Berkat Teknologi Digital

Tekno | Rabu, 17 November 2021 | 21:07 WIB

Nilai Ekonomi Internet Indonesia Capai Rp 997 Triliun di 2021

Nilai Ekonomi Internet Indonesia Capai Rp 997 Triliun di 2021

Tekno | Rabu, 17 November 2021 | 20:48 WIB

Viral Olshop Pasang Foto Jualan Panci Jumbo, Publik Malah Ribut Pas Lihat Isinya

Viral Olshop Pasang Foto Jualan Panci Jumbo, Publik Malah Ribut Pas Lihat Isinya

Lifestyle | Rabu, 17 November 2021 | 14:50 WIB

10 Game Mobile Paling Banyak Diunduh Secara Global, Free Fire Nomor Satu

10 Game Mobile Paling Banyak Diunduh Secara Global, Free Fire Nomor Satu

Tekno | Rabu, 17 November 2021 | 14:32 WIB

Dapat Dana Rp2 Triliun Dari Bank DBS, Bukalapak Perkuat Kepercayaan Investor

Dapat Dana Rp2 Triliun Dari Bank DBS, Bukalapak Perkuat Kepercayaan Investor

Bisnis | Rabu, 17 November 2021 | 08:01 WIB

Terkendala Koneksi Internet, Transaksi Digital Pemda di Kepri Belum Maksimal

Terkendala Koneksi Internet, Transaksi Digital Pemda di Kepri Belum Maksimal

Batam | Selasa, 16 November 2021 | 21:03 WIB

Terkini

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:36 WIB

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:47 WIB

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong  Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:11 WIB

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:58 WIB