Prospek Kerja Jurusan Administrasi Publik, Tidak Hanya Jadi PNS

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 18 November 2021 | 12:30 WIB
Prospek Kerja Jurusan Administrasi Publik, Tidak Hanya Jadi PNS
Ilustrasi pelayanan publik

Suara.com - Jurusan Administrasi Publik atau disebut juga Administrasi Negara fokus mempelajari kebijakan yang berkaitan dengan publik atau kepentingan umum. Meski erat hubungannya dengan kebijakan, prospek kerja Administrasi Publik tidak hanya menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Secara lebih luas, jurusan ini mempelajari mengapa sebuah kebijakan harus dibuat, proses pembuatan kebijakan, hingga dampak yang ditimbulkan. Termasuk di dalamnya adalah tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah. Prospek kerja Administrasi Publik yang bisa kamu pilih setelah lulus adalah sebagai berikut.

1. Konsultan Kebijakan Publik

Meski disebut kebijakan publik, banyak sektor yang terlibat dalam kepentingan ini. Kebijakan publik tidak hanya melibatkan pemerintah sebagai pemangku kebijakan, melainkan juga sektor swasta yang beraktivitas dalam sebuah negara. Konsultan kebijakan publik bisa berperan dalam menciptakan strategi agar aktivitas sebuah institusi tidak bertentangan dengan kebijakan yang ada. Konsultan kebijakan publik juga dibutuhkan dalam beragam industri untuk menyelaraskan kegiatan ekonomi perusahaan dengan peraturan yang ada, misalnya kebijakan perdagangan, pendidikan, dan pengupahan karyawan.

2. Karyawan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

Sebagai lulusan yang menguasai kebijakan publik, LSM adalah tempat yang tepat untukmu berkarier. Di LSM kamu bisa menjadi pengawas atau supervisor atas program-program yang dikerjakan lembaga tersebut, Dengan pemahaman tentang kebijakan publik, tugas lembaga nirlaba pun menjadi lebih ringan, terutama dalam pengurusan berkas dan administratif. Kamu juga bisa berkolaborasi dengan tim hubungan masyarakat (humas) untuk menjaga citra lembaga dan membangun keterikatan hubungan dengan publik.

3. Peneliti

Prospek kerja administrasi publik selanjutnya adalah menjadi peneliti. Profesi peneliti sangat dibutuhkan karena kebijakan publik harus selalu menyesuaikan dengan perkembangan dunia yang dinamis. Peneliti akan mengkaji perubahan kebijakan publik yang dibutuhkan berdasarkan perilaku masyarakat, baik di sektor politik, lingkungan, sosial, budaya, maupun ekonomi. Untuk menjadi seorang peneliti di bidang kebijakan publik, kamu perlu dibekali dengan pengetahuan luas dan rasa ingin tahu yang tinggi. Di samping itu, peneliti perlu mengikuti perkembangan dari dampak penerapan sebuah kebijakan publik. Peneliti kebijakan publik bisa bekerja di universitas maupun lembaga riset.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Baca Juga: Prospek Kerja Lulusan Sarjana Ekonomi Pembangunan, Tak Bisa Diremehkan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI