Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 18 Maret 2026 | 12:50 WIB
Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 pernah mencatat defisit melebihi ketentuan perundang-undangan yang disepakati 3 persen yakni dengan tembus 6,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Foto ist.
baca 10 detik
  • Defisit APBN RI 2020 capai 6,1%, rekor tertinggi dalam 20 tahun akibat pandemi.
  • Belanja negara naik 12,3% demi lindungi warga, sementara pendapatan turun 16%.
  • Pemerintah komitmen kembalikan defisit di bawah 3% PDB mulai tahun 2023.

Suara.com - Sejarah pernah mencatat pengelolaan keuangan negara Indonesia mengalami titik nadir yang begitu buruk pada 2020.

Saat itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 pernah mencatat defisit melebihi ketentuan perundang-undangan yang disepakati 3 persen yakni dengan tembus 6,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka ini menjadi torehan defisit terdalam yang dialami Indonesia dalam kurun waktu dua dekade terakhir sejak 2020. Menteri Keuangan waktu itu, Sri Mulyani Indrawati mengatakan pelebaran defisit yang fantastis ini merupakan konsekuensi logis dari kebijakan luar biasa (extraordinary) pemerintah demi menahan hantaman pandemi Covid-19.

"Defisit APBN 2020 mencapai 6,1 persen PDB, tingkat yang belum pernah terjadi dalam kurun waktu dua puluh tahun terakhir," ujar Sri Mulyani dalam rapat paripurna membahas KEM PPKF RAPBN 2022 di Gedung DPR RI waktu itu.

Wanita yang akrab disapa Ani ini menjelaskan, APBN harus "bekerja keras" menjadi bantalan bagi masyarakat. Di satu sisi, belanja negara melonjak hingga 12,3 persen atau setara Rp2.593,5 triliun untuk sektor kesehatan dan bantuan sosial. Di sisi lain, pendapatan negara justru terjun bebas sebesar 16 persen akibat lumpuhnya dunia usaha.

"Pemerintah memberikan berbagai insentif perpajakan untuk menolong dunia usaha agar tetap mampu bertahan," tambahnya.

Akibat hilangnya kesempatan menciptakan nilai tambah selama pandemi, Sri Mulyani menyebut Indonesia mengalami kerugian nominal hingga Rp1.356 triliun pada tahun tersebut.

Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2003, defisit APBN sejatinya dibatasi maksimal 3% dari PDB. Namun, lewat UU No. 2 Tahun 2020, aturan ini ditangguhkan sementara demi merespons krisis.

Berikut rincian momen defisit jumbo Indonesia pada saat pandemi Covid-19:

baca juga
  • Tahun 2020: Defisit melonjak ke level 6,14% (Rp947,7 triliun).
  • Tahun 2021: Defisit mulai melandai ke angka 4,65% (Rp783,7 triliun).
  • Tahun 2022: Tahun terakhir relaksasi dengan defisit tetap di atas 3%.

Pasca pandemi, pemerintah berkomitmen mengembalikan disiplin fiskal. Pada tahun anggaran 2025, meskipun tekanan ekonomi masih ada, defisit APBN diproyeksikan tetap terjaga di level 2,92% dari PDB mendekati batas legal namun tetap berada di bawah koridor 3%.

Langkah ini diambil untuk memastikan kesehatan fiskal jangka panjang tetap terjaga setelah sempat "berdarah-darah" di masa pandemi waktu itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran 2026 Efisiensi Ekstrem Imbas Defisit, Dana Program-program Ini Tetap Aman

Anggaran 2026 Efisiensi Ekstrem Imbas Defisit, Dana Program-program Ini Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:43 WIB

Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi

Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:37 WIB

Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan

Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:11 WIB

Terkini

SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G Dengan Web Series Horor Komedi "Penghuni Rumah Warisan"

SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G Dengan Web Series Horor Komedi "Penghuni Rumah Warisan"

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 11:21 WIB

3 Rekomendasi Sunscreen Korea untuk Flek Hitam, Wajah Kusam Ikut Teratasi

3 Rekomendasi Sunscreen Korea untuk Flek Hitam, Wajah Kusam Ikut Teratasi

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:19 WIB

5 Sepatu Lari Terbaik untuk Penderita Sakit Lutut dan Sendi, Ini yang Perlu Diperhatikan

5 Sepatu Lari Terbaik untuk Penderita Sakit Lutut dan Sendi, Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:19 WIB

Layanan Onshore Power Supply dari Pelindo Diramalkan Bakal Dorong Transformasi Green Port

Layanan Onshore Power Supply dari Pelindo Diramalkan Bakal Dorong Transformasi Green Port

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:17 WIB

LRT Kelapa Gading - Manggarai Beroperasi, DPRD DKI Minta Mikrotrans Merambah Perkampungan

LRT Kelapa Gading - Manggarai Beroperasi, DPRD DKI Minta Mikrotrans Merambah Perkampungan

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:17 WIB

Review Film Love of Your Life: Terlalu Banyak Kesedihan dalam Satu Paket

Review Film Love of Your Life: Terlalu Banyak Kesedihan dalam Satu Paket

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:15 WIB

Indonesia Diprediksi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik, Mengapa Menambah Pembangkit Saja Tak Cukup?

Indonesia Diprediksi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik, Mengapa Menambah Pembangkit Saja Tak Cukup?

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:15 WIB

Pertama di Dunia! Amerika Serikat Pasang Senjata di Luar Angkasa

Pertama di Dunia! Amerika Serikat Pasang Senjata di Luar Angkasa

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:13 WIB

Ambang Batas Parlemen 5 Persen Dinilai Ugal-ugalan, 40 Persen Suara Rakyat Terancam Hangus

Ambang Batas Parlemen 5 Persen Dinilai Ugal-ugalan, 40 Persen Suara Rakyat Terancam Hangus

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:12 WIB

Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 11:09 WIB

×