Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Masih Ketidakpastian, Pengusaha Minta Pemerintah Terus Perpanjang Insentif

Erick Tanjung | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 22 November 2021 | 19:58 WIB
Masih Ketidakpastian, Pengusaha Minta Pemerintah Terus Perpanjang Insentif
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri, Shinta Kamdani. [Suara.com/Muslimin Trisyuliono]

Suara.com - Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Industri atau Kadin meminta pemerintah melanjutkan insentif untuk dunia usaha yang masuk dalam dana Pemulihan Ekonomi Nasional/PEN pada tahun depan.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri, Shinta Kamdani menyebut insentif diperlukan, karena dinilai kondisi usaha ke depan masih diselimuti ketidakpastian.

"Jadi, PEN masih dibutuhkan dan diperlukan sebagai fall back plan apalagi pandemi masih belum pasti kondisinya ke depan. Perlu perpanjangan di 2022," kata Shinta dalam Economic Outlook 2022, Senin (22/11/2021).

Selain itu, Shinta melanjutkan, program restrukturisasi kredit dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK juga perlu diperpanjang hingg 2024. Pasalnya, program restrukturisasi kredit tersebut akan berakhir hingga 2023.

"Ini spesifically bisa dilonggarkan paling tidak hingga Maret 2024, setahun lebih panjang," ucap Shinta.

Shinta menambahkan, perpanjangan insentif ini semata-mata untuk memperbaiki arus kas yang terganggu akibat pandemi covid-19.

"Pelaku usaha sektor riil butuh waktu untuk pulihkan cashflow agar resilient," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan, penyerapan insentif untuk dunia usaha dalam dana PEN hampir mencapai 100 persen.

Dengan angka penyerapan tersebut, membuktikan bahwa kegiatan ekonomi tetap berjalan di tengah pandemi.

"Kalau klaim bisa sampai 99 persen, ini artinya ada kegiatan ekonomi. sampai akhir tahun kemungkinan besar ini akan melewati 100 persen dan kami akan akomodasi sebagai bentuk dorongan dari APBN agar kegiatan ekonomi terus bergulir. Berapa persisnya, ini nanti kita lihat di Desember, namun hampir pasti insentif usaha dalam konteks pemulihan ekonomi nasional akan melewati 100 persen dari pagunya," pungkas Suahasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu Prediksikan Dana PEN 2021 Tak Terserap 100 Persen

Kemenkeu Prediksikan Dana PEN 2021 Tak Terserap 100 Persen

Bisnis | Senin, 22 November 2021 | 12:57 WIB

Digitalisasi Mendorong Pariwisata Sumsel Makin Dikenal meski Pandemi

Digitalisasi Mendorong Pariwisata Sumsel Makin Dikenal meski Pandemi

Sumsel | Jum'at, 19 November 2021 | 19:36 WIB

Total Anggaran PEN Sudah Rp483 Triliun Disalurkan, Sektor Kesehatan Dapat Jatah Terbesar

Total Anggaran PEN Sudah Rp483 Triliun Disalurkan, Sektor Kesehatan Dapat Jatah Terbesar

Bisnis | Selasa, 16 November 2021 | 06:32 WIB

Terkini

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:23 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:56 WIB

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen

AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:37 WIB

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB