Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Jokowi Janji Stop Ekspor Bahan Mentah Bauksit, Tembaga dan Timah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 24 November 2021 | 13:43 WIB
Jokowi Janji Stop Ekspor Bahan Mentah Bauksit, Tembaga dan Timah
Presiden Joko Widodo berpidato dalam acara Milad ke-109 Muhammadiyah Tahun 2021. [Dok.ANTARA]

Suara.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menyetop ekspor bahan mentah nikel ore ke berbagai negara. Penyetopan ini semata-mata untuk menaikkan nilai tambah pada ekspor nikel.

Namun, langkah penyetopan ekspor barang mentah tidak hanya berhenti di nikel ore saja. Sumber daya alam lainnya, seperti bauksit, tembaga, dan timah juga akan distop ekspor barang mentahnya. Rencana penyetopan barang mentah itu dilakukan secara bertahap.

"Mungkin tahun depan dengan kalkulasi dan itung-itungan stop bauksit, tahun depannya lagi itung-itungan bisa stop tembaga, tahun depannya lagi stop timah. Kita ingin barang-barang mentah diekspor dalam bentuk setengah jadi atau barang jadi, karena yang kita inginkan adalah nilai tambah, kita lihat saja," ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021, Rabu (24/11/2021).

Menurut dia, dengan tidak mengekspor barang mentah, nilai ekspor Indonesia justru akan lebih meningkat. Jokowi memaparkan, saat Indonesia masih mengekspor nikel ore nilainya hanya USD 1,1 miliar.

Namun, ketika Indonesia stop ekspor nikel ore dan mengekspor barang setengah jadi dan jadi nilainya melonjak hingga USD 20 miliar.

"Dari kira-kira Rp 18 trliun jadi melompat Rp 280 triliun, ini memperbaiki neraca dagang kita, memperbaiki neraca pembayaran, neraca transaksi berjalan akan lebih baik. Kita lihat 2018, neraca perdagangan masih defisit USD 18,41 miliar, sekarang ini baru dibulan oktober kita sudah menjadi minus USD 1,5 miliar," ucap dia.

Dalam hal ini, Mantan Walikota Solo ini menegaskan, langkah penyetopan eskpor barang mentah ini tidak sebagai upaya menutup diri.

Jokowi menambahkan, saat ini Indonesia terbuka oleh asing, hanya saja asing saat ini harus membuka industri dan teknologi untuk mengolah barang mentah yang dipunya Indonesia.

"Saya sampaikan di G20 kemarin di EU, kita ini tidak ingin menganggu produksi mereka kok. Kita ini terbuka tidak tertutup. Kalau ingin nikel silahkan tapi bawa pabriknya ke indonesia, bawa teknologinya ke indonesia, dikerjakan tidak sampai barang jadi nggak masalah," pungkas Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Arahkan Pembangunan Papua Gunakan Pendekatan Wilayah Adat

Presiden Jokowi Arahkan Pembangunan Papua Gunakan Pendekatan Wilayah Adat

Sulsel | Rabu, 24 November 2021 | 13:34 WIB

Jokowi: Tanpa Bisa Kendalikan Covid, Jangan Harap Ada Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi: Tanpa Bisa Kendalikan Covid, Jangan Harap Ada Pertumbuhan Ekonomi

News | Rabu, 24 November 2021 | 12:28 WIB

Wow! Presiden Jokowi Nobatkan Jateng Provinsi Terbaik Layanan Investasi Nasional 2021

Wow! Presiden Jokowi Nobatkan Jateng Provinsi Terbaik Layanan Investasi Nasional 2021

Jawa Tengah | Rabu, 24 November 2021 | 12:07 WIB

Terkini

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:14 WIB

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 09:10 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 07:24 WIB

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB