Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Data Ekonomi Makro AS Kuat, Harga Emas Dunia Langsung Menyusut

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 25 November 2021 | 07:42 WIB
Data Ekonomi Makro AS Kuat, Harga Emas Dunia Langsung Menyusut
Ilustrasi emas.

Suara.com - Data perkembangan ekonomi makro Amerika Serikat yang kuat membuat harga emas dunia kembali melemah pada perdagangan Rabu, bahkan ke posisi yang terendah dalam 3 minggu terakhir.

Mengutip CNBC, Kamis (25/11/2021) harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD1.783,18 per ounce, setelah jatuh ke level terendah sejak 4 November di USD1.777,80 pada awal sesi.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup mendatar di posisi USD1.784,30 per ounce.

Data ekonomi Amerika yang solid mengangkat dolar dan imbal hasil US Treasury, dengan kegelisahan di seputar kenaikan suku bunga Federal Reserve yang lebih cepat dari perkiraan menambah suasana yang suram.

Emas tersungkur di bawah level kunci USD1.800 awal pekan ini karena pencalonan ulang Chairman The Fed, Jerome Powell, mendukung spekulasi pengetatan kebijakan moneter lebih cepat, mendorong dolar dan pada gilirannya membuat logam kuning lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Pasar emas tertekan oleh kekhawatiran The Fed mungkin mulai meningkatkan pengurangan stimulus atau membawa kenaikan suku bunga lebih cepat dari yang diantisipasi sebelumnya, kata David Meger, Direktur High Ridge Futures.

Sejumlah pembuat kebijakan The Fed mengatakan mereka akan terbuka untuk mempercepat penghapusan program pembelian obligasi jika inflasi yang tinggi terus bertahan dan bergerak lebih cepat untuk menaikkan suku bunga, risalah pertemuan kebijakan terakhir bank sentral AS itu menunjukkan.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Investor emas juga tampaknya mengabaikan kemungkinan inflasi yang moderat, mengingat penurunan harga energi baru-baru ini, kata analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir.

Memberikan tekanan tambahan pada emas, klaim pengangguran awal Amerika yang jatuh ke level terendah sejak 1969 dan laporan terpisah menunjukkan pertumbuhan ekonomi meningkat pada tingkat tahunan 2,1 persen.

Sementara, harga platinum di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD974,03 per ounce, paladium turun 0,7 persen menjadi USD1.854,32 per ounce dan perak melemah 0,9 persen menjadi USD23,42 per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas di Pegadaian Jatuh Sampai Belasan Ribu, Cek Angkanya!

Harga Emas di Pegadaian Jatuh Sampai Belasan Ribu, Cek Angkanya!

Batam | Rabu, 24 November 2021 | 11:51 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Lagi Jadi Rp 929.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Lagi Jadi Rp 929.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 24 November 2021 | 09:26 WIB

Powell Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga Lebih Cepat, Emas Merosot 1 Persen

Powell Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga Lebih Cepat, Emas Merosot 1 Persen

Bisnis | Rabu, 24 November 2021 | 07:31 WIB

Terkini

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:08 WIB

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:58 WIB

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB