Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dongkrak UKM Go Global, KemenKopUKM Luncurkan Portal Nasional SMEsta.id

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 25 November 2021 | 17:54 WIB
Dongkrak UKM Go Global, KemenKopUKM Luncurkan Portal Nasional SMEsta.id
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Dok: KemenKopUKM)

Suara.com - Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan portal UKM Nasional SMEsta.id (Small and Medium Enterprises Station). Kehadiran portal nasional ini diharapkan bisa mendongkrak target UKM ekspor hingga 17 persen secara nasional pada 2024.

SMEsta.id merupakan portal UKM Nasional berbasis website/katalog digital yang menyediakan informasi lengkap mengenai program pelatihan UKM, pembiayaan, perluasan pasar, perizinan dan standardisasi, persyaratan dan kriteria ekspor impor, market intelligence, serta peluang usaha di beberapa negara yang terintegrasi secara regional dengan portal ASEAN Access. Portal SMEsta.id adalah hasil koloborasi KemenKopUKM bersama Kedutaan German melalui ASEAN SMEs GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH), serta Kadin.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengapresiasi hasil kolaborasi tersebut serta dukungan berbagai pihak dalam mewujudkan SMEsta.id.

“SMEsta hadir sebagai dukungan kepada UKM Indonesia, terutama dalam hal promosi dan perluasan pasar. Launching SMEsta ini diharapkan membuka pangsa pasar baru bagi UKM ekspor. Sehingga ini menjadi bagian dari kenaikan target ekspor hingga 17 persen di 2024 bisa tercapai,” ucap Teten dalam lauching SMEsta.id di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Turut hadir dalam acara itu, Cluster Coordinator ASEAN GIZ Sergey Makarov, Principal Advisor ASEAN SMEs GIZ Till Ahnert, serta President Director International Chamber of Commerce Indonesia Ilham Habibie.

“Di 2024 kami optimis UKM yang tergabung dalam SMEsta ini bisa mencapai 10.000 UKM. Selain itu, target 30 juta UMKM masuk dalam ekosistem digital di 2024. Di mana saat ini telah mencapai 16,4 juta atau naik sebesar 25,6 persen. Angka ini tumbuh luar biasa, hampir 105 persen dibanding sebelum pandemi yang hanya 8 juta UMKM,” kata Teten.

Teten menjelaskan, Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang sangat luar biasa. Hal ini terlihat dari transaksi e-commerce yang juga naik 54 persen atau lebih dari 3 juta transaksi per hari. Tercatat pendapatan e-commerce mencapai 44 miliar dolar AS atau setara Rp640 triliun selama pandemi dan diproyeksi mencapai 124 miliar dolar AS atau setara Rp1.700 triliun pada 2025.

“Angka tersebut sangat besar. Launching SMEsta ini sangat relevan. Untuk itu, kami mengajak seluruh UMKM nasional untuk masuk portal SMEsta, memperluas informasi, serta mendorong UMKM berjaya di dalam dan luar negeri. Semoga menberikan dampak besar bagi UMKM Tanah Air,” harap Teten.

Sementara Deputi Bidang UKM KemenKopUKM, Hanung Harimba Rachman menerangkan, saat ini jumlah UKM yang telah bergabung pada Portal UKM Nasional SMEsta mencapai 1.521 UKM ekspor dan 9 Mitra Pendukung UKM. Ke depan diharapkan Portal UKM Nasional ini akan diperluas melalui integrasi ke dalam laman pengadaan barang dan jasa pemerintah (e-katalog dan bela pengadaan).

“Serta menjadi katalog promosi produk UMK di dalam dan luar negeri, dengan dampak yang lebih luas khususnya dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Hanung menegaskan, tujuan dari Portal UKM Nasional adalah menyediakan informasi terkait pendaftaran usaha, perizinan, sertifikasi, pelatihan, akses pasar, sampai dengan pembiayaan. Serta membangun ekosistem UKM, memperkuat jaringan dan Database UKM (ekatalog), dan Mitra Pendukung Ekspor. Juga mendukung verifikasi dan validasi informasi UKM ekspor dan Mitra UKM pendukung ekspor.

Di kesempatan yang sama, Cluster Coordinator ASEAN GIZ Sergey Makarov mengatakan, pihaknya merasa terhormat bisa bergabung dan bersama-sama berkontribusi mendorong UMKM Indonesia bisa berkembang dan memperluas pasarnya hingga ke kawasan regional.

“UMKM Indonesia terbukti resilient terhadap krisis yang terjadi saat ini. Diharapkan dengan terbentuknya SMEsta, UMKM Indonesia terus berkontribusi bagi ekonomi nasional,” tuturnya.

GIZ dalam hal ini sendiri menjadi lembaga non profit pemerintah Jerman yang bermitra dengan 130 negara di seluruh dunia dalam membantu pengembangan perekonomian. Kerja sama GIZ ini membantu mengembangkan portal SMEsta.id bersama KemenKopUKM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkop Teten Masduki: Kolaborasi Emtek - Grab Bisa Percepat Transformasi Digital UMKM

Menkop Teten Masduki: Kolaborasi Emtek - Grab Bisa Percepat Transformasi Digital UMKM

News | Senin, 26 Juli 2021 | 15:58 WIB

BPJamsostek Audiensi dengan Kemenkop UKM terkait Inpres No 2 Tahun 2021

BPJamsostek Audiensi dengan Kemenkop UKM terkait Inpres No 2 Tahun 2021

Bisnis | Kamis, 22 Juli 2021 | 13:24 WIB

Adik Valentino Rossi Merasa Stress Saat Balap di MotoGP, Ini Sebabnya

Adik Valentino Rossi Merasa Stress Saat Balap di MotoGP, Ini Sebabnya

Sport | Senin, 19 Juli 2021 | 16:02 WIB

Shopee dan Kemenkop Kolaborasi untuk Memberi Wadah Promosi Produk UMKM

Shopee dan Kemenkop Kolaborasi untuk Memberi Wadah Promosi Produk UMKM

Bisnis | Kamis, 15 Juli 2021 | 10:03 WIB

Honda Luncurkan All-New Civic Hatchback, Bakal Sampaikah ke Indonesia?

Honda Luncurkan All-New Civic Hatchback, Bakal Sampaikah ke Indonesia?

Otomotif | Jum'at, 25 Juni 2021 | 11:47 WIB

Launching Tim Besar-besaran, Dewa United Ingin Dikenal Masyarakat

Launching Tim Besar-besaran, Dewa United Ingin Dikenal Masyarakat

Bola | Rabu, 16 Juni 2021 | 18:16 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB