Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ada Aksi Jual, Mata Uang Turki Lira Terjun Bebas

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 26 November 2021 | 09:39 WIB
Ada Aksi Jual, Mata Uang Turki Lira Terjun Bebas
Bendera Turki berkibar di Istanbul (Shutterstock).

Suara.com - Nilai mata uang Turki Lira mengalami penurunan tajam, setelah adanya aksi jual para investor. Aksi jual para investor ini marak, setelah adanya keputusan Bank Sentral Turki yang memangkas suku bunga dalam menghadapi inflasi yang melonjak.

Seperti dikutip dari CNN, Lira stabil pada hari Rabu tetapi mengalami penurunan besar terhadap dolar AS pada hari Selasa. Lira turun lebih dari 15% terhadap dolar As. Mata uang Turki telah kehilangan 40% dari nilainya tahun ini.

Penurunan Selasa menandai hari ke-11 berturut-turut kerugian untuk lira setelah bank sentral negara itu pekan lalu memangkas suku bunga sebesar 100 basis poin.

Tarif telah dipangkas 400 basis poin, dari 19% menjadi 15%, sejak September. Itu meskipun inflasi berjalan pada tingkat tahunan 20% pada bulan Oktober.

Para ahli dan partai oposisi menuduh Presiden Recep Tayyip Erdogan melakukan intervensi politik dengan menekan bank sentral untuk menurunkan suku bunga.

Presiden telah lama memperjuangkan pandangan yang tidak lazim bahwa penurunan suku bunga dapat melawan kenaikan inflasi. Bank sentral biasanya menaikkan suku bunga ketika inflasi melonjak untuk menghentikan ekonomi dari overheating.

"Kami pikir tekanan hanya akan mereda setelah perubahan kebijakan dan pertanyaan kuncinya adalah apakah ini akan ke arah yang lebih ortodoks atau tidak ortodoks," tulis ahli strategi Goldman Sachs Murat Unur dan Clemens Grafe.

Namun Erdogan tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur. Dalam pidato awal pekan ini, dia membela kebijakan moneter pemerintahnya, menggambarkannya sebagai perang kemerdekaan yang akan dimenangkan Turki. Suku bunga yang lebih rendah, menurutnya, akan mengurangi inflasi dan meningkatkan produksi dan ekspor.

"Tidak ada yang meragukan bahwa cara untuk meningkatkan lapangan kerja, yang merupakan prioritas kami di negara kami, adalah melalui investasi, produksi, ekspor, dan pertumbuhan," tweet Erdogan pada Senin malam.

Dengan penurunan mata uang lira menyebabkan Apple untuk sementara menghentikan penjualan online di Turki pada hari Selasa. Jatuhnya mata uang membuat penduduk lebih mahal untuk membeli barang-barang yang diimpor dari luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 50 Mata Uang di Dunia, Kebanyakan Dolar, Israel Lumayan Unik

Daftar 50 Mata Uang di Dunia, Kebanyakan Dolar, Israel Lumayan Unik

Bekaci | Selasa, 07 September 2021 | 07:45 WIB

Daftar Mata Uang di Dunia dari China, Uni Emirat Arab, Korea hingga Malaysia

Daftar Mata Uang di Dunia dari China, Uni Emirat Arab, Korea hingga Malaysia

Bisnis | Senin, 06 September 2021 | 14:48 WIB

Wendell Lira, Peraih Puskas Award yang Pensiun Dini dan Banting Stir Jadi Gamer Pro

Wendell Lira, Peraih Puskas Award yang Pensiun Dini dan Banting Stir Jadi Gamer Pro

Bola | Rabu, 28 Juli 2021 | 08:41 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB