Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Ada Aksi Jual, Mata Uang Turki Lira Terjun Bebas

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 26 November 2021 | 09:39 WIB
Ada Aksi Jual, Mata Uang Turki Lira Terjun Bebas
Bendera Turki berkibar di Istanbul (Shutterstock).

Suara.com - Nilai mata uang Turki Lira mengalami penurunan tajam, setelah adanya aksi jual para investor. Aksi jual para investor ini marak, setelah adanya keputusan Bank Sentral Turki yang memangkas suku bunga dalam menghadapi inflasi yang melonjak.

Seperti dikutip dari CNN, Lira stabil pada hari Rabu tetapi mengalami penurunan besar terhadap dolar AS pada hari Selasa. Lira turun lebih dari 15% terhadap dolar As. Mata uang Turki telah kehilangan 40% dari nilainya tahun ini.

Penurunan Selasa menandai hari ke-11 berturut-turut kerugian untuk lira setelah bank sentral negara itu pekan lalu memangkas suku bunga sebesar 100 basis poin.

Tarif telah dipangkas 400 basis poin, dari 19% menjadi 15%, sejak September. Itu meskipun inflasi berjalan pada tingkat tahunan 20% pada bulan Oktober.

Para ahli dan partai oposisi menuduh Presiden Recep Tayyip Erdogan melakukan intervensi politik dengan menekan bank sentral untuk menurunkan suku bunga.

Presiden telah lama memperjuangkan pandangan yang tidak lazim bahwa penurunan suku bunga dapat melawan kenaikan inflasi. Bank sentral biasanya menaikkan suku bunga ketika inflasi melonjak untuk menghentikan ekonomi dari overheating.

"Kami pikir tekanan hanya akan mereda setelah perubahan kebijakan dan pertanyaan kuncinya adalah apakah ini akan ke arah yang lebih ortodoks atau tidak ortodoks," tulis ahli strategi Goldman Sachs Murat Unur dan Clemens Grafe.

Namun Erdogan tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur. Dalam pidato awal pekan ini, dia membela kebijakan moneter pemerintahnya, menggambarkannya sebagai perang kemerdekaan yang akan dimenangkan Turki. Suku bunga yang lebih rendah, menurutnya, akan mengurangi inflasi dan meningkatkan produksi dan ekspor.

"Tidak ada yang meragukan bahwa cara untuk meningkatkan lapangan kerja, yang merupakan prioritas kami di negara kami, adalah melalui investasi, produksi, ekspor, dan pertumbuhan," tweet Erdogan pada Senin malam.

Dengan penurunan mata uang lira menyebabkan Apple untuk sementara menghentikan penjualan online di Turki pada hari Selasa. Jatuhnya mata uang membuat penduduk lebih mahal untuk membeli barang-barang yang diimpor dari luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 50 Mata Uang di Dunia, Kebanyakan Dolar, Israel Lumayan Unik

Daftar 50 Mata Uang di Dunia, Kebanyakan Dolar, Israel Lumayan Unik

Bekaci | Selasa, 07 September 2021 | 07:45 WIB

Daftar Mata Uang di Dunia dari China, Uni Emirat Arab, Korea hingga Malaysia

Daftar Mata Uang di Dunia dari China, Uni Emirat Arab, Korea hingga Malaysia

Bisnis | Senin, 06 September 2021 | 14:48 WIB

Wendell Lira, Peraih Puskas Award yang Pensiun Dini dan Banting Stir Jadi Gamer Pro

Wendell Lira, Peraih Puskas Award yang Pensiun Dini dan Banting Stir Jadi Gamer Pro

Bola | Rabu, 28 Juli 2021 | 08:41 WIB

Terkini

IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun

IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:22 WIB

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:22 WIB

Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar

Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:01 WIB

Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global

Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:54 WIB

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB