Kekhawatiran Omicron Mereda, Harga Minyak Dunia Kembali ke Jalur Kenaikan

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 30 November 2021 | 07:56 WIB
Kekhawatiran Omicron Mereda, Harga Minyak Dunia Kembali ke Jalur Kenaikan
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia mengurangi kerugian pada perdagangan Senin, setelah pada pekan kemarin anjlok cukup dalam akibat kekhawatiran varian baru omicron.

Mengutip CNBC, Selasa (30/11/2021) brent sempat melonjak di atas USD77 per barel, sementara minyak mentah AS menyentuh level tertinggi di atas USD72. Namun, kedua kontrak memangkas keuntungan di akhir sesi.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup menguat 72 sen atau 1 persen menjadi USD73,44 per barel, setelah anjlok USD9,50.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), ditutup melesat USD1,80 atau 2,6 persen menjadi USD69,95 per barel. Kontrak WTI jatuh USD10,24 di sesi sebelumnya.

Dalam perdagangan pasca-setelmen, Brent sempat bergeser ke wilayah negatif dengan volume tipis.

Kejatuhan Jumat adalah penurunan satu hari terbesar sejak April 2020, mencerminkan kekhawatiran bahwa larangan perjalanan terkait virus korona akan menekan permintaan.

Penurunan itu diperburuk oleh likuiditas yang lebih rendah karena long weekend di Amerika.
"Kami meyakini bahwa kejatuhan harga minyak telah berlebihan," kata Michael Tran, analis RBC Capital Markets.

Dia mencatat bahwa penurunan tajam harga menunjukkan tingkat permintaan yang jauh lebih lemah daripada yang terlihat saat ini.

Jika varian baru virus tersebut terbukti resisten terhadap vaksin atau lebih menular daripada varian lain, itu dapat berdampak pada aktivitas perjalanan, perdagangan, dan permintaan minyak.

baca juga

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan perlu waktu berminggu-minggu untuk memahami tingkat keparahan varian itu, meski seorang dokter Afrika Selatan yang merawat sejumlah kasus mengatakan gejalanya tampaknya ringan sejauh ini.

Petinggi Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya, dikenal sebagai OPEC Plus, menggemakan pandangan itu, dengan Menteri Energi Arab Saudi menegaskan dia tidak khawatir tentang varian Omicron.

Omicron menciptakan tantangan baru bagi OPEC Plus, yang bertemu pada 2 Desember untuk membahas apakah akan melanjutkan peningkatan produksi minyak Januari yang dijadwalkan. OPEC Plus menunda technical meetings minggu ini untuk mendapatkan waktu guna menilai dampak Omicron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Omicron, Duel MU vs Young Boys Pindah Venue

Gara-gara Omicron, Duel MU vs Young Boys Pindah Venue

Bola | Selasa, 30 November 2021 | 07:29 WIB

Luhut: Pandemi Covid-19 Masih Terkendali, Tak Perlu Panik Varian Omicron

Luhut: Pandemi Covid-19 Masih Terkendali, Tak Perlu Panik Varian Omicron

News | Selasa, 30 November 2021 | 06:59 WIB

Virus Omicron Jadi Ancaman Baru, Epidemiolog: Perketat Pintu Masuk Indonesia!

Virus Omicron Jadi Ancaman Baru, Epidemiolog: Perketat Pintu Masuk Indonesia!

Jawa Tengah | Selasa, 30 November 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 20:30 WIB

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten | Selasa, 22 September 2026 | 20:27 WIB

Hadapi Tiga Kompetisi Musim Ini, Ponaryo Apresiasi Dukungan Baru untuk Borneo FC

Hadapi Tiga Kompetisi Musim Ini, Ponaryo Apresiasi Dukungan Baru untuk Borneo FC

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 20:26 WIB

5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS

5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 20:20 WIB

Konsumen Cari Praktis, Hair Styling Rumahan Jadi Bagian Tren Kecantikan Masa Kini

Konsumen Cari Praktis, Hair Styling Rumahan Jadi Bagian Tren Kecantikan Masa Kini

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 20:19 WIB

Saksi Ungkap Momen Yaqut Marah-marah Soal Kasus Haji

Saksi Ungkap Momen Yaqut Marah-marah Soal Kasus Haji

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:19 WIB

KPK Duga Oknum Polisi Yayat 'Lippo' Miliki Belasan Aset Mewah Tersebar di Jabar hingga Jakarta

KPK Duga Oknum Polisi Yayat 'Lippo' Miliki Belasan Aset Mewah Tersebar di Jabar hingga Jakarta

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 20:19 WIB

Kemarau Panjang Bikin Sayur di Pontianak Makin Mahal, Kacang Panjang Tembus Rp55 Ribu

Kemarau Panjang Bikin Sayur di Pontianak Makin Mahal, Kacang Panjang Tembus Rp55 Ribu

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:15 WIB

Bahlil Ungkap Rencana Besar Prabowo: Sulap Batu Bara Jadi Energi Alternatif

Bahlil Ungkap Rencana Besar Prabowo: Sulap Batu Bara Jadi Energi Alternatif

Video | Selasa, 22 September 2026 | 20:12 WIB

×