Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161

Kekhawatiran Omicron Mereda, Harga Minyak Dunia Kembali ke Jalur Kenaikan

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 30 November 2021 | 07:56 WIB
Kekhawatiran Omicron Mereda, Harga Minyak Dunia Kembali ke Jalur Kenaikan
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia mengurangi kerugian pada perdagangan Senin, setelah pada pekan kemarin anjlok cukup dalam akibat kekhawatiran varian baru omicron.

Mengutip CNBC, Selasa (30/11/2021) brent sempat melonjak di atas USD77 per barel, sementara minyak mentah AS menyentuh level tertinggi di atas USD72. Namun, kedua kontrak memangkas keuntungan di akhir sesi.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup menguat 72 sen atau 1 persen menjadi USD73,44 per barel, setelah anjlok USD9,50.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), ditutup melesat USD1,80 atau 2,6 persen menjadi USD69,95 per barel. Kontrak WTI jatuh USD10,24 di sesi sebelumnya.

Dalam perdagangan pasca-setelmen, Brent sempat bergeser ke wilayah negatif dengan volume tipis.

Kejatuhan Jumat adalah penurunan satu hari terbesar sejak April 2020, mencerminkan kekhawatiran bahwa larangan perjalanan terkait virus korona akan menekan permintaan.

Penurunan itu diperburuk oleh likuiditas yang lebih rendah karena long weekend di Amerika.
"Kami meyakini bahwa kejatuhan harga minyak telah berlebihan," kata Michael Tran, analis RBC Capital Markets.

Dia mencatat bahwa penurunan tajam harga menunjukkan tingkat permintaan yang jauh lebih lemah daripada yang terlihat saat ini.

Jika varian baru virus tersebut terbukti resisten terhadap vaksin atau lebih menular daripada varian lain, itu dapat berdampak pada aktivitas perjalanan, perdagangan, dan permintaan minyak.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan perlu waktu berminggu-minggu untuk memahami tingkat keparahan varian itu, meski seorang dokter Afrika Selatan yang merawat sejumlah kasus mengatakan gejalanya tampaknya ringan sejauh ini.

Petinggi Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya, dikenal sebagai OPEC Plus, menggemakan pandangan itu, dengan Menteri Energi Arab Saudi menegaskan dia tidak khawatir tentang varian Omicron.

Omicron menciptakan tantangan baru bagi OPEC Plus, yang bertemu pada 2 Desember untuk membahas apakah akan melanjutkan peningkatan produksi minyak Januari yang dijadwalkan. OPEC Plus menunda technical meetings minggu ini untuk mendapatkan waktu guna menilai dampak Omicron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Omicron, Duel MU vs Young Boys Pindah Venue

Gara-gara Omicron, Duel MU vs Young Boys Pindah Venue

Bola | Selasa, 30 November 2021 | 07:29 WIB

Luhut: Pandemi Covid-19 Masih Terkendali, Tak Perlu Panik Varian Omicron

Luhut: Pandemi Covid-19 Masih Terkendali, Tak Perlu Panik Varian Omicron

News | Selasa, 30 November 2021 | 06:59 WIB

Virus Omicron Jadi Ancaman Baru, Epidemiolog: Perketat Pintu Masuk Indonesia!

Virus Omicron Jadi Ancaman Baru, Epidemiolog: Perketat Pintu Masuk Indonesia!

Jawa Tengah | Selasa, 30 November 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari

Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:52 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:41 WIB

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:23 WIB

IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat

IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:14 WIB

Presiden Prabowo Akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali, Tarik Investasi Asing

Presiden Prabowo Akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali, Tarik Investasi Asing

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:05 WIB

Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal

Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:02 WIB

Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026

Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:50 WIB

BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026

BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:49 WIB

Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI

Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:28 WIB