Sri Mulyani Berharap Ekonomi RI Tetap Tumbuh Meski Ada Omicron

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 30 November 2021 | 15:42 WIB
Sri Mulyani Berharap Ekonomi RI Tetap Tumbuh Meski Ada Omicron
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita, Senin (23/9/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yakin bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2021 akan kembali ke jalur positif di angka 3,5 persen hingga 4 persen dibandingkan tahun lalu yang tumbuh minus 2,07 persen.

Keoptimisan ini di tengah ancaman meningkatnya kasus virus corona melalui varian omicron.

"Saat ini seluruh negara di dunia masih berusaha mengatasi kelanjutan mutasi Covid-19 termasuk yang terbaru ini (omicron)," kata Sri Mulyani dalam acara 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021, Selasa (30/11/2021).

Sri mulyani mengungkapkan kondisi perekonomian tahun 2021 secara menyeluruh sudah sangat baik meski dihantam 2 kali puncak penyebaran virus corona pada kuartal I dan III.

"Kita harap pemulihan ekonomi di Indonesia berlanjut di kuartal IV tahun ini sehingga kita memperkirakan growth economy tahun ini berada diantara 3,5-4,0 persen," katanya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut bahwa pemerintah sangat belajar dari 2 kasus puncak penularan virus corona tersebut, sehingga sangat berhati-hati dalam mengambil sebuah kebijakan terkait pengendalian pandemi.

"Kuartal I yang kita lihat naiknya kasus akibat libur natal dan tahun baru serta kedua akibat varian delta Juli-Agustus. Dengan itu Indonesia tentu akan terus optimis terhadap pemulihan ekonomi," katanya.

Sebelumnya Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita November 2021 mengatakan bahwa perekonomian Indonesia terus menunjukan perbaikan yang cukup solid.

Dijelaskan indikator konsumsi dan produksi terkini menunjukkan penguatan yang solid seiring pengendalian pandemi Covid-19 yang membaik di Indonesia. Optimisme konsumen terus menguat tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Oktober 113,4 atau tumbuh 43,5 persen karena dipengaruhi oleh membaiknya aktivitas ekonomi dan penghasilan masyarakat.

Indeks penjualan ritel juga diperkirakan membaik pada Oktober, sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat. Sementara itu, indeks nilai belanja Mandiri pada akhir Oktober tercatat sebesar 115,2 atau menguat 15 persen diatas level pra pandemi.

Pada sisi produksi, PMI manufaktur Indonesia pada Oktober 2021 kembali mencatatkan rekor yaitu 57,2. Impor bahan baku dan barang modal yang tumbuh sangat tinggi sebesar 55,8 persen dan 29,4 persen menunjukkan adanya aktivitas produksi domestik yang terjaga.

Pertumbuhan konsumsi listrik secara year on year juga tetap menunjukkan level positif pada Oktober utamanya pada sektor bisnis dan industri.

“Kita harus menjaga agar mobilitas masyarakat kita yang mulai baik, PMI yang membaik, dan konsumen confidence nya membaik ini tidak disertai kenaikan Covid sehingga kita tetap bisa menjaga pemulihan ini,” katanya.

Dia berharap di kuartal keempat APBN bisa dilaksanakan secara optimal, terutama dari sisi belanja baik itu belanja Kementerian/Lembaga maupun belanja dari pemerintah daerah yang masih sangat besar sekali. Menkeu mendorong agar belanja negara ini dapat dieksekusi dengan optimal pada bulan-bulan terakhir ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Varian Omicron, Wagub DKI Minta Pusat Lakukan Pencegahan di Pintu Masuk Indonesia

Ancaman Varian Omicron, Wagub DKI Minta Pusat Lakukan Pencegahan di Pintu Masuk Indonesia

News | Selasa, 30 November 2021 | 15:41 WIB

Legislator Usul Kemenhub Sediakan Fasilitas Karantina Cegah Virus Baru Omicron

Legislator Usul Kemenhub Sediakan Fasilitas Karantina Cegah Virus Baru Omicron

DPR | Selasa, 30 November 2021 | 15:10 WIB

CEO Moderna: Perlu Berbulan-bulan Mengembangkan Vaksin Covid-19 untuk Varian Omicron

CEO Moderna: Perlu Berbulan-bulan Mengembangkan Vaksin Covid-19 untuk Varian Omicron

Health | Selasa, 30 November 2021 | 15:24 WIB

Terkini

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara

Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:09 WIB

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:52 WIB

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB