Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Menteri Erick Thohir Buka Suara Soal Pernyataan Ahok Terkait BUMN

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 01 Desember 2021 | 16:52 WIB
Menteri Erick Thohir Buka Suara Soal Pernyataan Ahok Terkait BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir. (Youtube/Sekertariat Presiden)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menanggapi pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyebut banyak kontrak-kontrak di BUMN justru merugikan. 

Menurut Erick, pembicaraan itu sebenarnya sudah diungkapkan sejak tahun 2020, ketika BUMN harus mengacu pada lima pondasi dalam menjalankan proses bisnis. 

"Jadi kalau Pak Ahok atau Pak Komut menyatakan itu, saya mengucapkan terima kasih. Tolong di-review yang ada di Pertamina seperti saya juga mereview keseluruhan BUMN. Itu yang kita lakukan, transparansi dan bisnis proses," ujar Erick kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).

Namun demikian, Erick mengingatkan kepada Ahok dan semua BUMN-BUMN agar wajib mengembangkan ekosistem bisnis menjadi modern. Karena kalau tidak, maka proses bisnis BUMN akan ketinggalan dengan swasta. 

"Tapi saya cuma mau ingatkan, tadi yang statement di nikkei kalau kita tidak mengembangkan ekosistem Industri modern kita tidak melakukan R&D investasi akhirnya kita tertinggal," ucap dia. 

Untuk diketahui, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menanggapi pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Ahok soal banyak kerja sama BUMN yang justru merugikan. 

Menurut Arya, sebenarnya Menteri Erick sudah mengetahui lama soal kerja sama yang merugikan bagi BUMN,. Bahkan, kata dia, Menteri Erick sudah sering sekali membeberkan praktik kerja sama yang merugikan BUMN itu ke publik.

"Itu semua sudah dibicarakan Pak Erick Thohir berhari-hari, dan kita punya 5 transformasi BUMN, harusnya diketahui oleh orang-orang yang memang bekerja di BUMN, Pak Ahok harusnya tahu sebagai komut pertamina lima tranformasi dan itu bisnis proses lagi dilakukan di semua BUMN," ujar Arya kepada wartawan, Minggu (28/11/2021). 

Arya juga merasa bingung soal Ahok yang tidak paham dengan lima tranformasi BUMN yang dicanangkan Menteri Erick. Seharusnya, lanjut dia, lima tranformasi itu menjadi acuan Ahok dalam mengawasi kinerja Direksi Pertamina.

"Dan juga dia sebagai Komisaris Utama harusnya membicarakan juga di dewan komisaris, jangan sampai Ahok jadi komisaris serasa direktur jangan, harus tahu batasannya," ucap dia. 

Arya berharap, Ahok bisa banyak belajar terkait apa yang dilakukan Kementerian BUMN. Jangan sampai, tambah dia, Ahok justru ketinggalan aksi dalam mengawasi kinerja Pertamina.

"Kalau ingin memperbaiki pertamina harus beliau mengikuti semua perkembangan yang dilakukan oleh kementerian bumn, sehingga tidak ketinggalan keretea, sehingga omongannya seakan-akan ketinggalan kereta tidak mengetahui perkembangan yang ada di BUMN," tegas dia.

Sebelumnya, Ahok bersuara dalam akun Youtube pribadinya soal banyaknya kontrak yang dimiliki BUMN-BUMN justru menguntungkan pihak lain. Hal ini, kata dia, juga terjadi perusahaan yang dia awasi yaitu Pertamina. 

Oleh karena itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bersama manajemen tengah mempelajari kontrak-kontrak yang dijalankan Pertamina.

"Banyak kontrak BUMN yang sangat merugikan BUMN juga, termasuk Pertamina. Jadi itu yang saya marah, ini yang lagi kita koreksi ini. Kenapa kontrak-kontraknya menguntungkan pihak lain. Itu mens rea-nya ada," beber Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Ribut dengan Staf Khusus Menteri BUMN, PKS Minta Ahok Tak Banyak Bicara

Buntut Ribut dengan Staf Khusus Menteri BUMN, PKS Minta Ahok Tak Banyak Bicara

Sumbar | Rabu, 01 Desember 2021 | 09:15 WIB

Ramai-Ramai Sindir Ahok, PKS: Sama-Sama Ditegur Jokowi

Ramai-Ramai Sindir Ahok, PKS: Sama-Sama Ditegur Jokowi

Sumsel | Selasa, 30 November 2021 | 19:29 WIB

Ramai Kisruh Ahok dan Staf KemenBUMN, Politisi PKS: Harusnya Banyak Bekerja Bukan Bicara

Ramai Kisruh Ahok dan Staf KemenBUMN, Politisi PKS: Harusnya Banyak Bekerja Bukan Bicara

Bisnis | Selasa, 30 November 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB