Menteri Erick Thohir Buka Suara Soal Pernyataan Ahok Terkait BUMN

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Rabu, 01 Desember 2021 | 16:52 WIB
Menteri Erick Thohir Buka Suara Soal Pernyataan Ahok Terkait BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir. (Youtube/Sekertariat Presiden)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menanggapi pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyebut banyak kontrak-kontrak di BUMN justru merugikan. 

Menurut Erick, pembicaraan itu sebenarnya sudah diungkapkan sejak tahun 2020, ketika BUMN harus mengacu pada lima pondasi dalam menjalankan proses bisnis. 

"Jadi kalau Pak Ahok atau Pak Komut menyatakan itu, saya mengucapkan terima kasih. Tolong di-review yang ada di Pertamina seperti saya juga mereview keseluruhan BUMN. Itu yang kita lakukan, transparansi dan bisnis proses," ujar Erick kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).

Namun demikian, Erick mengingatkan kepada Ahok dan semua BUMN-BUMN agar wajib mengembangkan ekosistem bisnis menjadi modern. Karena kalau tidak, maka proses bisnis BUMN akan ketinggalan dengan swasta. 

"Tapi saya cuma mau ingatkan, tadi yang statement di nikkei kalau kita tidak mengembangkan ekosistem Industri modern kita tidak melakukan R&D investasi akhirnya kita tertinggal," ucap dia. 

Untuk diketahui, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menanggapi pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Ahok soal banyak kerja sama BUMN yang justru merugikan. 

Menurut Arya, sebenarnya Menteri Erick sudah mengetahui lama soal kerja sama yang merugikan bagi BUMN,. Bahkan, kata dia, Menteri Erick sudah sering sekali membeberkan praktik kerja sama yang merugikan BUMN itu ke publik.

"Itu semua sudah dibicarakan Pak Erick Thohir berhari-hari, dan kita punya 5 transformasi BUMN, harusnya diketahui oleh orang-orang yang memang bekerja di BUMN, Pak Ahok harusnya tahu sebagai komut pertamina lima tranformasi dan itu bisnis proses lagi dilakukan di semua BUMN," ujar Arya kepada wartawan, Minggu (28/11/2021). 

Arya juga merasa bingung soal Ahok yang tidak paham dengan lima tranformasi BUMN yang dicanangkan Menteri Erick. Seharusnya, lanjut dia, lima tranformasi itu menjadi acuan Ahok dalam mengawasi kinerja Direksi Pertamina.

baca juga

"Dan juga dia sebagai Komisaris Utama harusnya membicarakan juga di dewan komisaris, jangan sampai Ahok jadi komisaris serasa direktur jangan, harus tahu batasannya," ucap dia. 

Arya berharap, Ahok bisa banyak belajar terkait apa yang dilakukan Kementerian BUMN. Jangan sampai, tambah dia, Ahok justru ketinggalan aksi dalam mengawasi kinerja Pertamina.

"Kalau ingin memperbaiki pertamina harus beliau mengikuti semua perkembangan yang dilakukan oleh kementerian bumn, sehingga tidak ketinggalan keretea, sehingga omongannya seakan-akan ketinggalan kereta tidak mengetahui perkembangan yang ada di BUMN," tegas dia.

Sebelumnya, Ahok bersuara dalam akun Youtube pribadinya soal banyaknya kontrak yang dimiliki BUMN-BUMN justru menguntungkan pihak lain. Hal ini, kata dia, juga terjadi perusahaan yang dia awasi yaitu Pertamina. 

Oleh karena itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bersama manajemen tengah mempelajari kontrak-kontrak yang dijalankan Pertamina.

"Banyak kontrak BUMN yang sangat merugikan BUMN juga, termasuk Pertamina. Jadi itu yang saya marah, ini yang lagi kita koreksi ini. Kenapa kontrak-kontraknya menguntungkan pihak lain. Itu mens rea-nya ada," beber Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Ribut dengan Staf Khusus Menteri BUMN, PKS Minta Ahok Tak Banyak Bicara

Buntut Ribut dengan Staf Khusus Menteri BUMN, PKS Minta Ahok Tak Banyak Bicara

Sumbar | Rabu, 01 Desember 2021 | 09:15 WIB

Ramai-Ramai Sindir Ahok, PKS: Sama-Sama Ditegur Jokowi

Ramai-Ramai Sindir Ahok, PKS: Sama-Sama Ditegur Jokowi

Sumsel | Selasa, 30 November 2021 | 19:29 WIB

Ramai Kisruh Ahok dan Staf KemenBUMN, Politisi PKS: Harusnya Banyak Bekerja Bukan Bicara

Ramai Kisruh Ahok dan Staf KemenBUMN, Politisi PKS: Harusnya Banyak Bekerja Bukan Bicara

Bisnis | Selasa, 30 November 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Saatnya Ganti Provider: Ketika Lini Masa Ramai-ramai Pindah ke XL

Saatnya Ganti Provider: Ketika Lini Masa Ramai-ramai Pindah ke XL

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Kenali Metode MICS, Operasi Bypass Jantung yang Tak Selalu Harus Belah Tulang Dada

Kenali Metode MICS, Operasi Bypass Jantung yang Tak Selalu Harus Belah Tulang Dada

Health | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Tayang Oktober, Film Paradise Lost Rilis Poster Perdana dan Teaser Mencekam

Tayang Oktober, Film Paradise Lost Rilis Poster Perdana dan Teaser Mencekam

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Namaku May Sarah: Kisah Perempuan yang Bangkit dari Luka Mei 1998

Namaku May Sarah: Kisah Perempuan yang Bangkit dari Luka Mei 1998

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan

Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:59 WIB

Usai Demo Ricuh, Gedung DPR Kembali Kondusif Jumat Siang

Usai Demo Ricuh, Gedung DPR Kembali Kondusif Jumat Siang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:58 WIB

PLN dan Pemprov Bali Kembangkan 5 Klaster PLTS 1.000 MWp

PLN dan Pemprov Bali Kembangkan 5 Klaster PLTS 1.000 MWp

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Ingin Lunasi Utang pada Tuhan: Manuver Gus Yahya di Muktamar ke-35 NU

Ingin Lunasi Utang pada Tuhan: Manuver Gus Yahya di Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:51 WIB

The Seven Knights of the Marronnier Kingdom Ungkap Seiyuu, Tayang 3 Oktober

The Seven Knights of the Marronnier Kingdom Ungkap Seiyuu, Tayang 3 Oktober

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Sekolah Diliburkan karena Asap Karhutla, KPAI Ingatkan Negara Tak Boleh Lepas Tangan dari Anak

Sekolah Diliburkan karena Asap Karhutla, KPAI Ingatkan Negara Tak Boleh Lepas Tangan dari Anak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:45 WIB

×