Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:18 WIB
Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram
Ilustrasi Emas Antam
  • Harga emas Antam per 25 Februari 2026 turun menjadi Rp 3.023.000 per gram dan harga buyback Rp 2.802.000 per gram.
  • Harga emas dunia terkoreksi tajam mendekati USD 5.140 per troy ounce dipicu penguatan dolar AS akibat pernyataan The Fed.
  • Volatilitas harga emas dunia diperkirakan berlanjut karena dipengaruhi kebijakan fiskal, tarif AS, serta tensi geopolitik Timur Tengah.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 25 Februari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 3.023.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu tiba-tiba turun Rp 45.000 dibandingkan hari Selasa, 24 Februari 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.802.000 per gram.

Harga buyback itu juga juga anjlok Rp 52.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Emas Antam edisi khusus HUT RI ke-80. [Dokumentasi ANTM].
Emas Antam edisi khusus HUT RI ke-80. [Dokumentasi ANTM].

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.565.404
  • Emas 1 Gram Rp 3.030.558
  • Emas 2 gram Rp 6.000.965
  • Emas 3 gram Rp 8.976.385
  • Emas 5 gram Rp 14.927.225
  • Emas 10 gram Rp 29.799.313
  • Emas 25 gram Rp 74.372.468
  • Emas 50 gram Rp 148.665.738
  • Emas 100 gram Rp 297.253.280
  • Emas 250 gram Rp 754.867.538
  • Emas 500 gram Rp 1.485.524.550
  • Emas 1.000 gram Rp 2.971.009.000

Harga Emas Dunia Meluncur

Harga emas dunia (XAU/USD) terkoreksi tajam pada awal perdagangan Asia, Rabu, setelah mencatat kenaikan selama empat hari berturut-turut. Mengutip laporan FXStreet, logam mulia itu anjlok mendekati level USD 5.140 per troy ounce.

Pelemahan terjadi di tengah aksi ambil untung pelaku pasar usai emas menyentuh level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Selain itu, penguatan Dolar Amerika Serikat (AS) turut menekan harga komoditas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar, termasuk emas.

Sentimen penguatan dolar dipicu komentar bernada agresif dari pejabat Federal Reserve (The Fed). Presiden Fed Boston, Susan Collins, menyatakan suku bunga kemungkinan tetap tidak berubah “untuk beberapa waktu” karena data ekonomi terbaru menunjukkan perbaikan di pasar tenaga kerja, meski risiko inflasi masih ada.

Pernyataan tersebut memperkuat ekspektasi bahwa kebijakan moneter AS belum akan longgar dalam waktu dekat, sehingga mendukung reli dolar dan membebani emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).

Selain faktor moneter, pelaku pasar juga mencermati pidato kenegaraan Presiden AS, Donald Trump, yang dijadwalkan berlangsung Rabu waktu setempat. Investor menunggu arahan lebih lanjut terkait kebijakan fiskal dan perdagangan AS yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar keuangan global.

Meski demikian, tekanan terhadap emas diperkirakan tidak akan terlalu dalam. Ketidakpastian kebijakan perdagangan AS serta meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah masih menjadi penopang harga logam mulia sebagai aset safe-haven.

Mahkamah Agung AS sebelumnya membatalkan tarif yang diberlakukan Trump. Namun, Trump menyatakan akan menaikkan tarif sementara dari 10 persen menjadi 15 persen untuk impor AS dari semua negara, tingkat maksimum yang diizinkan berdasarkan hukum.

Langkah ini memicu kebingungan baru terkait arah kebijakan tarif Negeri Paman Sam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Pegadaian Rabu 25 Februari 2026, Galeri 24 Lebih Murah dari UBS

Harga Emas Pegadaian Rabu 25 Februari 2026, Galeri 24 Lebih Murah dari UBS

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 08:19 WIB

Emas Antam Meroket Lagi, Harganya Dipatok Rp 3.068.000/Gram

Emas Antam Meroket Lagi, Harganya Dipatok Rp 3.068.000/Gram

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 10:29 WIB

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Naik di Pegadaian Hari Ini 24 Februari 2026

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Naik di Pegadaian Hari Ini 24 Februari 2026

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:16 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB