Impor Pikap India Lebih Murah, Agrinas Klaim Efisiensi Rp 46,5 Triliun

Achmad Fauzi

Rabu, 25 Februari 2026 | 09:01 WIB
Impor Pikap India Lebih Murah, Agrinas Klaim Efisiensi Rp 46,5 Triliun
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), Joao Angelo De Sousa Mota. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara mengklaim impor pikap India berpotensi menghemat dana negara sekitar Rp 46,5 triliun.
  • Keputusan impor diambil setelah harga pikap 4x4 domestik dinilai terlalu mahal dibandingkan impor dari India.
  • Agrinas berencana mengimpor total 105.000 unit pikap dari Mahindra dan Tata untuk kebutuhan KDMP.

Suara.com - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), Joao Angelo De Sousa Mota, menyebut impor mobil pikap yang ditentang banyak pihak justru beri penghematan negara.

Dia mengungkapkan, setidaknya dana negara Rp 46,5 triliun bisa dihemat atas aksi Agrinas Pangan untuk memenuhi kebutuhan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Joao menjelaskan, aksi impor ini menimbulkan ada selisih harga yang jauh beda antara impor Pikap India dengan stok yang ada di dalam negeri.

"Dengan pengadaan sarana-prasarana ini Agrinas Pangan bisa melakukan efisiensi sebesar Rp 46.500.000.000.000," ujar Joao, dalam konferensi pers di Yodya Tower yang dikutip Rabu (25/2/2026).

Mahindra Scorpio (Instagram)
Mahindra Scorpio (Instagram)

Joao menuturkan, sebelum diputuskan untuk impor, pihaknya berenca membeli mobil pikap dari produsen dalam negeri. Namun, setelah ditengok ke e-catalog, ternyata harga mobil pikap 4x4 di dalam negeri sangat mahal, sekitar Rp 500 juta.

Maka itu, dia akhirnya memilih impor pikap dari produsen India yaitu Mahindra&Mahindra, dan Tata yang diklaimnya lebih murah dan bisa dijangkau para pengelola KDMP.

Setidaknya, Agrinas mengimpor 35,000 unit pikap dari Mahindra. Sedangkan, TATA akan mengirim 70.000 pikap ke Agrinas Pangan.

"Pengehematan yang kami lakukan akan kami kembalikam ke negara. Uang yang kami gunakan itu uang APBN dan itu uang rakyat dan akan kami kembalikan dan kami akan diperiksa sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku dalam akuntansi dan tidak ada satu sen pun yang bisa kita manfaatkan selain daripada dikembalikan sepenuhnya kepada negara itu," bebernya.

Mau Menghadap Dasco

baca juga

Sebelumnya, Joao bakal menghadap Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Upaya ini untuk menjelaskan simpang siur impor mobil pikap dari India untuk Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, Sufmi Dasco Ahmad belum mendengar penjelasan dari pihak Agrinas Pangan, selaku pelaksana impor mobil pikap tersebut. Harapan Joao, dengan penjelasan itu keputusan impor pikap ini menjadi berimbang.

"Saya akan memintakan waktu kepada Pak Dasco untuk menyampaikan kepada beliau juga karena mungkin selama ini beliau hanya mendengarkan dari satu sisi. Jadi sekarang saya pun akan mencoba mencari waktu beliau dan saya pasti loyal, setia dan taat itu 100 persen," ucapnya.

Joao bilang, hingga saat ini belum ada keputusan untuk menunda impor pikap sebanyak 105.000 dari India.

Dia menilai, selama ini yang menolak impor pikap adalah pihak individu-individu, bukan pemerintah maupun masyarakat itu sendiri.

"Yang menolak ini siapa? karena saya ini kan BUMN. Saya pasti taat kepada pemerintah dan taat kepada pemerintah dan rakyat jadi kami hanya amil kami setia kepada negara dan rakyat tidak kepada individu atau kelompok tertentu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap

Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 19:43 WIB

Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih

Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 18:05 WIB

Bos Agrinas Pangan Pastikan Belum Ada Keputusan Tunda Impor Pikap dari India

Bos Agrinas Pangan Pastikan Belum Ada Keputusan Tunda Impor Pikap dari India

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:38 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×