Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Cetak Laba Rp68,11 Miliar, Emiten CASH Fokus di Sistem Pembayaran Digital

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 25 Februari 2026 | 09:56 WIB
Cetak Laba Rp68,11 Miliar, Emiten CASH Fokus di Sistem Pembayaran Digital
Ilustrasi QRIS [Unsplash/David Dvoracek]
baca 10 detik
  • PT Cashlez berkomitmen fokus pada sistem pembayaran digital karena perizinan BI membatasi perubahan kegiatan usaha utama.
  • Pada tahun buku 2025, Cashlez meraih pendapatan Rp110,19 miliar namun mencatat rugi bersih Rp68,11 miliar.
  • Transaksi pembayaran digital Indonesia tumbuh pesat; BI mencatat 12,99 miliar transaksi pada Triwulan III 2025.

Suara.com - PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk menegaskan komitmennya untuk tetap berfokus pada industri teknologi sistem pembayaran digital di tengah pertumbuhan transaksi non-tunai yang kian pesat di Indonesia.

Perseroan yang bergerak di bidang teknologi dan layanan solusi pembayaran digital (cashless payment solutions) tersebut menjalankan kegiatan usaha penyediaan sistem penerimaan pembayaran elektronik bagi pelaku usaha.

Operasional perusahaan berada dalam klasifikasi sektor teknologi dan jasa penunjang keuangan dengan rezim perizinan sistem pembayaran dari Bank Indonesia.

Manajemen menjelaskan bahwa perizinan sistem pembayaran memiliki karakteristik khusus yang melekat pada kegiatan usaha perseroan. Ketentuan tersebut mencakup persyaratan kepemilikan, pengendalian, model bisnis, hingga pengawasan berkelanjutan dari regulator.

“Struktur perizinan tersebut secara inheren membatasi perubahan kegiatan usaha utama di luar sektor sistem pembayaran,” ujar Seketaris Perusahaan CASH Thriyani Rahmania dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Dari sisi kinerja keuangan, pada tahun buku 2025 perseroan membukukan pendapatan sekitar Rp110,19 miliar. Namun, perusahaan mencatat rugi bersih sekitar Rp68,11 miliar, meningkat dibandingkan rugi tahun sebelumnya sebesar Rp33,7 miliar.

Kegiatan usaha tidak dapat dialihkan, diubah secara fundamental, maupun digabungkan dengan sektor industri lain tanpa proses perizinan ulang serta evaluasi menyeluruh dari regulator.

Ilustrasi UMKM. [ANTARA]
Ilustrasi UMKM. [ANTARA]

Dengan kerangka tersebut, operasional perseroan dipastikan tetap berada dalam industri teknologi sistem pembayaran dan berjalan sesuai regulasi sektor keuangan digital.

Secara industri, sistem pembayaran digital di Indonesia menunjukkan pertumbuhan struktural yang kuat. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 12,99 miliar transaksi pada triwulan III 2025, atau tumbuh sekitar 38 persen secara tahunan.

baca juga

Sementara itu, transaksi QRIS pada Semester I 2025 mencapai sekitar 6,05 miliar transaksi dengan nilai Rp579 triliun. Jumlah merchant telah menembus lebih dari 39 juta, yang mayoritas merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tren serupa juga terjadi secara regional dan global. Pembayaran digital kini menjadi tulang punggung ekonomi digital dengan tingkat adopsi yang terus meningkat dan diproyeksikan akan mendominasi transaksi e-commerce di Asia Tenggara dalam beberapa tahun mendatang.

Perkembangan ini memperkuat peran penyedia infrastruktur penerimaan pembayaran sebagai bagian penting dari ekosistem ekonomi digital.

Dari sisi kinerja keuangan, pada tahun buku 2025 perseroan membukukan pendapatan sekitar Rp110,19 miliar. Namun, perusahaan mencatat rugi bersih sekitar Rp68,11 miliar, meningkat dibandingkan rugi tahun sebelumnya sebesar Rp33,7 miliar.

Manajemen menyebutkan bahwa hasil tersebut dipengaruhi oleh penurunan pendapatan secara tahunan serta peningkatan beban penurunan nilai piutang.

Kondisi tersebut berdampak pada profitabilitas jangka pendek, namun dinilai sebagai bagian dari fase konsolidasi dan penguatan fondasi operasional untuk mendukung pertumbuhan volume transaksi serta efisiensi di periode mendatang.

Ke depan, perseroan akan terus berfokus pada pengembangan layanan pembayaran digital, memperluas jaringan merchant, serta mendorong inovasi teknologi.

Semua ini guna mendukung pertumbuhan ekosistem transaksi non-tunai di Indonesia, dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Prabowo Perintahkan Tekan Cash Outflow Ekonomi Haji

Presiden Prabowo Perintahkan Tekan Cash Outflow Ekonomi Haji

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 07:47 WIB

Daftar Emiten RI yang Turun Kasta Versi MSCI

Daftar Emiten RI yang Turun Kasta Versi MSCI

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 08:06 WIB

BCA Syariah Catat Laba Rp212 Miliar, Ini Pendorongnya

BCA Syariah Catat Laba Rp212 Miliar, Ini Pendorongnya

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:55 WIB

Target Harga BBTN, Usai Laba Bersih Saham BTN Lampaui Ekspektasi

Target Harga BBTN, Usai Laba Bersih Saham BTN Lampaui Ekspektasi

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 09:49 WIB

FTSE Russell Bekukan Rebalancing Saham RI, Pjs Bos Bursa Buka Suara

FTSE Russell Bekukan Rebalancing Saham RI, Pjs Bos Bursa Buka Suara

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:23 WIB

BEI: 267 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen

BEI: 267 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 14:38 WIB

Terkini

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:22 WIB

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03 WIB

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 03:40 WIB

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:49 WIB

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:37 WIB

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00 WIB

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:54 WIB

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:45 WIB

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

×