Kolaborasi dan Teladan Nyata, Kunci Membangun Ekosistem Kewirausahaan Pemuda

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 03 Desember 2021 | 09:00 WIB
Kolaborasi dan Teladan Nyata, Kunci Membangun Ekosistem Kewirausahaan Pemuda
Ilustrasi kolaborasi. (Envato)

Suara.com - Peran pemuda sangat sentral dalam pembangunan nasional, apalagi saat ini Indonesia memasuki rentang waktu dimana jumlah penduduk usia produktif akan berada di titik tertinggi atau bonus demografi. Kondisi ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, salah satunya, dengan cara mendorong kewirausahaan pemuda.

Pemerintah terus mencari peluang membangun ekosistem kewirausahaan khususnya bagi generasi muda, guna mengoptimalkan pemanfaatan potensi demografi tersebut. Upaya membangun ekosistem kewirausahaan bagi pemuda dikembangkan pemerintah secara lintas kementerian dengan mengedepankan kolaborasi bersama banyak pihak.

Hal ini dikemukakan Kepala Bidang Pemetaan dan Penelusuran IPTEK Kementerian Pemuda dan Olahraga, Yossi Ahmad Falah dalam Dialog Produktif dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB-9) - KPCPEN, pada Kamis, (2/12/2021).

Pembangunan ekosistem dimaksud, dikatakan Yossi, bukan hanya terkait permodalan.

“Sebagai regulator, kita juga bertanggung jawab untuk mencari jalan keluar, sebagai fasilitator. Bukan hanya menjawab tantangan permodalan namun juga bisa memberikan akses,” paparnya.

Karena itu, ia menekankan, pihaknya sangat membutuhkan masukan dari para pemuda, agar dapat membangun ekosistem yang sesuai dan menjawab kebutuhan yang ada secara tepat sasaran.

"Jangan sungkan memberikan masukan," katanya.

Yossi juga menjelaskan bahwa pemerataan pelayanan kepemudaan ke seluruh Indonesia adalah tugas yang harus dilakukan. Untuk menjawab tantangan itu, selain merangkul kementerian terkait yang memiliki akses ke pemuda-pemuda di daerah, pihaknya juga berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Daerah. Hal ini, agar pelayanan kepemudaan bisa merangkul pemuda di kantong-kantong yang belum tersentuh.

Selain permodalan, akses, pembinaan, dan pemerataan, Yossi menambahkan perlunya mengembangkan mental wirausaha yang juga bisa diperkuat melalui dukungan keluarga dan lingkungan. Maka itu, ia juga mengharapkan peran aktif dari mereka yang sudah berhasil untuk turut membangun ekosistem kewirausahaan bagi generasi muda.

baca juga

“Para pemuda yang sudah berhasil, diharapkan bisa merangkul para pemuda lainnya, paling tidak menularkan virus kebaikan,” tutur Yossi.

Kesempatan yang sama, Founder & CEO Young On Top, Director Kejora SBI Orbit Indonesia, Billy Boen membenarkan bahwa anak muda sangat berpotensi menjadi penggerak ekonomi bangsa, apalagi bisa melihat animo dan antusiasme para calon wirausahawan dan pelaku UMKM muda melalui perusahaan dan komunitas yang dipayungi pihaknya. Ia pun sangat mendukung fokus pemerintah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

Namun demikian, ia tidak memungkiri, bahwa tidak semua anak muda memiliki gairah dan mental yang cukup kuat untuk menjadi pelaku usaha. Karena itu, ia pun menganggap penting peran anak muda sukses untuk dijadikan role model (teladan) bagi pemuda-pemuda lainnya.

Menyoroti kekhawatiran anak muda untuk memulai usaha lantaran kendala permodalan, Billy menyebutkan, permodalan bukan faktor utama, karena banyak usaha dapat dimulai dengan modal kecil. Yang utama, menurutnya adalah mental wirausaha.

“Kalau kita sudah punya mindset benar-benar mau, punya purpose, punya passion, karakter yang baik, maka akan lebih memudahkan kita untuk sukses,” kata Billy.

Kepada generasi muda, Billy menekankan pentingnya sikap mau berkolaborasi, mau belajar, tidak buang-buang waktu.

“Kalau bisa sukses di usia muda, kenapa harus tunggu tua,” katanya.

Sebagai perwakilan Generasi Z yang berhasil dalam wirausaha, CEO THENBLANK, Mutiara Kamila Athiyya menyambut baik permintaan untuk berkolaborasi, membagikan motivasi dan dukungan kepada para pemuda lainnya. Wanita berusia 24 tahun yang sudah mulai mengembangkan usaha sejak SMA ini sangat mendukung upaya maju bersama-sama. Bersama perusahaan yang dipimpinnya, bahkan Mutiara pernah membagikan kain, sebagai upaya mendorong berkembangnya UMKM bidang fashion di seluruh Indonesia.

Kepada para pelaku usaha yang khawatir dengan pandemi, Mutiara mengatakan, pandemi memang memberikan tantangan. Namun sebetulnya menjadi momentum yang tepat, karena baik merek lokal maupun luar negeri memiliki titik awal yang sama untuk masuk ke ranah digital. Kiat yang lain, dia pentingnya membuat sesuatu yang berbeda dan saling dukung.

Mutiara mengajak para pelaku usaha untuk tidak berhenti, karena peluang selalu ada meski saat pandemi. Sebagai wirausahawan, mental tidak mudah menyerah itu memang sangat dibutuhkan.

“Tidak ada yang instan,” tegas Mutiara, “semua butuh waktu, dan komitmen kita yang akan menentukan hasilnya,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikeroyok Ormas Pemuda Pancasila, AKBP Dermawan Karosekali Masih Intensif Dirawat di RS

Dikeroyok Ormas Pemuda Pancasila, AKBP Dermawan Karosekali Masih Intensif Dirawat di RS

News | Sabtu, 27 November 2021 | 13:08 WIB

Buntut Demo Ricuh PP, Wagub DKI Minta Ormas di Jakarta Lebih Produktif

Buntut Demo Ricuh PP, Wagub DKI Minta Ormas di Jakarta Lebih Produktif

Jakarta | Jum'at, 26 November 2021 | 23:20 WIB

Polda Metro Jaya Akan Panggil Koordinator Aksi Demo Pemuda Pancasila

Polda Metro Jaya Akan Panggil Koordinator Aksi Demo Pemuda Pancasila

Jakarta | Jum'at, 26 November 2021 | 21:11 WIB

Ratusan Pemuda Pancasila Riau Demo, Tuntut PDIP Copot Junimart Girsang

Ratusan Pemuda Pancasila Riau Demo, Tuntut PDIP Copot Junimart Girsang

Riau | Jum'at, 26 November 2021 | 20:38 WIB

Pemuda Pancasila Gerudug Kantor DPRD Jateng: Ini Hanya Pemanasan, Ada 900 Ribu Anggota

Pemuda Pancasila Gerudug Kantor DPRD Jateng: Ini Hanya Pemanasan, Ada 900 Ribu Anggota

Jawa Tengah | Jum'at, 26 November 2021 | 17:16 WIB

Polda Metro Jaya Tetapkan RC Anggota PP Jadi Tersangka Pemukulan AKBP Dermawan

Polda Metro Jaya Tetapkan RC Anggota PP Jadi Tersangka Pemukulan AKBP Dermawan

Jakarta | Jum'at, 26 November 2021 | 16:49 WIB

Terkini

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×