Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB
Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker
Jambore Beasiswa PNM x Madani Entrepreneurship Academy (MEA) 2026.(Dok: PNM)

Suara.com - Bagi sebagian anak, pendidikan bukan hanya tentang duduk di ruang kelas dan mengejar nilai. Ada mimpi yang lebih besar yang ingin diraih, tetapi tidak selalu datang bersama kesempatan yang sama. Karena itu, ketika puluhan pelajar dan mahasiswa anak nasabah PNM Mekaar dari berbagai daerah berkumpul di Magelang dalam Jambore Beasiswa PNM x Madani Entrepreneurship Academy (MEA) 2026, mereka tidak hanya datang untuk mengikuti kegiatan. Mereka datang untuk belajar berkompetisi, berjejaring, dan menguji seberapa jauh gagasan mereka dapat memberi dampak.

Mengusung tema “Future Changemakers, From Dream to Impact”, Jambore MEA 2026 menjadi ruang bagi penerima Beasiswa PNM untuk keluar dari lingkungan masing-masing dan bertemu dengan anak-anak lain yang memiliki cerita, pengalaman dan perspektif yang berbeda. Di sana, mereka didorong untuk mengembangkan potensi, mengubah persoalan di sekitar menjadi gagasan, serta membawa gagasan tersebut menjadi solusi yang memiliki manfaat lebih luas.

“Future Changemakers, From Dream to Impact”, Jambore MEA 2026 menjadi ruang bagi penerima Beasiswa PNM untuk keluar dari lingkungan masing-masing dan bertemu dengan anak-anak lain. (Dok: PNM)
“Future Changemakers, From Dream to Impact”, Jambore MEA 2026 menjadi ruang bagi penerima Beasiswa PNM untuk keluar dari lingkungan masing-masing dan bertemu dengan anak-anak lain. (Dok: PNM)

Kesempatan seperti ini menjadi penting karena perjalanan pendidikan anak-anak nasabah PNM Mekaar tidak selalu berhenti pada persoalan biaya. Mereka juga membutuhkan pengalaman, kepercayaan diri, jejaring, dan ruang untuk mengenal dunia yang lebih luas. PNM berupaya menghadirkan pengalaman tersebut agar pendidikan yang mereka terima tidak hanya menjadi bekal untuk menyelesaikan sekolah, tetapi juga untuk menghadapi persaingan dan tantangan di masa depan.

Program ini merupakan bagian dari PNM Peduli, payung program pemberdayaan dan tanggung jawab sosial PT Permodalan Nasional Madani (Persero) yang salah satunya diwujudkan melalui pemberian beasiswa pendidikan bagi anak-anak nasabah PNM Mekaar di berbagai wilayah Indonesia. Tahun ini, dukungan tersebut diperluas dengan menghadirkan pengalaman pengembangan diri dan kompetisi melalui Jambore MEA 2026.

Para peserta dibagi ke dalam dua fokus pengembangan, yakni Young Entrepreneur dan Young Sociopreneur. Keduanya mengajak peserta melihat lingkungan sekitar dengan cara yang berbeda. Kelompok Young Entrepreneur diarahkan untuk menangkap peluang usaha dan menciptakan nilai ekonomi, sementara Young Sociopreneur diajak membaca persoalan sosial maupun lingkungan dan merancang solusi yang dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Sebelum bertemu secara langsung di Magelang, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pendampingan intensif selama empat minggu secara daring. Dari proses tersebut, peserta belajar memvalidasi persoalan, menyusun model bisnis atau solusi, memikirkan keberlanjutan, hingga menyampaikan gagasan di hadapan orang lain.

Rangkaian tersebut kemudian bermuara pada Idea and Impact Pitch Deck dalam sesi Demo Day. Bagi peserta, pengalaman ini menjadi kesempatan untuk merasakan proses kompetisi yang mungkin belum pernah mereka alami sebelumnya. Lebih dari sekadar menentukan siapa yang terbaik, proses tersebut melatih mereka untuk berani menyampaikan ide, menerima masukan, bekerja sama, dan mempertanggungjawabkan gagasan yang dibuat. Ide-ide terbaik bahkan berkesempatan memperoleh inkubasi lanjutan dari PNM agar dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM Lalu Dodot Patria Ary S. mengatakan, kesempatan untuk berkembang merupakan bagian penting dari proses membangun masa depan anak-anak penerima beasiswa.

“Kami ingin anak-anak ini tidak hanya mendapatkan akses untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga memiliki keberanian untuk melihat dunia yang lebih luas. Mereka perlu merasakan bagaimana sebuah ide diuji, bagaimana bekerja bersama orang lain, dan bagaimana sebuah gagasan bisa memberi manfaat. Kami percaya, ketika kesempatan itu diberikan, keterbatasan tidak lagi menjadi batas untuk menentukan seberapa jauh mereka dapat melangkah,” ujarnya.

baca juga

Upaya tersebut sejalan dengan peran PNM yang tidak hanya memberikan pembiayaan kepada perempuan prasejahtera melalui PNM Mekaar, tetapi juga menghadirkan pendampingan dan pemberdayaan agar nasabah dapat berkembang bersama usahanya. Jika kepada nasabah PNM membantu membuka jalan menuju kehidupan dan usaha yang lebih baik, maka dukungan kepada anak-anak mereka menjadi bagian dari ikhtiar agar proses “naik kelas” juga terjadi pada generasi berikutnya.

Dengan begitu, pemberdayaan tidak berhenti pada satu orang. Ketika seorang ibu memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha, anaknya juga mendapatkan ruang untuk membangun pendidikan, pengalaman, dan cita-cita. Dari sana, manfaat pembiayaan dan pemberdayaan dapat tumbuh melampaui aktivitas ekonomi keluarga, menuju peningkatan kapasitas generasi penerus.

Dodot juga meyakini pendidikan anak-anak nasabah merupakan investasi sosial yang manfaatnya tidak selalu terlihat dalam waktu singkat, tetapi dapat menentukan kualitas generasi di masa mendatang.

“Kami ingin setiap kesempatan yang diterima anak-anak nasabah menjadi bekal untuk menghadapi dunia yang lebih luas. Ketika seorang anak berani bermimpi lebih jauh, sesungguhnya kita sedang membuka kemungkinan bagi perubahan yang jauh lebih besar di masa depan,” tambahnya.

Dalam Jambore Beasiswa PNM x Madani Entrepreneurship Academy (MEA) 2026 anak-anak dari nasabah Mekaar belajar berkompetisi, berjejaring, dan menguji seberapa jauh gagasan mereka dapat memberi dampak.(Dok: PNM)
Dalam Jambore Beasiswa PNM x Madani Entrepreneurship Academy (MEA) 2026 anak-anak dari nasabah Mekaar belajar berkompetisi, berjejaring, dan menguji seberapa jauh gagasan mereka dapat memberi dampak.(Dok: PNM)

Pengalaman bertemu, berkompetisi, belajar, dan menyampaikan gagasan dalam Jambore MEA 2026 dapat menjadi bekal yang panjang. Para peserta pulang bukan hanya membawa pengalaman baru, tetapi juga perspektif tentang apa yang dapat mereka lakukan dengan pendidikan dan kesempatan yang telah mereka terima.

Bagi PNM, makna pemberdayaan dapat bertransformasi menjadi lebih luas. Mendampingi nasabah perempuan prasejahtera untuk naik kelas adalah satu bagian dari perjalanan. Membuka kesempatan agar anak-anak mereka tumbuh lebih percaya diri, berdaya saing, dan mampu menciptakan dampak menjadi langkah berikutnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beasiswa PNM Jadi Jembatan Pendidikan Anak Nasabah Mekaar Raih Mimpi

Beasiswa PNM Jadi Jembatan Pendidikan Anak Nasabah Mekaar Raih Mimpi

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:02 WIB

Jangkau Tanah Baduy, PNM Tegaskan Komitmen Pemberdayaan hingga Pelosok Kanekes

Jangkau Tanah Baduy, PNM Tegaskan Komitmen Pemberdayaan hingga Pelosok Kanekes

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 14:01 WIB

Kehilangan Rumah dan Tempat Usaha, Nasabah PNM Mekaar di Desa Sade Ditemani PNM Lewati Masa Sulit

Kehilangan Rumah dan Tempat Usaha, Nasabah PNM Mekaar di Desa Sade Ditemani PNM Lewati Masa Sulit

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Dari Penghasilan Menjadi Harapan, PNM Bantu Tika Gerakkan Ekonomi Keluarga dan Buka Lapangan Kerja

Dari Penghasilan Menjadi Harapan, PNM Bantu Tika Gerakkan Ekonomi Keluarga dan Buka Lapangan Kerja

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:59 WIB

PNM Dorong Semangat dan Daya Juang Karyawan Lewat Grand Final PORSENI 2026

PNM Dorong Semangat dan Daya Juang Karyawan Lewat Grand Final PORSENI 2026

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:31 WIB

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:23 WIB

Terkini

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:25 WIB

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:14 WIB

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:10 WIB

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:05 WIB

×