Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pertamina EP Sangasanga Berdayakan Petani Lewat Program Tante Siska

Iwan Supriyatna

Minggu, 05 Desember 2021 | 04:54 WIB
Pertamina EP Sangasanga Berdayakan Petani Lewat Program Tante Siska
Sutrimo Kelompok Setaria.

Suara.com - Potensi pertanian di Sangasanga, Kalimantan Timur, cukup melimpah. Pada tahun 2009 berdasarkan data BPS Kutai Kartanegara, luas panen di Sangasanga mencapai ± 312 Ha. Akan tetapi di tahun 2019 lahan pertanian di Sangasanga mulai menurun menjadi ± 161,5 Ha.

Penyebab adanya penurunan dari pertanian ini ialah minimnya ketertarikan masyarakat sekitar untuk berkegiatan bertani karena di rasa tidak memiliki keberlanjutan yang pasti pada segi ekonomi.

Meskipun begitu, Sutrimo dan anggotanya di Kelompok Setaria selalu optimis bahwa pertanian merupakan salah satu gudang emas untuk mencapai kesuksesan.

Melihat adanya potensi pengembangan sektor pertanian ini, PT Pertamina EP Sangasanga Field bersinergi dengan Kelompok Setaria untuk mengembangkan sektor pertanian secara terpadu dengan sistem ekonomi sirkular dan ramah lingkungan sehingga memiliki keberlanjutan.

Dari hasil diskusi inilah kemudian tercipta program tani terpadu sistem inovasi sosial kelompok setaria (TANTE SISKA).

Agar program dapat mencapai target sasaran yang tepat maka perencanaan program ini disusun secara bottom up yakni dengan inisiasi dari anggota kelompok terkait kebutuhan pengembangan yang mereka perlukan untuk mengembangkan sektor pertanian, serta melibatkan stakeholder setempat untuk merumuskan skala prioritas dari kegiatan yang akan dilakukan.

Kegiatan yang terlaksana mencakup pada peningkatan kapabilitas anggota, optimalisasi proses produksi, transformasi ramah lingkungan dan pengembangan produk turunan dari hasil kegiatan pertanian kelompok setaria.

Program tante siska ini merupakan pertanian terpadu dengan sistem ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. Pada pelaksanaannya, program tante siska memiliki skema produksi pertanian dimana disetiap tahapan pelaksanaannya saling terintegrasi satu sama lain. Adapun skema produksi ini terbagi dalam 4 tahapan yakni peternakan, produksi pupuk, pertanian, dan pengembangan.

Salah satu contoh pelaksanaan integrasi skema pertanian ini ialah dari kegiatan peternakan sapi yang menghasilkan kotoran sapi, diolah menjadi pupuk organik yang selain diperjualkan juga dimanfaatkan oleh kelompok di lahan pertaniannya.

baca juga

Salah satu hasil pertanian kelompok setaria ialah sereh wangi, sereh wangi ini dapat dimanfaatkan untuk bahan pembuatan minyak atsiri yang pengolahannya dilakukan dengan cara disuling, limbah batang sereh wangi sisa pengulingan digunakan sebagai pakan ternak sapi. Maka, dalam pelaksanaan kegiatan pertanian ini tidak ada limbah yang terbuang (zero waste).

Selain melakukan pendampingan dalam mengembangkan pertanian terpadu sistem ekonomi sirkular, PT Pertamina EP Sangasanga Field juga memberikan transfer pengetahuan dari pekerja kepada anggota kelompok setaria dalam memproses pembakaran sekam. Beberapa tahun silam, kelompok setaria melakukan pembakaran sekam dengan cara manual yang tentunya menimbulkan pencemaran udara dan resiko kebarakan.

Untuk meminimalisir hal – hal yang tidak diinginkan, pekerja Pertamina EP dari fungsi RAM merancang satu alat yang diberi nama DAMKAR “Destilasi Asap Sekam Bakar” dimana alat tersebut dapat mengubah asap pembakaran sekam menjadi cair. Kini hasil cairan asap sekam ini pun dimanfaatkan oleh kelompok sebagai campuran pupuk cair dan disinfektan kandang sapi. Adanya alat damkar ini menjadi pembeda bagi kelompok setaria dengan kelompok – kelompok pertanian lain yang ada di Sangasanga bahkan di Kalimantan Timur.

Meskipun saat ini kelompok Setaria dapat dikatakan sebagai salah satu kelompok tani yang maju, Sutrimo sebagai ketua kelompok setaria selalu berprinsip bahwa berkembang sendiri tidak memiliki arti apa – apa apabila tidak dapat berguna bagi lingkungan sekitar.

Maka dari itu ia dan anggota kelompok Setaria yang lain selalu berusaha untuk menyebarluaskan ilmu yang mereka peroleh kepada sesama kelompok tani lain, sehingga dapat berkembang dan memajukan Sangasanga hingga Kutai Kartanegara.

Bahkan, beberapa kali kelompok Setaria diundang sebagai narasumber, salah satu kegiatan terbaru yang pernah dihadiri ialah Forum TJS KKKS yang diadakan oleh SKK Migas. Pada acara tersebut Sutrimo berbagi ilmunya dalam mengembangkan kelompok Setaria melalui program tante siska.

Program Tante Siska memberikan dampak yang signifikan baik dalam segi lingkungan, ekonomi, maupun sosial. Pada aspek lingkungan, program ini telah memanfaatkan lahan seluas 1,61 Ha dan mengurangi emisi CO2 dari hasil pembakaran sekam menggunakan alat damkar sebanyak 7,76 ton CO2 eq/tahun.

Pada aspek ekonomi, perhitungan pendapatan kelompok periode bulan januari hingga oktober tahun 2021 mencapai Rp 328.144.000 dan penghematan pembelian pupuk karena memproduksi sendiri dengan nilai Rp 48.300.000/tahun. Program tante siska telah memberikan manfaat secara langsung baik peningkatan pendapatan maupun peningkatan pengetahuan yakni pada anggota kelompok sejumlah 16 orang, penerima manfaat tidak langsung 677 orang dan telah memberikan replikasi pengetahuan pada 6 kelompok tani lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani Maju 4.0 Pertamina Hulu Mahakam Sedot Perhatian Milenial di Bidang Pertanian

Petani Maju 4.0 Pertamina Hulu Mahakam Sedot Perhatian Milenial di Bidang Pertanian

Bisnis | Sabtu, 04 Desember 2021 | 05:15 WIB

Enam Eksportir Sarang Burung Walet asal Indonesia Siap Gempur Pasar China

Enam Eksportir Sarang Burung Walet asal Indonesia Siap Gempur Pasar China

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 15:18 WIB

Kementan Minta Otoritas Karantina Mesir Cabai dan Nanas Dimudahkan

Kementan Minta Otoritas Karantina Mesir Cabai dan Nanas Dimudahkan

Bisnis | Jum'at, 03 Desember 2021 | 14:12 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB