Kementan Minta Otoritas Karantina Mesir Cabai dan Nanas Dimudahkan

Jum'at, 03 Desember 2021 | 14:12 WIB
Kementan Minta Otoritas Karantina Mesir Cabai dan Nanas Dimudahkan
Pedagang cabai di pasar Padang Aro Solok Selatan. [Dok.ANTARA]

Suara.com - Guna meningkatkan akses pasar produk pertanian  dan membahas isu perkarantinaan, Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian, Bambang, bertemu Otoritas Karantina Pertanian Mesir atau Foreign Agricultural Relations, The Egyptian International Centre for Agriculture.

Pertemuan bilateral  dilakukan sebagai rangkaian kegiatan tur promosi pertanian, "One Day with Indonesia Coffee, Fruit and Floriculture", Odicoff di Kairo, Mesir.

Bambang sebagai ketua Delri hadir  di kantor Otoritas Karantina Pertanian Mesir di Kairo didampingi oleh Atase Perdagangan Indonesia, Irman Adi.

"Selain bersilahturahmi dengan sesama pemegang otoritas Karantina Pertanian di masing-masing negara, kedatangan kami juga ingin membahas dua komoditas pertanian kita yang sedang terhambat akses masuknya ke pasar Mesir," kata Bambang melalui keterangan pers, Jumat (3/12/2021).

Menurut Bambang, saat ini ada dua produk olahan hortikultura yang terhambat, yakni cabe bubuk akibat ditemukannya cemaran pangan oleh otoritas karantina Mesir. Selain itu, nanas irisan dalam kaleng yang dikenakan persyaratan wajib golden coating interior atau lacquer pada kaleng kemasannya.

"Kita memiliki potensi yang besar untuk dua komoditas ini yang sudah masuk ke banyak negara, kita upayakan dapat masuk kembali ke Mesir juga," kata Bambang.

Sementara itu, dari pihak Mesir juga meminta dibukanya pintu masuk untuk komoditas jeruk ke Indonesia.

Dr. Iman Selim, ahli fitosanitari pada otoritas karantina tumbuhan Mesir, khusus untuk wilayah Asia dan Afrika, menyebutkan bahwa seluruh persyaratan teknis terkait fitosanitari  telah dipenuhi, namun buah jeruk Mesir belum juga dapat masuk Indonesia karena masih terkendala proses administrasi berupa ijin impor dari Kementan.

"Selain cabe bubuk dan nanas kaleng, hampir semua komoditas pertanian Indonesia dapat masuk ke negara kami tanpa hambatan, untuk itu kami berharap jeruk Mesir dapat juga masuk ke pasar Indonesia," ujar Dr. Selim.

Baca Juga: Di Spanyol, Empat Eksportir Pertanian Raih Kontrak Dagang Senilai Rp 1,1 Triliun

Dalam pertemuan tersebut dihasilkan poin-poin yang akan diselesaikan lebih lanjut oleh tim teknis perkarantinaan dari masing-masing negara.

Sebagai informasi, saat ini penerapan tarif pada produk pertanian di perdagangan global sudah tidak populer digunakan.  Pemenuhan persyaratan teknis sanitari dan fitosanitari pada produk pertanian menjadi penentu untuk keberterimaan produk negara tujuan ekspor.

Untuk itu, otoritas karantina pertanian di setiap negara, selain bertugas menjaga keamanan dan pengendalian mutu produk pertanian, juga memegang peran penting sebagai alat perdagangan pertanian, atau economic tools.

"Kami bersepakat, untuk menjamin keamanan dan kesehatan produk pertanian yang dilalulintaskan antar kedua negara, ekspor dan impor produk yang sehat dan aman," tutup Bambang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI