Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Hiasan Dinding Walldecor Asal Bogor Tembus Pasar Internasional

Iwan Supriyatna

Selasa, 07 Desember 2021 | 09:01 WIB
Hiasan Dinding Walldecor Asal Bogor Tembus Pasar Internasional
Trik Buat Dinding Lebih Menarik. (Shutterstock)

Suara.com - Hiasan dinding jenis Walldecor kini makin digemari masyarakat dunia. Umumnya mereka tertarik dengan ornamen warna gambar seperti bunga dan hiasan kaligrafi ayat suci. Tak heran, produk tersebut menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Di Bogor, seorang milenial sekaligus CEO dari hiasan dinding Karissut bernama Muhammad Karom, mengatakan bahwa peluang bisnis Walldecor masih terbuka lebar, seiring makin terbukanya akaes pasar di Indonesia dan kawasan Asia Timur maupun Asia Tenggara.

Bahkan Menurut Karom, dia sendiri masih kewalahan menerima pesanan dari luar negeri yang mencakup Malaysia, Filipina dan Arab Saudi.

"Terutama di hari libur atau pada event-event tertentu, otomatis pesanan dari luar negeri makin meningkat," ujar Karom ditulis Selasa (7/12/2021).

Karom mengatakan, Karissut sendiri menerima berbagai pesanan gambar jenis walldecor dan stiker. Bahkan Karissut menerima orderan sesuai pesanan. Misalnya untuk gambar bisa disesuaikan dengan selera customer melalui whatsapp atupun mengunjungi marketplace yang ada.

"Kelebihan Karissut itu kalau ada yang pesan hari ini kita langsung kirim hari ini juga. Dan kita secara kualitas gambar lebih tajam warnanya. Kemudian prodak kita sudah dilengkapi dengan laminasi," katanya.

Sementara untuk harga jual, Karissut membandrolnya dengan harga Rp 12 ribu sampai Rp 20 ribu per lembar. Namun harga tersebut bisa lebih tinggi karena tergantung pada ukuran dan detail gambar yang bisa jadi cukup merumitkan.

"Yang pasti kita bisa cetak hiasan dinding gambar bunga, kata motivasi, kaligrafi, sama gambar custem sesuai permintaan," katanya.

Sebagai informasi, Karissut berdiri pada tahun 2020 dengan inisiator utamanya Muhammad Karom. Awalnya, Karom yang merupakan pekerja hotel di kawasan Bogor ini bingung karena gaji bulanannya terpotong akibat masa sulit pandemi Covid 19.

baca juga

Tak pelak, situasi ini membuat dia harus berpikir keras untuk menjalankan perekonomiannya. Setelah coba-coba selama setahun, kini omset Karom bisa mencapai 90 juta perbulan. Omset sebesar itu cukup untuk menggaji 10 karyawan dan biaya produksi lainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hiasan Dinding Kayu Sukses Tembus Pasar Nasional dan Mancanegara Via Marketplace

Hiasan Dinding Kayu Sukses Tembus Pasar Nasional dan Mancanegara Via Marketplace

Press Release | Senin, 22 November 2021 | 15:25 WIB

Jangan Panik, Ini 6 Tips Mengatasi Dinding Basah akibat Bocor

Jangan Panik, Ini 6 Tips Mengatasi Dinding Basah akibat Bocor

Lifestyle | Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:00 WIB

Potret Antimainstream, Penampakan Kamar Berhiaskan Dokumen Penting

Potret Antimainstream, Penampakan Kamar Berhiaskan Dokumen Penting

Kalbar | Sabtu, 17 Juli 2021 | 14:45 WIB

Terkini

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×