Hiasan Dinding Walldecor Asal Bogor Tembus Pasar Internasional

Iwan Supriyatna

Selasa, 07 Desember 2021 | 09:01 WIB
Hiasan Dinding Walldecor Asal Bogor Tembus Pasar Internasional
Trik Buat Dinding Lebih Menarik. (Shutterstock)

Suara.com - Hiasan dinding jenis Walldecor kini makin digemari masyarakat dunia. Umumnya mereka tertarik dengan ornamen warna gambar seperti bunga dan hiasan kaligrafi ayat suci. Tak heran, produk tersebut menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Di Bogor, seorang milenial sekaligus CEO dari hiasan dinding Karissut bernama Muhammad Karom, mengatakan bahwa peluang bisnis Walldecor masih terbuka lebar, seiring makin terbukanya akaes pasar di Indonesia dan kawasan Asia Timur maupun Asia Tenggara.

Bahkan Menurut Karom, dia sendiri masih kewalahan menerima pesanan dari luar negeri yang mencakup Malaysia, Filipina dan Arab Saudi.

"Terutama di hari libur atau pada event-event tertentu, otomatis pesanan dari luar negeri makin meningkat," ujar Karom ditulis Selasa (7/12/2021).

Karom mengatakan, Karissut sendiri menerima berbagai pesanan gambar jenis walldecor dan stiker. Bahkan Karissut menerima orderan sesuai pesanan. Misalnya untuk gambar bisa disesuaikan dengan selera customer melalui whatsapp atupun mengunjungi marketplace yang ada.

"Kelebihan Karissut itu kalau ada yang pesan hari ini kita langsung kirim hari ini juga. Dan kita secara kualitas gambar lebih tajam warnanya. Kemudian prodak kita sudah dilengkapi dengan laminasi," katanya.

Sementara untuk harga jual, Karissut membandrolnya dengan harga Rp 12 ribu sampai Rp 20 ribu per lembar. Namun harga tersebut bisa lebih tinggi karena tergantung pada ukuran dan detail gambar yang bisa jadi cukup merumitkan.

"Yang pasti kita bisa cetak hiasan dinding gambar bunga, kata motivasi, kaligrafi, sama gambar custem sesuai permintaan," katanya.

Sebagai informasi, Karissut berdiri pada tahun 2020 dengan inisiator utamanya Muhammad Karom. Awalnya, Karom yang merupakan pekerja hotel di kawasan Bogor ini bingung karena gaji bulanannya terpotong akibat masa sulit pandemi Covid 19.

baca juga

Tak pelak, situasi ini membuat dia harus berpikir keras untuk menjalankan perekonomiannya. Setelah coba-coba selama setahun, kini omset Karom bisa mencapai 90 juta perbulan. Omset sebesar itu cukup untuk menggaji 10 karyawan dan biaya produksi lainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hiasan Dinding Kayu Sukses Tembus Pasar Nasional dan Mancanegara Via Marketplace

Hiasan Dinding Kayu Sukses Tembus Pasar Nasional dan Mancanegara Via Marketplace

Press Release | Senin, 22 November 2021 | 15:25 WIB

Jangan Panik, Ini 6 Tips Mengatasi Dinding Basah akibat Bocor

Jangan Panik, Ini 6 Tips Mengatasi Dinding Basah akibat Bocor

Lifestyle | Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:00 WIB

Potret Antimainstream, Penampakan Kamar Berhiaskan Dokumen Penting

Potret Antimainstream, Penampakan Kamar Berhiaskan Dokumen Penting

Kalbar | Sabtu, 17 Juli 2021 | 14:45 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×