Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Bisnis Agen Perjalanan di Inggris Dihantam Varian Omicron

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 07 Desember 2021 | 09:11 WIB
Bisnis Agen Perjalanan di Inggris Dihantam Varian Omicron
Covid-19 varian Omicron. [Dok.Antara]

Suara.com - Perusahaan agen perjalanan di Inggris mengaku bisnisnya terdampak akibat adanya varian Covid-19 baru yaitu omicron. Sebab, dengan adanya varian baru tersebut membuat pemerintah Inggris menutup perjalanan dari beberapa negara.

Bahkan, perusahaan agen perjalanan telah meminta pemerintah untuk memberikan bantuan keuangan mendesak terkait dengan penutupan perjalanan tersebut.

Menurut Asosiasi perjalanan di Inggris Abta, penutupan ini merusak pemulihan bisnis yang saat ini tengah berlangsung.

Kepala eksekutif Abta, Mark Tanzer mengatakan, kesehatan masyarakat harus didahulukan, tetapi pemerintah harus berupaya mencegah keterpurukan perusahaan perjalanan dengan memberikan dukungan keuangan dalam bentuk hibah dan pengembalian cuti untuk staf perjalanan.

"Kami tidak dapat terus seperti ini dengan perubahan persyaratan tetapi tidak ada yang mendukung bisnis tersebut yang paling terpengaruh," ujar Tanzer seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (7/12/2021).

Dengan kondisi ini memperingatkan bahwa bisnis kecil mungkin merasa sulit untuk bertahan setelah dua kali musim panas yang juga terdampak covid-19.

Menurut Abta, pekerjaan di seluruh industri perjalanan telah berkurang setengahnya sejak awal pandemi pada Maret tahun lalu. Volume pemesanan selama musim panas dan musim gugur tahun ini hanya 28%.

Industri telah meminta pemerintah untuk memberikan lebih banyak dukungan bagi perusahaan, serta memberi murah pada biaya tes PCR untuk para pelancong.

"Tidak hanya tidak adanya dukungan khusus untuk sektor ini, tetapi banyak perusahaan telah dikecualikan atau ditolak aksesnya ke dana hibah umum – jadi tidak mengherankan jika banyak anggota kami merasa benar-benar ditinggalkan oleh pemerintah," kata Tanzer.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Kasus Varian Omicron di India Melonjak

Update Covid-19 Global: Kasus Varian Omicron di India Melonjak

Health | Selasa, 07 Desember 2021 | 08:46 WIB

Tenggorokan Gatal Bisa Jadi Gejala Varian Omicron, Ini Temuan Dokter!

Tenggorokan Gatal Bisa Jadi Gejala Varian Omicron, Ini Temuan Dokter!

Health | Selasa, 07 Desember 2021 | 08:21 WIB

Wagub Riza Minta Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Segera Digelar, Antisipasi Omicron

Wagub Riza Minta Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Segera Digelar, Antisipasi Omicron

Jakarta | Selasa, 07 Desember 2021 | 09:05 WIB

Terkini

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB