alexametrics

Berjalan 6 Tahun, Kementerian PUPR Yakin Program Sejuta Rumah Capai Target Tahun 2021

M Nurhadi
Berjalan 6 Tahun, Kementerian PUPR Yakin Program Sejuta Rumah Capai Target Tahun 2021
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid. ANTARA/HO-Ditjen Perumahan Kementerian PUPR

Khalawi menjelaskan, program ini sebagai salah satu program strategis nasional pemerintahan guna memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimis mampu memenuhi target 1 juta rumah dalam Program Sejuta Rumah pada tahun ini. Alasannya karena hingga November 2021, pembangunan sudah mencapai 931.592 unit di seluruh wilayah Indonesia.

"Kami tetap optimis tahun 2021 ini Program Sejuta Rumah bisa mencapai target. Hingga bulan November 2021 ini tercatat sudah menembus angka 931.592 unit rumah di seluruh wilayah Indonesia," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Ia menjelaskan, program ini sebagai salah satu program strategis nasional pemerintahan guna memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat.

Selain itu, ujar dia, Program Sejuta Rumah juga diperlukan untuk mengejar kekurangan kebutuhan (backlog) perumahan di Indonesia.

Baca Juga: Proyek Pembangunan Kampus UIII Depok Tahap III Ditargetkan Selesai September 2022

Khalawi juga menjelaskan Direktorat Jenderal Perumahan akan mendorong Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah guna mendorong pembangunan rumah serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan bidang perumahan.

Untuk diketahui, Program Sejuta Rumah (PSR) telah berjalan selama enam tahun sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo di Jawa Tengah pada 29 April 2015 lalu. Jumlah capaian Program Sejuta Rumah hingga akhir 2020 adalah 5.765.387 unit.

Mengutip data Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, per awal bulan November 2021 tercatat pembangunan rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 743.712 unit dan non-MBR sebanyak 187.880 unit.

Sementara, pembangunan rumah MBR dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sebanyak 131.150 unit, Dana ALokasi Khusus (DAK) Perumahan 22.288 unit, APBD Provinsi dan Kabupaten Kota 47.989 unit, pengembang perumahan 516.927 unit, Dana Desa dan Insentif Daerah 6.058 unit, CSR Perumahan 6.653 unit dan masyarakat 12.647 unit.

Sedangkan rumah untuk nonMBR berasal dari rumah yang dibangun pengembang perumahan sebanyak 152.725 unit dan masyarakat 35.155 unit.

Baca Juga: Pamsimas Lahir dari 9 Prinsip yang Berpihak pada Masyarakat

"Kami tetap optimis dan berharap pembangunan rumah yang termasuk dalam Program Sejuta Rumah bisa terus meningkat hingga akhir tahun 2021 ini," tutup Khalawi.

Komentar