Ekonomi Membaik di 2022, SSIA Anggarkan Capex Rp 500 Miliar

Iwan Supriyatna

Jum'at, 10 Desember 2021 | 06:20 WIB
Ekonomi Membaik di 2022, SSIA Anggarkan Capex Rp 500 Miliar
Ilustrasi uang. (pixabay.com/EmAji)

Suara.com - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 500 miliar di 2022.

Menurut VP Head of Investor Relations Surya Semesta Erlin Budiman, dana capex yang dianggarkan untuk beberapa proyek di subang, akuisisi dan pengembangan maupun renovasi hotel sepanjang di 2022.

"Dana capex yang dianggarkan di 2022, dengan melihat situasi pandemi Covid-19 yang makin terkendali dengan baik," kata Erlin dalam acara Public Expose SSIA secara daring, ditulis Jumat (10/12/2021).

Dana capex di tahun 2022, sebut dia, lebih tinggi dibanding belanja modal sebesar Rp 450 miliar di tahun ini.

Dana belanja modal di tahun ini, kata dia, baru terserap sebesar Rp 350 miliar. Alokasi dananya diarahkan ke akuisisi maupun pengembangan lahan Subang Smartpolitan.

Direktur Keuangan Surya Semesta Internusa, The Jok Tung meyakini penjualan lahan industri perusahaan semakin membaik di 2022.

Namun prediksi itu sesuai asumsi keadaan makro ekonomi membaik di tahun depan.

Dia mengakum adapun penjualan lahan di tahun ini masih terkendala pembatasan. Pada akhirnya membuat investor kesulitan datang dalam melihat lahan milik perusahaan.

"Karena biasanya keputusan pembeli lahan, mereka setelah datang melihat situasi dan kondisi lahan yang kita miliki di lapangan," tegas dia.

baca juga

Tak hanya itu, beberapa lini bisnis perusahaan di tahun depan akan semakin membaik, seperti konstruksi dan perhotelan.

Kinerja bisnis kuartal III

Erlin menyebut, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,39 triliun di 2021.

Memang pendapatan perusahaan mengalami penurunan, terutama disebabkan pendapatan konstruksi dan perhotelan yang masing-masing turun sebesar 38,9% dan 39,2%.

Sementara itu, pendapatan segmen bisnis properti SSIA turun sekitar 2,0%.

Dia menambahkan, pandemi Covid-19 yang berkepanjangan berdampak pada tiga pilar bisnis SSIA. Unit bisnis konstruksi diperkirakan membukukan pendapatan yang lebih rendah di 2021 sekitar 25%, dari pendapatan 2020.

"Sementara itu segmen bisnis perhotelan juga akan membukukan pendapatan yang lebih rendah di tahun ini," tukas dia.

Secara keseluruhan, prospek pendapatan di tahun ini diperkirakan lebih rendah 25 persen, dibanding pendapatan pendapatan tahun 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sari Roti Raup Laba Bersih Rp 121,8 Miliar di Semester I 2021

Sari Roti Raup Laba Bersih Rp 121,8 Miliar di Semester I 2021

Bisnis | Senin, 06 September 2021 | 17:44 WIB

Serapan Belanja Modal Solok Selatan 5,71 Persen

Serapan Belanja Modal Solok Selatan 5,71 Persen

Sumbar | Rabu, 28 Juli 2021 | 15:37 WIB

Genjot Bisnis Saat Pandemi Corona, STP Siapkan Capex Rp 800 M

Genjot Bisnis Saat Pandemi Corona, STP Siapkan Capex Rp 800 M

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2020 | 21:48 WIB

Terkini

Menimbang Opsi Skutik Harian Akhir Tahun: Dari Genio hingga PCX 160, Mana Paling Rasional?

Menimbang Opsi Skutik Harian Akhir Tahun: Dari Genio hingga PCX 160, Mana Paling Rasional?

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Rilis MV Single Original Ayo Senyumlah, JKT48 Tonjolkan Budaya Indonesia

Rilis MV Single Original Ayo Senyumlah, JKT48 Tonjolkan Budaya Indonesia

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:10 WIB

3 Rekomendasi Lulur Pengantin Terbaik yang Cepat Memutihkan Kulit

3 Rekomendasi Lulur Pengantin Terbaik yang Cepat Memutihkan Kulit

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Pakai Spion Motor Cuma Satu, Apakah Bisa Kena Tilang Polisi? Ini Aturannya!

Pakai Spion Motor Cuma Satu, Apakah Bisa Kena Tilang Polisi? Ini Aturannya!

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:06 WIB

IPW Desak Prabowo Terbitkan Inpres soal Larangan Penggunaan Vape di Institusi Pemerintahan

IPW Desak Prabowo Terbitkan Inpres soal Larangan Penggunaan Vape di Institusi Pemerintahan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Ulasan Buku Yamihara: Teror Psikologis di Balik Interaksi Manusia

Ulasan Buku Yamihara: Teror Psikologis di Balik Interaksi Manusia

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Cengkareng, Sita 75,78 Gram Narkotika

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Cengkareng, Sita 75,78 Gram Narkotika

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Dari FYP ke Kamus: Slang Gen Z Bukti Kreativitas atau Kerusakan Bahasa?

Dari FYP ke Kamus: Slang Gen Z Bukti Kreativitas atau Kerusakan Bahasa?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:50 WIB

×