Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Bank Dunia Prediksi Pandemi Terus Belanjut, Ekonomi RI Tak Sampai 4 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 16 Desember 2021 | 11:16 WIB
Bank Dunia Prediksi Pandemi Terus Belanjut, Ekonomi RI Tak Sampai 4 Persen
Ilustrasi Corona Terhadap Ekonomi. (freepik.com)

Suara.com - Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste, Satu Kahkonen mengatakan pandemi Covid-19 tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat, mutasi virus yang terus terjadi dan munculnya varian virus yang lebih menular seperti Omicron menjadi salah satu alasannya.

Untungnya kata Satu, negara-negara di dunia sudah mulai terbiasa dengan pandemi, sehingga potensi krisis akibat pandemi Covid-19 lebih bisa untuk dimitigasi.

"Nampaknya pandemi masih akan berlangsung dan kita sudah belajar banyak pelajaran dari sisi krisis ekonomi ini," kata Satu dalam acara webinar bertajuk World Bank Indonesia Economic dari Prospects Reports, Kamis (16/12/2021).

Menurutnya, Bank Dunia mengusulkan bahwa pemerintah Indonesia harus bisa memproduksi vaksin buatan sendiri, sehingga kebutuhan akan vaksin Covid-19 bisa terpenuhi.

"Kita membutuhkan percepatan pemberian vaksin dengan memastikan pasokan cukup. Kita juga perlu membangun kemampuan pembuatan vaksin di RI dan ini langkah penting yang sudah dimulai pemerintah," kata Satu.

Selain itu langkah untuk memitigasi dampak pandemi yang berlarut-larut, pemerintah Indonesia juga diminta untuk memperkuat kemampuan untuk melakukan pelacakan terhadap warga negara yang belum tervaksin.

"Penting sekali kita melakuakn pelacakan dan analisi siapa yang membutuhkan vaksin dan belum di vaksin dan program tambahan untuk kesehatan dan nakes yang kompeten yang dibutuhkan pasien kritis," papar Satu.

Selain itu, Bank Dunia memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini paling tinggi hanya mencapai 3,7 persen, tentunya proyeksi ini jauh dibawah dengan harapan pemerintah Indonesia yang mematok pertumbuhan mencapai diatas 4 persen.

Satu mengatakan, saat ini perekonomian Indonesia terus menunjukan pemulihan, namun pemulihannya belum sangat optimal.

"Gelombang delta telah mengajarkan kita bahwa terus meningkatkan peluncuran, pengujian, dan penelusuran vaksin, serta memastikan kapasitas perawatan kritis yang memadai adalah salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan varian omicron dan varian covid-19 lainnya," ucapnya.

Dalam laporan Bank Dunia tersebut, risiko penurunan prospek tetap tinggi di tengah ketidakpastian tentang pandemi, kondisi keuangan global, dan dampak buruk dari krisis. Oleh karena itu, Satu mengatakan, respons pemerintah untuk menangani pandemi termasuk melalui vaksinasi akan menjadi kunci dalam mendukung pemulihan ekonomi.

"Di luar respons kesehatan masyarakat yang kuat, penting juga bagi Indonesia untuk mempertahankan upaya reformasi struktural baru-baru ini. Ini akan mempercepat pertumbuhan bahkan ketika pihak berwenang mulai secara bertahap mengurangi dukungan ekonomi makro," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Justin Trudeau Minta Warga Kanada Tak ke Luar Negeri : Saya Tahu Ini Menyebalkan

Justin Trudeau Minta Warga Kanada Tak ke Luar Negeri : Saya Tahu Ini Menyebalkan

Bali | Kamis, 16 Desember 2021 | 10:37 WIB

Pandemi, Tingkat Kasus yang Diungkap di Kota Bogor Meningkat

Pandemi, Tingkat Kasus yang Diungkap di Kota Bogor Meningkat

Bogor | Kamis, 16 Desember 2021 | 09:44 WIB

Selama Pandemi Covid-19, Penanganan Bedah Saraf di RS Ini Meningkat

Selama Pandemi Covid-19, Penanganan Bedah Saraf di RS Ini Meningkat

Health | Kamis, 16 Desember 2021 | 09:37 WIB

Terkini

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:49 WIB

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:48 WIB

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:39 WIB

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:29 WIB

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:59 WIB

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB