Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

PPI Gelar Refleksi Akhir Tahun Menuju Trading Logistik yang Terdigitalisasi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 17 Desember 2021 | 06:57 WIB
PPI Gelar Refleksi Akhir Tahun Menuju Trading Logistik yang Terdigitalisasi
PPI gelar acara sosialisasi pemantapan menuju integrasi trading logistik yang terdigitalisasi.

Suara.com - Menjelang akhir tahun, PPI gelar acara sosialisasi pemantapan menuju integrasi trading logistik yang terdigitalisasi sebagai rangkaian kegiatan pada babak baru New PPI ke depan.

Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk refleksi akhir tahun dengan mengundang para stakeholders untuk memberikan insight pada babak baru New PPI dengan peran end state sebagai aggregator agri-food dan logistik terdigitalisasi terbesar di Indonesia dalam ekosistem rantai pasok pangan menuju proses holding BUMN pangan.

Dalam memberikan pemahaman baru, PPI menghadirkan tokoh-tokoh yang mampu menginspirasi dan menambah sudut pandang lain dalam proses bisnis PPI sebagai narasumber, di antaranya: Muhammad Khayam, Direktur Jendral Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian; Johni Martha, Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan; dan Gatut Sumbogodjati, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Kementerian Pertanian. Direktur Utama PPI yaitu Nina Sulistyowati pun juga menjadi narasumber pada acara tersebut.

"Berbicara tentang pangan, artinya kita berbicara hajat hidup masyarakat Indonesia. PPI pascapenggabungan dan merupakan bagian dari Holding BUMN Pangan, akan bertransformasi untuk menghasilkan produk berkualitas melalui sinergi Klaster Pangan, inklusivitas petani, nelayan, peternak dan UMKM untuk memberikan kontribusi besar untuk pemerintah, baik berupa pajak maupun deviden," ujar Nina ditulis Jumat (17/12/2021).

Pascamerger PPI menjadi trading-logistik, Muhammad Khayam menyampaikan peningkatan peringkat indeks daya saing logistik Indonesia, dalam hal ini PPI diharapkan mampu memanfaatkan berbagai peluang yang ada. Pentingnya sinergi antara industri dan trading menjadi hal yang perlu diperhatikan dengan penataan ekspor-impor melalui neraca komoditas.

Dalam pemaparannya, Gatut Sumbogodjati mendukung PPI untuk terus berkontribusi untuk mendistribusikan produk-produk strategis dan komoditas pertanian lainnya dari daerah surplus ke user/pengguna juga berperan dalam penyelesaian permasalahan logistik terkait ekspor komoditas pertanian.

PPI memiliki kaitan yang erat dengan Kementerian Perdagangan sebagai perusahaan perdagangan dan logistik pascamerger, Johni Martha menyampaikan bahwa PPI dapat berperan mendukung mandat Presiden dalam meningkatkan kinerja logistik nasional, memperbaiki iklim investasi, dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional melalui revolusi industry 4.0, optimalisasi peran e-commerce, dan sinergi BUMN Klaster Pangan.

PPI kemudian melanjutkan acara dengan motivational session dengan menghadirkan Mardigu Wowiek Prasantyo yang dikenal sebagai Bossman Sontoloyo, dan Kirdi Putra, seorang Entrepreneur - Business Coach Communications & Behaviour Analyst.

Motivational Session ini sebagai wadah untuk menggembleng karyawan/ti PPI dalam melakukan improvement kinerja untuk selalu adaptif dan kreatif untuk menjawab tantangan bisnis trading logistik.

PPI akan memberikan nilai tambah yaitu meningkatkan pendapatan, menurunkan biaya, meningkatkan kapabilitas operasional, pendanaan, serta SDM dan menjadi end-to-end service provider di bidang trading dan logistic.

Motivational Session ini menjadi salah satu wadah untuk menggembleng karyawan/ti PPI dalam melakukan improvement kinerja untuk selalu adaptif dan kreatif untuk menjawab tantangan bisnis trading logistik.

Salah satu yang disampaikan Mardigu adalah untuk mengubah sesuatu, mulailah dari diri sendiri dan mulailah untuk menentukan mimpi untuk mencapai passion dalam hidup. Seiring dengan perubahan zaman dan perubahan cara kerja melalui disruption era, kita dituntut untuk selalu mampu beradptasi mengembangkan pola pemasaran produk yang sesuai dengan segmen pasar PPI untuk mencapai keuntungan.

Setelah sesi bersama Mardigu berakhir, pembelajaran berlanjut bersama Kirdi Putra untuk memberikan pemahaman bagi insan PPI untuk melakukan tranformasi melalui psikologi manusia untuk selalu bergerak maju dengan memiliki pikiran terbuka, berkolaborasi, dan fokus pada target untuk mencapai tujuan bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gudang Logistik di Batuampar Terbakar, Dugaan Sumber Api dari Travo

Gudang Logistik di Batuampar Terbakar, Dugaan Sumber Api dari Travo

Batam | Sabtu, 11 Desember 2021 | 11:13 WIB

Best 5 Oto: GIIAS Surabaya 2021 Peduli Semeru, Harga New Honda CB150X, Bantu Lalin Kawasan

Best 5 Oto: GIIAS Surabaya 2021 Peduli Semeru, Harga New Honda CB150X, Bantu Lalin Kawasan

Otomotif | Jum'at, 10 Desember 2021 | 07:55 WIB

PPI Gelar Townhall Meeting Perdana Pasca Merger

PPI Gelar Townhall Meeting Perdana Pasca Merger

Bisnis | Rabu, 08 Desember 2021 | 11:53 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB