Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengonfirmasi kenaikan harga minyak goreng di Jakarta akibat meningkatnya biaya produksi kemasan plastik. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso mengonfirmasi kenaikan harga minyak goreng di Jakarta akibat meningkatnya biaya produksi kemasan plastik.
  • Konflik di Timur Tengah menyebabkan gangguan pasokan nafta sebagai bahan baku plastik yang memicu lonjakan harga jual.
  • Pemerintah memastikan ketersediaan stok minyak goreng tetap aman dan mencari sumber alternatif bahan baku dari negara lain.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui adanya kenaikan harga minyak goreng di pasaran saat ini. Kenaikan tersebut dipicu oleh meningkatnya biaya produksi, khususnya dari sisi kemasan plastik.

Menurut Budi, lonjakan harga plastik tidak terlepas dari dinamika global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah yang memengaruhi pasokan bahan baku.

"Ya, ada sedikit juga yang naik karena imbas dari, kan mereka kemasannya plastik semua. Tapi enggak ada namanya kelangkaan (minyak goreng)," ujar Busan di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, kemasan plastik menjadi salah satu komponen penting dalam produksi minyak goreng, sehingga kenaikan harga bahan baku tersebut berdampak langsung pada harga jual di tingkat konsumen.

Selain itu, Indonesia masih mengandalkan impor bahan baku plastik berupa nafta yang sebagian besar berasal dari kawasan Timur Tengah.

"Jadi harga, harga plastik itu kan pertama karena imbas perang di Timur Tengah. Kita impor nafta untuk bahan biji plastik dari Timur Tengah, tapi kita sudah dapat alternatif dari India, Afrika, dan Amerika, ya," jelasnya.

Budi menyebut pemerintah telah mulai mencari sumber alternatif bahan baku guna menjaga keberlanjutan industri.

"Memang masih dalam perjalanan. Tetapi industri kita jalan terus. Sekarang kita mencari juga LPG, untuk kan bisa menggantikan nafta. Pakai LPG, kita mencoba mencari dari Eurasia," jelasnya.

Meski terjadi kenaikan harga, ia menyatakan kondisi pasokan minyak goreng secara umum masih aman dan tersedia di pasar.

baca juga

"Minyak goreng itu banyak. Coba cek, ya. Saya kemarin ke ritel modern. Minyak goreng itu enggak ada namanya minyak goreng itu langka, itu enggak ada," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

Harga Plastik Naik Gila-Gilaan, Puan Maharani Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Daun

Harga Plastik Naik Gila-Gilaan, Puan Maharani Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Daun

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:19 WIB

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:12 WIB

Bukan Sekadar April Mop, Harga Plastik Melejit hingga 50 Persen: Sanggupkah UMKM Kita Bertahan?

Bukan Sekadar April Mop, Harga Plastik Melejit hingga 50 Persen: Sanggupkah UMKM Kita Bertahan?

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×