Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan kenaikan harga Minyakita disebabkan oleh keterbatasan stok akibat skema DMO yang memang berbeda dari komersial. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Perdagangan menyatakan kenaikan harga Minyakita disebabkan oleh keterbatasan stok akibat skema DMO yang memang berbeda dari komersial.
  • Masyarakat keliru menganggap Minyakita sebagai indikator tunggal kelangkaan minyak goreng, padahal stok jenis lain masih tersedia melimpah.
  • Pedagang di pasar tradisional Jakarta kesulitan mendapatkan pasokan Minyakita sehingga menjual produk tersebut jauh melampaui harga eceran tertinggi.

Suara.com - Menteri Perdagangan Budi Santoso buka suara soal meroketnya harga Minyakita belakangan ini. Menurutnya, hal itu terjadi karena stoknya yang memang terbatas.

Mendag Budi mengatakan, kondisi tersebut tidak bisa disamakan dengan kelangkaan minyak goreng secara keseluruhan di pasar. Pasokan minyak goreng disebut masih tersedia dalam berbagai jenis dan merek.

"Minyak goreng itu banyak. Coba cek, ya. Saya kemarin ke ritel modern. Enggak ada namanya minyak goreng itu langka, itu enggak ada. Karena orang melihat bukan minyak gorengnya, yang dilihat itu Minyakita, kan?" ujar Busan di Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Menurut Busan, Minyakita merupakan bagian dari kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) yang bersumber dari skema khusus, sehingga jumlahnya memang tidak sebesar minyak goreng komersial.

"Minyakita itu kan minyak DMO. Minyak DMO dari eksportir dari, jumlahnya terbatas. Jadi jangan menyampaikan kalau Minyakita enggak ada, itu bilangnya narasinya minyak goreng enggak ada. Ya," ucapnya.

Ia menilai, persepsi kelangkaan muncul karena Minyakita kerap dijadikan indikator utama oleh masyarakat dalam melihat harga dan ketersediaan minyak goreng.

"Jadi sekarang Minyakita itu jadi indikator tunggal untuk stabilisasi harga dan untuk pasokan. Ini di masyarakat begitu. Seolah-olah kalau Minyakita mahal, harga minyak goreng mahal. Kalau Minyakita enggak ada, langka," jelasnya.

Padahal, lanjutnya, di pasar masih tersedia berbagai pilihan minyak goreng lain, baik produk dengan harga setara maupun kategori premium.

"Lho padahal kan banyak. Ada minyak second brand, kita minta produsen membuat minyak second brand, minyak second brand ini pembandingnya Minyakita. Ya, jadi setara. Kemudian juga ada minyak premium. Coba cek saya kemarin ke ritel itu banyak banget minyak goreng," pungkasnya.

baca juga

Kelangkaan stok minyak goreng untuk rakyat, Minyakita mulai terjadi di berbagai pasar tradisional. Sekalipun tersedia, harganya melambung tinggi jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Salah satunya seperti yang terjadi di Pasar PSPT, Tebet Timur, Jakarta Selatan. Pantauan Suara.com pada Selasa (14/4/2026), produk Minyakita ukuran 1 liter tak bisa ditemukan di berbagai kios di pasar ini.

Salah satu pedagang bernama Tika menyebut Minyakita ukuran 2 liter sudah sulit dibeli di tingkat distributor. Bahkan di depan tokonya hanya terlihat adanya 2 dus kosong minyak program pemerintah itu.

"Susah dicari sekarang kalau Minyakita," ujar Tika saat ditemui Suara.com, Selasa (14/4/2026).

Tika mengatakan, harga Minyakita ukuran 2 liter dibanderol di kisaran Rp40 ribu. Padahal HET Minyakita 1 liter adalah Rp15.700 per liter. Artinya jika 2 liter harganya berkisar Rp31.400.

"Mahal ini (Minyakita) lagi tinggi. Harganya Rp40 ribu. Mending beli yang lain ini lebih bagus harganya Rp41.000. Ada juga ini (merek lain) Rp43.000. Nambah dikit (bayarnya) lebih bagus," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok

Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:04 WIB

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:31 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:41 WIB

Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen

Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:57 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×