Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
Produk UMKM perlu akses pasar agar naik kelas. [ist]
  • PT Perusahaan Perdagangan Indonesia memberikan pendanaan serta pembinaan strategis bagi mitra UMKM untuk meningkatkan daya saing usaha.
  • Kegiatan tersebut bertujuan memperluas jangkauan pasar dan mengevaluasi penggunaan dana agar pelaku UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan.
  • Forum ini diselenggarakan di Jakarta pada Kamis, 16 April 2026, sebagai upaya memperkuat peran UMKM dalam ekonomi nasional.

Suara.com - Peningkatkan kelas usaha, kecil, mikro dan kecil (UMKM) tidak hanya menyodorkan dana untuk meningkatkan kapasitas usaha. Tetapi, perluasan akses pasar juga sangat penting.

Dengan kata lain, UMKM akan percuma diguyur dana besar dan memiliki usaha yang besar, jika tidak pembelinya hanya itu-itu saja.

Hal ini yang dilakukan oleh BUMN sektor pangan, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang menggelar kegiatan sharing session dan pembinaan bagi mitra binaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan untuk memastikan pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan pendanaan, tetapi juga mampu berkembang dan memperluas jangkauan pasarnya.

Kepala Sekretariat Perusahaan dan TJSL PT PPI, Ira Berlianty Aziz, menegaskan pembinaan menjadi elemen penting dalam mendorong daya saing UMKM.

Junita Rany, pengidap Autoimun yang berhasil racik herbal jadi ladang cuan. [ist].
Pelaku UMKM perlu akses pasar untuk naik kelas. [ist].

"PPI tidak hanya hadir sebagai pemilik pendanaan, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendampingi pelaku usaha agar dapat berkembang secara berkelanjutan, memiliki daya saing, dan mampu naik kelas," ujarnya yang dikutip di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Selain memberikan pendampingan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memantau perkembangan usaha para mitra binaan. Evaluasi dilakukan secara berkala guna memastikan penggunaan dana berjalan efektif dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan usaha.

Tak hanya itu, forum ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi UMKM di lapangan. Dengan demikian, perusahaan dapat memberikan solusi yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

Melalui pendekatan tersebut, akses pasar bagi UMKM diharapkan semakin terbuka, sehingga pelaku usaha dapat meningkatkan skala bisnis dan memperluas jangkauan penjualan.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen PPI dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Dengan kombinasi antara pendanaan, pendampingan, dan pembukaan akses pasar, UMKM diharapkan mampu tumbuh lebih kuat, adaptif, dan kompetitif di tengah dinamika ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:05 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:45 WIB

Terkini

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:18 WIB

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:11 WIB

S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara

S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:09 WIB