Garuda Indonesia Bocorkan Penawaran Proposal Perdamaian Ke Kreditur, Ini Isinya

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Senin, 20 Desember 2021 | 13:24 WIB
Garuda Indonesia Bocorkan Penawaran Proposal Perdamaian Ke Kreditur, Ini Isinya
Ilustrasi Garuda Indonesia

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) telah menyiapkan proposal-proposal restrukturisasi yang akan ditawarkan kepada para kreditur dalam sidang lanjutan setelah perseroan ditetapkan status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Prasetio mengungkapkan, terdapat tiga proposal yang ditawarkan kreditur, pertama melalui penerbitan zero coupon bond, kedua penerbitan surat utang, dan ketiga penerbitan saham baru.

Adapun dalam proposal penerbitan saham baru dilakukan sesuai dengan aturan dari pasar modal, namun tidak terbatas pada ketentuan pasar modal.

"Selain itu, kita juga melakukan rekonsiliasi dan verifikasi terhadap utang secara offline yang nantinya akan disahkan sesuai jadwal PKPU," ujar Prasetio dalam paparan publik, Senin (20/12/2021).

Prasetio melanjutkan, sidang lanjutan pada pengurus PKPU akan diselenggarakan pada Selasa 21 Desember 2021 dan dimulai dengan rapat kreditur pertama. Sedangkan, batas akhir pengajuan tagihan bagi kreditur ditetapkan pada 5 Januari 2022.

Kemudian, rapat kreditur untuk verifikasi pajak dan pencocokan utang bakal dilaksanakan 19 Januari 2022. Selanjutnya, pada 20 Januari 2021 akan ada rapat pembahasan rencana perdamaian sekaligus rapat pemungutan suara atas proposal perdamaian dan usulan perpanjangan PKPU.

"Terakhir, sidang permusyawaratan majelis hakim putusan perkara dijadwalkan 21 Januari 2021," ucap dia.

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) resmi berada dalam status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang alias PKPU sementara.

Itu setelah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan tuntutan PKPU yang diajukan PT Mitra Buana Koorporindo (MBK) dalam sidang putusan, Kamis (9/12/2021).

baca juga

Dalam putusan PKPU, Garuda diminta mengajukan proposal restrukturisasi pembayaran utang terhadap Mitra Buana Koorporindo dalam 45 hari ke depan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, putusan ini justru menjadi fondasi yang penting bagi perusahaan yang saat ini tengah melaksanakan restrukturisasi dan memulihkan kinerja.

"Kami akan berkoordinasi dengan tim pengurus di bawah pengawasan hakim dan memastikan semua hal terkait berjalan sesuai hukum berlaku," ujar Irfan dalam konferensi persnya, Kamis sore.

Untuk informasi, Mitra Buana Koorporindo merupakan pihak yang ditunjuk Garuda guna melaksanakan penyediaan perangkat, deployment, dan manage service atas perangkat EUC Dom berdasarkan perjanjian.

Dalam tuntutan PKPU, Mitra Buana Koorporindo menjelaskan ada beberapa tagihan yang belum dibayar Garuda. Gugatan yang disampaikan mencapai Rp 4,16 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Telah Kurangi Lebih dari 2.000 Karyawan

Garuda Indonesia Telah Kurangi Lebih dari 2.000 Karyawan

Bisnis | Senin, 20 Desember 2021 | 12:57 WIB

Garuda Indonesia Bisa Kuras Keuangan BUMN Lain Jika Dimasukan ke Holding

Garuda Indonesia Bisa Kuras Keuangan BUMN Lain Jika Dimasukan ke Holding

Bisnis | Senin, 13 Desember 2021 | 15:49 WIB

Upaya Garuda Indonesia Keluar Dari Masalah Keuangan Mulai Temui Titik Terang

Upaya Garuda Indonesia Keluar Dari Masalah Keuangan Mulai Temui Titik Terang

Bisnis | Senin, 13 Desember 2021 | 11:53 WIB

Optimalkan GATF 2021, BNI Hadirkan Weekend Banking

Optimalkan GATF 2021, BNI Hadirkan Weekend Banking

Bisnis | Minggu, 12 Desember 2021 | 10:07 WIB

Kemenparekraf Apresiasi GATF Hybrid 2021 dari BNI dan Garuda Indonesia

Kemenparekraf Apresiasi GATF Hybrid 2021 dari BNI dan Garuda Indonesia

Bisnis | Minggu, 12 Desember 2021 | 09:58 WIB

Bos Garuda Indonesia Pakai Cara Ini untuk Tingkatkan Trafik Penumpang

Bos Garuda Indonesia Pakai Cara Ini untuk Tingkatkan Trafik Penumpang

Bisnis | Jum'at, 10 Desember 2021 | 20:21 WIB

Dirut Garuda Indonesia: PKPU Bukan Pailit Tapi Proses Negosiasi

Dirut Garuda Indonesia: PKPU Bukan Pailit Tapi Proses Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 10 Desember 2021 | 11:35 WIB

Terkini

BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter dan Ancaman Banjir Rob di Sejumlah Pesisir

BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter dan Ancaman Banjir Rob di Sejumlah Pesisir

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Tahan Beli Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2,55 Juta/Gram

Tahan Beli Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2,55 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas

Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas

Lampung | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur

Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Kain Tenun Sumba Gak Boleh Sembarang Dipotong, Desainer Terapkan Teknik Draperi

Kain Tenun Sumba Gak Boleh Sembarang Dipotong, Desainer Terapkan Teknik Draperi

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Review Paralyzed by Hope: The Maria Bamford Story, Tawa dan Luka Mental

Review Paralyzed by Hope: The Maria Bamford Story, Tawa dan Luka Mental

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Bahlil Bantah Berkonflik dengan Singapura

Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Bahlil Bantah Berkonflik dengan Singapura

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:23 WIB

IHSG Mulai Menguat Pagi Ini Menuju Level 5.400, Cek Saham TLKM

IHSG Mulai Menguat Pagi Ini Menuju Level 5.400, Cek Saham TLKM

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Jeon Do Yeon Diprediksi Masuk Nominasi Oscar Berkat Film Possible Love

Jeon Do Yeon Diprediksi Masuk Nominasi Oscar Berkat Film Possible Love

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:15 WIB

TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026

TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:06 WIB

×