Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Sri Mulyani Happy Neraca Dagang RI Surplus Meski Pandemi

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 21 Desember 2021 | 14:50 WIB
Sri Mulyani Happy Neraca Dagang RI Surplus Meski Pandemi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir 2 tahun ternyata membawa berkah bagi kondisi neraca dagang Indonesia, pasalnya selama pandemi neraca dagang selalu mencatatkan nilai surplus dan keluar dari zona defisit.

Kondisi ini pun membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati cukup senang, menurutnya kondisi surplus neraca dagang Indonesia saat ini mencatatkan angka terbaik sejak 14 tahun terakhir.

Sri Mulyani menjelaskan, surplus neraca perdagangan RI pada November 2021 mencapai USD3,5 miliar. Jika diakumulasikan sejak Januari-November 2021 neraca dagang sudah mencapai USD34,3 miliar.

"Ini adalah angka tertinggi dalam 14 tahun terakhir," kata Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita secara virtual,  Selasa (21/12/2021).

Yang lebih menyenangkan lagi buat Sri Mulyani adalah raihan nilai ekspor yang terus melejit, pada November 2021 lalu saja ekspor Indonesia mencatatkan nilai mencapai USD22,8 miliar tertinggi sejak tahun 2000.

"Artinya 21 tahun terakhir, angka ekspor itu adalah yang tertinggi. growth-nya pun sangat tinggi 49,7 persen year on year. Terutama tentu didorong dari ekspor non migas yang tumbuhnya bahkan mencapai mendekati 75 persen year on year," tambahnya.

Sementara dari sisi impor di November mencapai USD19,3 miliar. Impor itu tumbuh 52,6 persen dan didominasi oleh impor bahan mentah untuk produksi industri manufaktur di dalam negeri.

Modal kuat neraca dagang ini kata Sri Mulyani diharapkan jadi bekal baik bagi kondisi ekonomi Indonesia kedepan menghadapi tantangan ekonomi yang sangat tidak menentu.

"Ini adalah cerita positif dan kuat dari sisi neraca perdagangan yang tentu akan memberikan dampak penguatan pada saat Indonesia menghadapi kondisi environment global yang dinamis dan turbulen pada 2022," optimistis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Perawatan Pasien Covid Sudah Tembus Rp 49,6 Triliun

Klaim Perawatan Pasien Covid Sudah Tembus Rp 49,6 Triliun

Bisnis | Selasa, 21 Desember 2021 | 14:46 WIB

Tapering The Fed Bikin Merinding, Tapi Sri Mulyani Bilang Indonesia Masih Aman

Tapering The Fed Bikin Merinding, Tapi Sri Mulyani Bilang Indonesia Masih Aman

Bisnis | Selasa, 21 Desember 2021 | 14:39 WIB

Sejumlah Negara Terdampak Kebijakan Tapering The Fed Gegara Utang Hingga Inflasi

Sejumlah Negara Terdampak Kebijakan Tapering The Fed Gegara Utang Hingga Inflasi

Bisnis | Selasa, 21 Desember 2021 | 12:19 WIB

Terkini

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB