Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Begini Alasan Menko Luhut Ajak Mantan Bos Bukalapak Merapat ke Pemerintah

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Senin, 03 Januari 2022 | 20:20 WIB
Begini Alasan Menko Luhut Ajak Mantan Bos Bukalapak Merapat ke Pemerintah
Eks Direktur Utama Bukalapak Muhammad Rachmat Kaimuddin. [Antara]

Suara.com - Mantan Bos Bukalapak Rachmat Kaimuddin telah bergabung secara resmi ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) per Januari tahun 2022. 

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B Pandjaitan yang memperkenalkannya kepada publik melalui konferensi pers virtual pada Senin (03/01/2022). 

Dalam kesempatan itu, Menko Luhut mengapresiasi langkah dan niat baik Rachmat Kaimuddin untuk bergabung bersama pemerintah. 

"Betul, bahwa Saudara Rachmat Kaimuddin bergabung di Kemenko Marves. Beliau akan memberikan advice  secara langsung yang terkait dengan bidang technology and sustainability development," ujar Luhut  

Mantan Menkopolhukam ini menuturkan, kehadiran Rachmat Kaimuddin merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan kemanfaatan dan mendorong transformasi di bidang pembangunan dan teknologi Indonesia pada masa mendatang. 

Selain itu, Menko Luhut juga menyatakan, Rachmat Kaimuddin merupakan orang yang tepat untuk posisi tersebut karena rekam jejak yang penuh dengan prestasi di bidangnya.

Menko Luhut berharap Rachmat mampu memberikan inovasi, pemikiran, masukan yang tajam dan mendalam untuk seluruh program Kemenko Marves. 

"Adanya orang muda yang inovatif, kritis, dan mampu memberi ide yang mendukung program dari Presiden RI Joko Widodo, adalah orang yang dibutuhkan bangsa ini. Ini yang saya lihat dari Rachmat saat saya berkenalan dan mewawancarai dia secara langsung," ujarnya. 

Secara terpisah, Rachmat Kaimuddin menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk membantu dan bekerja bagi negara dalam mewujudkan berbagai inovasi dan cita-cita Indonesia, terutama dalam hal teknologi dan pembangunan berkelanjutan. 

"Ini kehormatan bagi saya untuk membantu Menko Luhut dan sekaligus bekerja bagi negara ini. Hal ini adalah sesuatu yang saya bayangkan sejak kecil, berkesempatan membantu negara. Saya berharap, saya bisa bekerja baik dan memberikan tenaga dan pikiran saya bagi negara ini," katanya. 

Perlu diketahui, sebelumnya Rachmat Kaimuddin merupakan Chief Executive Officer (CEO) PT Bukalapak.com Tbk. Rachmat bergabung dengan PT Bukalapak sejak tahun 2019.

Selama menjadi CEO PT Bukalapak, Rachmat sudah berhasil membuat PT Bukalapak masuk dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Agustus 2021. 

Rachmat juga memiliki latar belakang pendidikan yang impresif dengan memperoleh gelar Bachelor of Science dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Master of Business Administration dari Stanford University, California, Amerika Serikat, setelah dirinya menamatkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara,  Magelang, Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bergabung di Kementerian, Eks CEO Bukalapak: Bayangan Sejak Kecil

Bergabung di Kementerian, Eks CEO Bukalapak: Bayangan Sejak Kecil

News | Senin, 03 Januari 2022 | 16:32 WIB

Mundur Sebagai CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin Kini Jadi Anak Buah Luhut

Mundur Sebagai CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin Kini Jadi Anak Buah Luhut

News | Senin, 03 Januari 2022 | 15:16 WIB

Luhut Klaim Indonesia Jauh Lebih Siap Hadapi Omicron Dibandingkan Delta

Luhut Klaim Indonesia Jauh Lebih Siap Hadapi Omicron Dibandingkan Delta

News | Senin, 03 Januari 2022 | 14:17 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB