Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Arus Transportasi Naik Selama Nataru, Menhub Klaim Tak Ada Klaster Baru

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 04 Januari 2022 | 16:14 WIB
Arus Transportasi Naik Selama Nataru, Menhub Klaim Tak Ada Klaster Baru
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melihat kenaikan arus transportasi pada masa libur natal dan tahun baru 2022 (Nataru).

Ia mencatat, penumpang di setiap moda transportasi rata-rata mengalami kenaikan 10% pada masa libur nataru di mana kenaikan penumpang terbesar pada moda kereta api.

"Secara umum penumpang di semua sektor darat, laut, udara, penyeberangan, perkeretaapian mengalami peningkatan 10%. Yang paling banyak di sektor kereta api naik%," ujar Menhub dalam penutupan posko nataru Kemenhub, Selasa (4/1/2021).

Menhub melanjutkan, pada penumpang angkutan jalan mengalami kenaikan 25% pada libur nataru, kemudian moda transportasi udara juga mengalami kenaikan penumpang sebesar 10%. Selain itu, penumpang angkutan kapal penyeberangan hanya naik 1%.

"Justru, angkutan laut menurun 26 persen. Semua angka menunjukkan masyarakat tetap ingin pergi, tapi kita memberikan layanan yang baik," ucap dia.

Budi juga melihat pelaksanaan angkutan pada libur nataru tahun 2022 ini berjalan tanpa hambatan. Ia menyebut, infrastruktur yang dibangun pemerintah dimanfaatkan baik oleh masyarakat pada musim libur nataru tahun 2022.

"Kita memantau bahwa apa yang kita monitor dan dapat dilihat secara fakta selama pengendalian nataru ada hal-hal yang perlu diperhatikan dengan baik, bahwa tol Jawa dan Sumatera memberikan dampak positif bagi pergerakan menjadi lancar," beber dia.

Budi menambahkan, kelancaran moda angkutan ini juga berkat kerja sama antar pemangku kepentingan mulai dari TNI/Polri hingga operator transportasi umum.

"Kita melihat nataru ini berjalan lebih baik. Harapannya kita juga mampu untuk mensinkronkan kegiatan ini jadi kegiatan yang baik dan lebaran mendatang kita lebih siap dan kolaboratif," ucapnya.

baca juga

Menhub juga mengklaim tidak ada klaster penyebaran Covid-19 baru pada pelaksanaan angkutan libur natal dan tahun baru 2022 (nataru) kemarin.

Pasalnya, ia melihat adanya pengetatan aturan dari operator sebelum masyarakat membeli tiket angkutan transportasi. Selain itu, ia juga memastikan para penumpang juga taat protokol kesehatan (prokes) selama perjalanan.

"Terima kasih kepada masyarakat, kami mencatat bagi mereka yang pergi melaksanakan prokes dengan baik mulai dari menggunakan masker, jaga jarak, vaksinasi, melakukan antigen," ujar Menhub.

Selama nataru, tutur Menhub, petugas di lapangan juga mengawasi ketat prokes. Menurut dia, petugas di lapangan tidak ambil diam jika, masyarakat melanggar prokes saat perjalanan libur nataru.

"Kita juga pastikan, apa yang dilaksanakan kemarin harus mencegah penyebaran covid. Kami juga pastikan tidak ada klaster baru. Selama nataru kita lakukan pengawasan ketat. di satu minggu mendatang masih ada pergerakan mudik balik," ucap dia.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari Posko Pemantauan Kemenhub, dari tanggal 17 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 (H-8 s.d. H+8), terjadi peningkatan jumlah penumpang angkutan umum sebesar 10,71% jika dibandingkan dengan masa libur Nataru tahun lalu, yakni sebesar 5.303.161 penumpang menjadi sebesar 5.871.300 penumpang pada libur Nataru kali ini.

Adapun rinciannya sebagai berikut :

  • Pada angkutan bus, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 22,09% yaitu dari 775.751 penumpang menjadi 947.106 penumpang.
  • Pada angkutan penyeberangan, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 0,66% yaitu dari 1.509.233 penumpang menjadi 1.519.204 penumpang.
  • Pada angkutan udara, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 10,27% yaitu dari 2.001.836 penumpang menjadi 2.207.370 penumpang.
  • Pada angkutan laut, terdapat penurunan jumlah penumpang sebanyak 26,04% yaitu dari 475.838 penumpang menjadi 351.929 penumpang.
  • Pada angkutan kereta api, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 56,46% yaitu dari 540.503 penumpang menjadi 845.691 penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arus Balik Penumpang di Gilimanuk Sejak 1 Januari Capai 17 Ribu Orang

Arus Balik Penumpang di Gilimanuk Sejak 1 Januari Capai 17 Ribu Orang

Bali | Selasa, 04 Januari 2022 | 10:09 WIB

Evaluasi Nataru di Jateng, Ganjar: Kondisi Covid-19 Sudah Flat Bahkan Cenderung Melandai

Evaluasi Nataru di Jateng, Ganjar: Kondisi Covid-19 Sudah Flat Bahkan Cenderung Melandai

Jawa Tengah | Selasa, 04 Januari 2022 | 08:59 WIB

Wisatawan di Tanah Lot Capai 6 Ribu Orang Saat Momen Libur Nataru

Wisatawan di Tanah Lot Capai 6 Ribu Orang Saat Momen Libur Nataru

Bali | Senin, 03 Januari 2022 | 11:52 WIB

Terkini

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

Sibuk Bolak-Balik Jakarta-Bali, Ini Standar Hunian Nyaman dan Fungsional Versi Christian Sugiono

Sibuk Bolak-Balik Jakarta-Bali, Ini Standar Hunian Nyaman dan Fungsional Versi Christian Sugiono

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:11 WIB

Praktis Dibawa Berpergian! 4 Brightening Cleansing Wipes Buat Wajah Cerah

Praktis Dibawa Berpergian! 4 Brightening Cleansing Wipes Buat Wajah Cerah

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:10 WIB

Tanpa Pelantikan, Prabowo Resmi Angkat Kuntadi sebagai Jampidsus

Tanpa Pelantikan, Prabowo Resmi Angkat Kuntadi sebagai Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:08 WIB

7 Motor Kuat Nanjak dan Angkat Barang Berat tapi Irit Bensin, Harga 5 Jutaan

7 Motor Kuat Nanjak dan Angkat Barang Berat tapi Irit Bensin, Harga 5 Jutaan

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:07 WIB

Bisakah Label dan Pajak Karbon pada Pangan Tekan Emisi Tanpa Bebani Konsumen? Peneliti Ungkap Ini

Bisakah Label dan Pajak Karbon pada Pangan Tekan Emisi Tanpa Bebani Konsumen? Peneliti Ungkap Ini

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:05 WIB

4 Ide OOTD Romantic Soft Girl ala A-na Hearts2Hearts yang Super Gemas!

4 Ide OOTD Romantic Soft Girl ala A-na Hearts2Hearts yang Super Gemas!

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:00 WIB

Purbaya Tegaskan Kebijakan Layer Tarif Cukai Rokok Berlaku Tahun Ini, Tinggal Tunggu DPR

Purbaya Tegaskan Kebijakan Layer Tarif Cukai Rokok Berlaku Tahun Ini, Tinggal Tunggu DPR

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:56 WIB

×