Epidemiolog Sebut Varian Omicron Picu Gelombang Ketiga, Pemerintah Siap?

Erick Tanjung, Achmad Fauzi

Minggu, 09 Januari 2022 | 21:12 WIB
Epidemiolog Sebut Varian Omicron Picu Gelombang Ketiga, Pemerintah Siap?
Ketua Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPPEN) Airlangga Hartarto. (Suara.com/Muslimin).

Suara.com - Para epidemiolog memprediksi gelombang ketiga melanda Indonesia akibat Covid-19 varian omicron. Salah satunya, Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan laju penyebaran Covid-19 varian omicron akan kembali merebak.

Lantas, apakah pemerintah telah siap hadapi gelombang ketiga varian omicron ini?

Ketua Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPPEN) Airlangga Hartarto memastikan pemerintah telah mempersiapkan langkah-langkah untuk menghadapi gelombang ketiga penyebaran Covid-19 varian omicron.

"Karena itu kebijakan pemerintah tetap menjaga 13 negara, mungkin ditambah 2 negara lain itu kita tetap karantina 10 hari, itu keputusan hari ini. Sementara negara lain kita karantina 7 hari," kata Airlangga seperti dikutip dalam Crosscheck Medcom, Minggu (9/1/2022).

"Kenapa 7 hari dan 10 hari, karena kita lihat dari kasus yang ada dari Afrika Selatan, Amerika rata-rata 3 hari, sehingga 7 hari dianggap sudah dua siklus terhadap omicron," tambah dia.

Menko Perekonomian ini melanjutkan, pemerintah juga terus melakukan pengetesan dan pelacakan terhadap pihak-pihak yang diduga terpapar varian omicron.

"Dipersiapkan fasilitas kesehatan seandainya gelombang ketiga ini muncul, sehingga tentunya rumah sakit yang menangani ini yang 20 persen sudah dipersiapkan, disiapkan terkait dengan oxygen generator. Disiapkan berbagai obat obatan salah satunya monoviravir yang masuk hari ini," ucap dia.

Airlangga meyakini, dengan cara ini gelombang ketiga akibat varian omicron bisa ditangani dengan baik. Apalagi, tambah dia, masyarakat Indonesia termasuk yang disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

"Jadi tentu langkah kesehatan tetap dijalankan dan prokes, yang membedakan kita dengan yang lain. Alhamdulillah masyarakat kita dengan PPKM, kita lebih disiplin dibandingkan negara lain, ditambah lagi kita negara tropis tentu beda dengan negara 4 musim," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Masker Kain Tidak Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Ahli: Masker Kain Tidak Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 20:47 WIB

RSUD Al Ihsan Baleendah Dikabarkan Rawat Pasien Omicron, Wadir: Masih Dicurigai

RSUD Al Ihsan Baleendah Dikabarkan Rawat Pasien Omicron, Wadir: Masih Dicurigai

Jabar | Minggu, 09 Januari 2022 | 19:42 WIB

Gejalanya Ringan, Mungkinkah Varian Omicron Ini Sebabkan Long Covid-19?

Gejalanya Ringan, Mungkinkah Varian Omicron Ini Sebabkan Long Covid-19?

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 18:01 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×