Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Epidemiolog Sebut Varian Omicron Picu Gelombang Ketiga, Pemerintah Siap?

Erick Tanjung, Achmad Fauzi

Minggu, 09 Januari 2022 | 21:12 WIB
Epidemiolog Sebut Varian Omicron Picu Gelombang Ketiga, Pemerintah Siap?
Ketua Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPPEN) Airlangga Hartarto. (Suara.com/Muslimin).

Suara.com - Para epidemiolog memprediksi gelombang ketiga melanda Indonesia akibat Covid-19 varian omicron. Salah satunya, Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan laju penyebaran Covid-19 varian omicron akan kembali merebak.

Lantas, apakah pemerintah telah siap hadapi gelombang ketiga varian omicron ini?

Ketua Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPPEN) Airlangga Hartarto memastikan pemerintah telah mempersiapkan langkah-langkah untuk menghadapi gelombang ketiga penyebaran Covid-19 varian omicron.

"Karena itu kebijakan pemerintah tetap menjaga 13 negara, mungkin ditambah 2 negara lain itu kita tetap karantina 10 hari, itu keputusan hari ini. Sementara negara lain kita karantina 7 hari," kata Airlangga seperti dikutip dalam Crosscheck Medcom, Minggu (9/1/2022).

"Kenapa 7 hari dan 10 hari, karena kita lihat dari kasus yang ada dari Afrika Selatan, Amerika rata-rata 3 hari, sehingga 7 hari dianggap sudah dua siklus terhadap omicron," tambah dia.

Menko Perekonomian ini melanjutkan, pemerintah juga terus melakukan pengetesan dan pelacakan terhadap pihak-pihak yang diduga terpapar varian omicron.

"Dipersiapkan fasilitas kesehatan seandainya gelombang ketiga ini muncul, sehingga tentunya rumah sakit yang menangani ini yang 20 persen sudah dipersiapkan, disiapkan terkait dengan oxygen generator. Disiapkan berbagai obat obatan salah satunya monoviravir yang masuk hari ini," ucap dia.

Airlangga meyakini, dengan cara ini gelombang ketiga akibat varian omicron bisa ditangani dengan baik. Apalagi, tambah dia, masyarakat Indonesia termasuk yang disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

"Jadi tentu langkah kesehatan tetap dijalankan dan prokes, yang membedakan kita dengan yang lain. Alhamdulillah masyarakat kita dengan PPKM, kita lebih disiplin dibandingkan negara lain, ditambah lagi kita negara tropis tentu beda dengan negara 4 musim," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Masker Kain Tidak Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Ahli: Masker Kain Tidak Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 20:47 WIB

RSUD Al Ihsan Baleendah Dikabarkan Rawat Pasien Omicron, Wadir: Masih Dicurigai

RSUD Al Ihsan Baleendah Dikabarkan Rawat Pasien Omicron, Wadir: Masih Dicurigai

Jabar | Minggu, 09 Januari 2022 | 19:42 WIB

Gejalanya Ringan, Mungkinkah Varian Omicron Ini Sebabkan Long Covid-19?

Gejalanya Ringan, Mungkinkah Varian Omicron Ini Sebabkan Long Covid-19?

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 18:01 WIB

Terkini

Airlangga Ungkap Biang Kerok Neraca Dagang Sempat Defisit, Impor BBM Jadi Pemicu

Airlangga Ungkap Biang Kerok Neraca Dagang Sempat Defisit, Impor BBM Jadi Pemicu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:38 WIB

Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan

Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:04 WIB

Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang, Apa Kata Raffi dan Nagita Slavina?

Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang, Apa Kata Raffi dan Nagita Slavina?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:33 WIB

Butuh 2,5 Juta Ton Per Tahun untuk B50, Pemerintah Bangun Pabrik Metanol

Butuh 2,5 Juta Ton Per Tahun untuk B50, Pemerintah Bangun Pabrik Metanol

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:14 WIB

Berapa Harga 1 Kg Emas Batangan? Segini Nilainya Per 10 Juli 2026

Berapa Harga 1 Kg Emas Batangan? Segini Nilainya Per 10 Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:33 WIB

Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran

Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:29 WIB

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:15 WIB

Sosok Aisyah Zakkiyah, Komisaris BUMN Viral Diduga Keluarga Menteri PU

Sosok Aisyah Zakkiyah, Komisaris BUMN Viral Diduga Keluarga Menteri PU

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:11 WIB

Selat Hormuz Masih Tersendat, Tren Harga Minyak Pekan Ini Tetap Menguat

Selat Hormuz Masih Tersendat, Tren Harga Minyak Pekan Ini Tetap Menguat

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:07 WIB

Rachmat Gobel dalam Kenangan Dasco: Dia Pengusaha Nasionalis dan Teman Seperjuangan

Rachmat Gobel dalam Kenangan Dasco: Dia Pengusaha Nasionalis dan Teman Seperjuangan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:48 WIB

×