Kinerja Neraca Dagang Moncer, Kemenkeu: Harus Tetap Waspada

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 18 Januari 2022 | 10:31 WIB
Kinerja Neraca Dagang Moncer, Kemenkeu: Harus Tetap Waspada
Ilustrasi Pemulihan Ekonomi Nasional (Shutterstock)

Suara.com - Momentum pemulihan ekonomi Indonesia terus terjaga, terlihat dari nilai neraca perdagangan yang kembali mencatatkan surplus.

Meski begitu Kepala Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu mengatakan pemerintah tetap waspada terhadap berbagai risiko yang ada, termasuk penyebaran varian Omicron.

"Untuk itu, melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Pemerintah terus berupaya keras melakukan penguatan efektivitas penanganan kesehatan, perlindungan sosial dan dukungan pada sektor usaha untuk menjaga momentum dan keberlanjutan pemulihan ekonomi," kata Febrio dalam keterangan persnya, Selasa (18/1/2022).

Selain itu kata Febrio percepatan vaksinasi menuju terciptanya kekebalan komunal juga terus dilakukan sekaligus dengan penyediaan booster melalui APBN untuk melindungi seluruh masyarakat agar aktifitas ekonomi terus dapat bergerak.

Asal tahu saja, surplus neraca perdagangan pada Desember 2021 tercatat USD1,02 miliar. Meskipun mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, surplus neraca perdagangan Desember 2021 menandai tren surplus selama 20 bulan berturut-turut.

Penurunan surplus pada Desember disebabkan oleh impor yang menguat, terutama karena naiknya permintaan domestik sejalan dengan tren menguatnya aktifitas ekonomi domestik.

"Kinerja neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun 2021, jauh lebih baik dibandingkan tahun 2020. Bahkan, secara komulatif Januari – Desember yang mencapai USD35,34 miliar, merupakan angka tertinggi selama lebih dari satu dekade terakhir. Aktivitas ekonomi global dan domestik yang membaik, harga komoditas global yang masih relatif tinggi, juga turut menyumbang perbaikan kinerja neraca perdagangan di sepanjang tahun 2021," katanya.

Ekspor Indonesia pada Desember 2021 tercatat sebesar USD22,38 miliar, tumbuh tinggi dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya 35,3 persen. Sepanjang tahun 2021, ekspor meningkat tajam sebesar 41,8 persen.

Di sisi lain, impor indonesia tercatat USD21,36 miliar, kembali meningkat dibandingkan bulan sebelumnya dan tumbuh cukup tinggi 47,9 persem dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

baca juga

Secara kumulatif atau sepanjang tahun 2021, impor juga tumbuh sebesar 38,6 persen dengan mencatatkan nilai USD196,20 miliar, angka yang sudah melebihi kumulatif impor di tahun 2020. Impor di tahun 2022 diperkirakan semakin menguat dalam rangka mendukung aktivitas domestik yang semakin menguat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2021 Surplus Neraca Dagang 35,34 Miliar Dolar AS, Menko Airlangga: Tertinggi 15 Tahun Terakhir

2021 Surplus Neraca Dagang 35,34 Miliar Dolar AS, Menko Airlangga: Tertinggi 15 Tahun Terakhir

Bisnis | Selasa, 18 Januari 2022 | 10:08 WIB

Sepanjang 2021, Neraca Dagang Indonesia Cetak Surplus 35,34 Miliar Dolar AS

Sepanjang 2021, Neraca Dagang Indonesia Cetak Surplus 35,34 Miliar Dolar AS

Bisnis | Senin, 17 Januari 2022 | 13:24 WIB

BRI Terapkan Digitalisasi untuk Salurkan Kredit agar Lebih Efisien

BRI Terapkan Digitalisasi untuk Salurkan Kredit agar Lebih Efisien

Batam | Sabtu, 15 Januari 2022 | 23:30 WIB

Terkini

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

×