Enesis Group Catatkan Double Digit Growth di 2021

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:52 WIB
Enesis Group Catatkan Double Digit Growth di 2021
Chief Sales and Marketing Officer Enesis Group, Ryan Tirta Yudhistira. (Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Meskipun 2021 perekonomian masih dibayang-bayangi dengan ketidakpastian, Enesis Group berhasil membawa performa perseroan tumbuh lebih baik. Hingga Desember 2021, Enesis Grup mencatatkan pertumbuhan pendapatan hingga double digit.

Chief Sales and Marketing Officer Enesis Group, Ryan Tirta Yudhistira mengatakan, ada lima hal yang sudah dilakukan sehingga perseroan bisa tumbuh double digit. Pertama, menggenjot program CSR (Corporate Social Responsibility) seperti membagi-bagikan healthy kit kepada masyarakat. Healthy kit itu berisi produk-produk kesehatan seperti antis, aminuzer, soffell, adem sari, herbal, dan lain sebagainya.

Enesis Group menggandeng Tokopedia, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), PT Angkasa Pura, MRT, Kereta Commuter Indonesia serta maskapai penerbangan Citilink untuk membagikan healthy kit. Sektor pariwisata dan perhubungan menjadi fokus Enesis Group lantaran begitu Covid-19 mewabah di Indonesia, nyaris semua orang takut untuk bepergian menggunakan transportasi umum.

"Nah kita berikan healthy kit itu dengan harapan masyarakat Indonesia bisa menggunakannya dan bisa terhindar dari Covid-19. Program ini sebenarnya sudah dimulai sebelum pandemi, tapi waktu pandemi mulai mewabah pada Maret 2020, itu semakin digalakkan lagi," tutur Ryan dalam Media Gathering yang diselenggarakan di The Terace Senayan pada Rabu, (19/1/2022).

Kedua, Enesis Group aktif terlibat di program-program pemerintah dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah program vaksinasi. Berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Enesis Group menggelar sentra vaksinasi Covid-19 di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur pada 21 Juni-8 Juli 2021.

Chief Sales and Marketing Officer Enesis Group, Ryan Tirta Yudhistira berfoto bersama brand manager Enesis Group. (Restu Fadilah/Suara.com)
Chief Sales and Marketing Officer Enesis Group, Ryan Tirta Yudhistira berfoto bersama brand manager Enesis Group. (Restu Fadilah/Suara.com)

"Kemudian kami juga bekerjasama dengan Kemenpar untuk memberikan vaksinasi kepada pekerja di sektor wisata," imbuhnya.

Ketiga, konsisten menjaga kualitas produk. Menurut Ryan, menjaga kualitas produk adalah elemen utama yang perlu dilakukan oleh Perseroan. Sebab, produk berkualitas membuat perseroan tetap bisa tumbuh di tengah sengitnya persaingan. Contohnya produk Hand Sanitizer bermerek Antis. Salah satu brand Enesis Group ini bisa mempertahankan eksistensinya sejak 1999 hingga sekarang. Bahkan, Antis kini bisa menjadi pionir untuk produk Hand Sanitizer dengan market share 70%.

"Walaupun semenjak Covid-19 ada 30 brand masuk ikut-ikutan dan banyak yang banting-banting harga. Kita percaya yang namanya konsistensi dan inovasi itu outputnya tidak dalam 1-2 tahun tapi dalam 5-15 tahun. Itu kenapa sampai saat ini Antis masih dipercaya oleh masyarakat Indonesia," katanya.

Keempat memperluas market ke ranah digital. Kata Ryan, e-commerce saat ini menjadi salah satu media jual-beli yang paling sering digunakan. Tak hanya menguntungkan para pembeli, e-commerce juga sangat memudahkan para penjual. Dengan memanfaatkan platform e-commerce, perseroan dapat memperoleh jangkauan konsumen yang lebih besar. Melihat hal tersebut, Enesis Grup pun masuk ke pasar online.

"Waktu pandemi masuk Indonesia, mini market tutup. Bahkan tidak boleh buka sampai malam. Jam 18.00, Indomaret-Alfamart harus sudah disuruh tutup, pasar juga bukanya cuma setengah hari. Kita melihat akses masyarakat Indonesia untuk mendapatkan produk kesehatan harus tetap dijaga, makanya kita melakukan kerjasama dengan e-commerce," katanya.

Selain itu, Enesis Group juga memanfaatkan channel business to business (B2B) untuk mempertahankan bisnisnya di masa Pandemi Covid-19.

"Kami kami datang langsung ke pemilik perusahaan, mal, restoran untuk menawarkan produk-produk yang berhubungan dengan kesehatan. Makanya sekarang banyak hotel-hotel yang sudah menggunakan produk-produk kita. Itu hasil channel B2B yang mulai diseriuskan di awal 2021. Channel B2B ini berkontribusi 10% dari total pendapatan Enesis Group," katanya.

Terakhir yang dilakukan perusahaan adalah mengoptimalkan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya menggunakan produk-produk kesehatan melalui media massa, elektronik pun cetak. Menurutnya publikasi yang tersampaikan dengan baik di media massa tentang produk-produk kesehatan memiliki peranan yang penting untuk kemajuan bisnis perseroan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enesis Group Terus Lakukan Penetrasi Pasar untuk Dongkrak Penjualan

Enesis Group Terus Lakukan Penetrasi Pasar untuk Dongkrak Penjualan

Bisnis | Kamis, 07 Oktober 2021 | 05:44 WIB

Antis dan Tiket.com Dukung Program CHSE untuk Bangkitkan Industri Pariwisata

Antis dan Tiket.com Dukung Program CHSE untuk Bangkitkan Industri Pariwisata

Bisnis | Sabtu, 04 September 2021 | 06:58 WIB

Penumpang KRL Dapat Hand Sanitizer Gratis Aroma Pisang di Stasiun Bogor dan Tanah Abang

Penumpang KRL Dapat Hand Sanitizer Gratis Aroma Pisang di Stasiun Bogor dan Tanah Abang

Bisnis | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 07:05 WIB

Mahasiswa Upgris Produksi Hand Sanitizer untuk Bantu Atasi Pandemi

Mahasiswa Upgris Produksi Hand Sanitizer untuk Bantu Atasi Pandemi

Bisnis | Kamis, 29 Juli 2021 | 21:20 WIB

Kepulauan Seribu Dapat Bantuan 80.000 Masker dan 80 Jerigen Hand Sanitizer

Kepulauan Seribu Dapat Bantuan 80.000 Masker dan 80 Jerigen Hand Sanitizer

News | Senin, 26 Juli 2021 | 11:29 WIB

USU Produksi Hand Sanitizer yang Lebih Stabil dan Efektif

USU Produksi Hand Sanitizer yang Lebih Stabil dan Efektif

Sumut | Jum'at, 28 Mei 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB