Teladan Prima Agro Dorong Transformasi di Industri Kelapa Sawit

Iwan Supriyatna

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:17 WIB
Teladan Prima Agro Dorong Transformasi di Industri Kelapa Sawit
Perkebunan kelapa sawit di Indonesia. [perkebunan.litbang.pertanian.go.id]

Suara.com - Direktur Utama PT Teladan Prima Agro (TPA), Wishnu Wardhana, menyampaikan visinya tentang bagaimana perusahaan kelapa sawit yang bertanggung jawab dapat meningkatkan efisiensi produksi secara berkelanjutan untuk pengembangan industri secara jangka panjang.

Wishnu memaparkan inisiatif TPA yang telah menerapkan Internet of Things (IoT) sebagai inovasi dalam pengelolaan operasional usahanya di Kalimantan Timur.

Dengan lahan konsesi seluas lebih dari 60.000 hektar, TPA memiliki cakupan skala yang memadai dan menguntungkan bagi langkah-langkah pengembangan usaha melalui berbagai pendekatan inovatif.

“TPA memiliki luas lahan yang ideal secara skala, tidak menuntut perubahan yang rumit dan berbiaya tinggi serta pendekatan inovatif yang kami lakukan dapat diuji secara komprehensif,” kata Wishnu ditulis Kamis (20/1/2022).

Mulai beroperasi sejak tahun 2004, TPA menerapkan teknologi untuk operasional usaha pengelolaan perkebunan dan pabrik kelapa sawit.

“Banyak industri seperti perbankan, layanan kesehatan dan transportasi telah mengalami disrupsi dan secara keseluruhan mereka kemudian bertransformasi melalui teknologi digital. Kami juga mulai menerapkan pendekatan inovatif berupa 'precision agriculture' pada konsesi TPA. Inisiatif ini memungkinkan TPA untuk mengeksplorasi langkah efisiensi lebih lanjut dalam proses produksi kami sekaligus mengurangi beban kegiatan usaha kami terhadap lingkungan,” kata Wishnu, yang telah terjun dalam industri kelapa sawit sejak tahun 2004. 

Salah satu contoh precision agriculture terletak pada penggunaan pupuk, yang merupakan faktor utama untuk mencapai hasil produksi yang lebih tinggi. Pemakaian pupuk yang tidak tepat baik secara kualitas dan kuantitas, bukan hanya merupakan suatu pemborosan namun juga menyebabkan bahaya terhadap lingkungan.

Dalam visinya, Wishnu menugaskan para manajer untuk mengumpulkan dan melacak informasi tentang kondisi tanah secara rinci, tidak berdasarkan pada ukuran per blok atau per hektar tetapi sampai ke titik pohon per pohon kelapa sawit di perkebunan.

Drone yang menggunakan Geographic Information System (GIS) dan navigasi satelit akan memberikan informasi mengenai jenis dan jumlah pupuk yang tepat dan dibutuhkan masing-masing pohon tersebut secara akurat.

baca juga

Selain itu teknologi tersebut dapat mengidentifikasi penyakit, tingkat kesuburan dari masing-masing tanaman, memprediksi cuaca, mengetahui tingkat air di dalam tanah dan memprediksi produksi kebun secara berkala.

Hal ini memberikan manfaat terhadap lingkungan dan memberikan TPA kemampuan untuk mengoptimalkan produksi yang berkelanjutan. Proses identifikasi dan monitoring ini sering dikatakan sebagai remote sensing, atau kemampuan untuk mengetahui karakteristik fisik area menggunakan refleksi dan radiasi yang dipancarkan dari jarak jauh.

Pendekatan progresif ini dibangun berdasarkan big data dan algoritma yang memberikan arus informasi terperinci secara real-time dan dapat diakses oleh para manajer.

Tim operasional TPA memiliki pengalaman puluhan tahun di Kalimantan Timur, yang merupakan lokasi keseluruhan konsesi TPA, sehingga mereka dapat menafsirkan data dan menarik kesimpulan yang tepat untuk melandasi pengambilan keputusan bisnis secara efektif.

“Suksesnya masa depan industri kelapa sawit bergantung pada pemanfaatan inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Ini akan mengurangi kebutuhan perluasan areal kegiatan usaha kelapa sawit karena perusahaan dapat meraih hasil lebih banyak dari jumlah lahan yang ada, dan dikelola secara berkelanjutan. Industri kelapa sawit memerlukan transformasi dengan menerapkan aspek transparansi sehingga para pemangku kepentingan yang berada di Samarinda, di Jakarta, dan dimanapun, semua dapat melihat bagaimana kami mengelola kegiatan operasi kami dari sisi agro-ekologi (agro-ecological), sosio-teritorial (socio-territorial), dan skala ekonomi (economic scale). Hal ini hanya dapat dicapai melalui langkah adopsi digitalisasi operasi kami secara rinci dan menyeluruh, dimana kami melakukan pengukuran terhadap semua aspek terkait.” papar Whisnu.

Salah satu prinsip manajemen bisnis yang dikenal luas adalah bahwa "apa yang dapat diukur secara akurat, dapat dikelola dengan baik." Wishnu sangat menghargai nilai setiap data yang ada dan sekarang TPA memiliki teknologi serta peralatan yang tepat guna untuk mengumpulkan, memproses, dan menganalisis seluruh data dari lapangan, pabrik, dan lingkungan masyarakat sekitar pada tingkat dan dalam skala yang belum pernah digunakan sebelumnya.

Sesuai makna yang terkandung dalam namanya, Teladan Prima Agro senantiasa berusaha menanamkan nilai-nilai ‘keteladanan’ dalam menjalankan semua aksi usahanya, baik melalui peningkatan cara-cara yang sudah digunakan industri selama ini maupun melalui penerapan metode yang lebih modern.

“Kami bangga dan senantiasa terpacu untuk menegakkan filosofi dan prinsip keteladanan kami ke dalam tindakan nyata aksi usaha kami. Setiap menyebut nama Teladan Prima Agro, kami diingatkan mengenai siapa kami dan nilai-nilai apa yang kami junjung tinggi,” kata Wishnu Wardhana.

Komitmen mendalam Perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan dalam penggunaan lahan dan sumber daya alam secara bertanggung jawab mendapatkan pengakuan di forum Konferensi Perubahan Iklim PBB (UNCCC) di Glasgow, Skotlandia.

Pada konferensi COP26 Desember 2021 lalu, Gubernur Kalimantan Timur dan Bupati Berau menyampaikan pemaparan mereka dengan mengacu pada operasi usaha anak perusahaan TPA, yaitu PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation, yang telah sejak lama bekerja sama dengan pemerintah menerapkan best practice pengelolaan areal lahan dengan nilai konservasi tinggi atau High Conservation Value.

Semua wilayah konsesi TPA menerapkan praktik “tanpa pembakaran” serta praktik-praktik asas keberlanjutan mendasar lainnya.

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, TPA menjadikan kepekaan terhadap lingkungan dan masyarakat sebagai komponen utama dalam setiap proses kerja serta pengambilan keputusan.

Fokus TPA dalam membangun industri kelapa sawit berkualitas baik dan bernilai keberlanjutan yang tinggi dituangkan dalam 11 poin Kebijakan Sawit Lestari.

Kebijakan ini dirumuskan berdasarkan misi utama perusahaan yaitu membangun agribisnis yang berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan; menyediakan produk berkualitas terbaik; dan memberikan nilai tertinggi bagi seluruh pemangku kepentingan melalui inovasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganti Minyak Goreng Biasa ke Zaitun Demi Cegah Penyakit, Mitos atau Fakta?

Ganti Minyak Goreng Biasa ke Zaitun Demi Cegah Penyakit, Mitos atau Fakta?

Your Say | Kamis, 20 Januari 2022 | 12:04 WIB

Produsen CPO Wajib Setoran ke Pabrik Minyak Goreng Dalam Negeri Sebelum Diekspor

Produsen CPO Wajib Setoran ke Pabrik Minyak Goreng Dalam Negeri Sebelum Diekspor

Bisnis | Rabu, 19 Januari 2022 | 12:37 WIB

Biar Pasokan Bahan Baku Minyak Goreng Aman, Pemerintah Berwacana Larang Terbatas Ekspor CPO

Biar Pasokan Bahan Baku Minyak Goreng Aman, Pemerintah Berwacana Larang Terbatas Ekspor CPO

Bisnis | Selasa, 18 Januari 2022 | 17:35 WIB

Terkini

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

×