Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bulog Tak Dimasukan ke Holding BUMN Pangan, Erick Thohir Ungkap Alasannya

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:33 WIB
Bulog Tak Dimasukan ke Holding BUMN Pangan, Erick Thohir Ungkap Alasannya
Menteri BUMN Erick Thohir.[Instagram]

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan alasan Perum Bulog tidak masuk ke dalam Holding BUMN Pangan atau ID Food. Padahal, sektor bisnis yang dijalani Bulog sama dengan Holding BUMN Pangan.

Menurut Erick, dirinya sengaja tidak memasukkan Perum Bulog ke dalam Holding Pangan. Karena, jelas dia, misi Perum Bulog yaitu stabilitator harga-harga pangan.

"Bulog mengintervensi ketika ada harga naik, lalu Bulog bisa membeli barangnya dengan nilai tertentu dan itu dimasukan ke cold storage atau pergudangan supaya menjaga stabilitas harga pangan," ujar Erick dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (25/1/2022).

Di sisi lain, tutur dia, Holding BUMN Pangan akan berfokus untuk menciptakan pasar-pasar baru bagi produk-produk pangan. Misalnya, Erick mencontohkan, mergernya Perinus dan Perindo justru membantu nelayan untuk memasarkan produk-produk perikanan.

"Kemarin kita uji coba untuk gurita, gurita itu sekarang dari Perinus-Perindo di bawah manajemen yang baru sudah bisa di-upgrading guritanya di standarisasi maksudnya dengan size yang bener, lalu di steam, lalu di vakum, dan ini kita kirim sekarang ke banyak negara luar negeri," ucap dia.

Selain itu, Mantan Bos Klub Inter Milan ini menambahkan, kolaborasi itu juga terjadi oleh Sang Hyang Seri yang dimergerkan dengan Pertani di mana membantu petani untuk menciptakan beras premium yang bisa dikirim ke luar negeri.

"Hal-hal ini kita coba lakukan apa jadi peran dari pada pangan kita ini menjadi off taker tidak lagi justru menyaingi para nelayan, petani, peternak yang ada di bawah," imbuh dia.

Untuk diketahui, Kementerian Badan Usaha Milik Negara resmi menyerahkan saham lima perseroan bidang pangan kepada PT Rajawali Nusantara Indonesia atau RNI, yang menandai terbentuknya holding BUMN pangan.

Kelima BUMN Pangan yang dimaksud ialah PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, PT Perikanan Indonesia, PT Berdikari, dan, PT Garam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harus Lobi 35 Lessor Supaya Pembayaran Utang Garuda Indonesia Bisa Ditunda

Harus Lobi 35 Lessor Supaya Pembayaran Utang Garuda Indonesia Bisa Ditunda

Bisnis | Selasa, 25 Januari 2022 | 15:29 WIB

Stok Minyak Goreng di Bulog Cabang Bandung Kosong

Stok Minyak Goreng di Bulog Cabang Bandung Kosong

Jabar | Senin, 24 Januari 2022 | 17:28 WIB

Bulog Nusa Tenggara Timur Jual Minyak Goreng Harga Rp14 Ribu Per Liter

Bulog Nusa Tenggara Timur Jual Minyak Goreng Harga Rp14 Ribu Per Liter

Sulsel | Senin, 24 Januari 2022 | 09:36 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB