Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Wamenkeu Suahasil Nazara Ingatkan Pengusaha soal Hilirisasi Tambang: Kalau Bisa Kita Proses di Dalam Negeri

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:31 WIB
Wamenkeu Suahasil Nazara Ingatkan Pengusaha soal Hilirisasi Tambang: Kalau Bisa Kita Proses di Dalam Negeri
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyatakan pemerintah tidak melupakan reform dalam jangka menengah panjang, meskipun saat ini berfokus menangani Pandemi Covid-19 dalam jangka pendek.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam agenda Indonesia Economic Outlook pada Selasa (25/1/2022).

"Yang pertama adalah yang namanya transformasi ekonomi kita tidak boleh berhenti, meskipun kita lagi dalam pandemi," ujarnya.

Suahazil menjelaskan, transformasi ekonomi, seperti hilirisasi sumber daya alam (SDA), perlu untuk terus dilakukan guna meningkatkan nilai tambah dari pengolahan hasil SDA di Indonesia, sekaligus mendukung pengembangan sektor-sektor industri lainnya di dalam negeri.

"Kita bisa ekspor sumber daya alam setelah kita ambil, tapi tidak boleh kita lupakan. Kalau bisa, kita proses lebih lanjut di dalam negeri," katanya.

Sementara di sisi lain, penciptaan lapangan kerja juga menjadi hal yang paling penting di dalam proses pemulihan ekonomi.

Maka dari itu, pemerintah menyusun Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang mengatur berbagai macam sektor sehingga dapat memangkas berbagai regulasi yang tumpang tindih terkait perizinan berusaha, serta menciptakan lapangan kerja baru dengan tetap memberikan perlindungan dan kemudahan bagi UMKM dan koperasi.

"Saya yakin teman-teman pengusaha muda akan sangat penting untuk mendalami apa saja yang ada di dalam UU Ciptaker dan mendapatkan manfaat langsung, baik dari perizinan yang lebih mudah maupun tata kelola pemerintah yang lebih solid," ujarnya.

Selain hilirisasi dan penciptaan lapangan kerja, agenda masa depan Indonesia adalah sustainability dalam rangka strategi pencapaian net zero emission (NZE) untuk mendukung ekonomi hijau.

baca juga

"Nilai ekonomi karbon adalah bagian dari ekonomi hijau yang cita-cita kita adalah net zero emission paling lambat 2060," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Mulai Pulih, Pengusaha Diminta Cepat Lakukan Ekspansi Bisnis

Ekonomi Mulai Pulih, Pengusaha Diminta Cepat Lakukan Ekspansi Bisnis

Bisnis | Selasa, 25 Januari 2022 | 18:57 WIB

Wamenkeu Ajak Pengusaha Berutang, Karena Berutang Itu Sehat

Wamenkeu Ajak Pengusaha Berutang, Karena Berutang Itu Sehat

Bisnis | Selasa, 25 Januari 2022 | 15:22 WIB

Wamenkeu Sebut Kasus Covid Bakal Naik Lagi, Kok Tahu?

Wamenkeu Sebut Kasus Covid Bakal Naik Lagi, Kok Tahu?

Bisnis | Selasa, 25 Januari 2022 | 12:34 WIB

Terkini

IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak

IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas

Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas

Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Korban Gempa Bumi Venezuela Melonjak, 60 Ribu Orang Dirawat di Rumah Sakit

Korban Gempa Bumi Venezuela Melonjak, 60 Ribu Orang Dirawat di Rumah Sakit

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Merdeka dari Standar Cantik: Perlawanan Perempuan terhadap Beauty Pressure

Merdeka dari Standar Cantik: Perlawanan Perempuan terhadap Beauty Pressure

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Bukan Cuma Minta Maaf, Ini Langkah Transjakarta Usai Viral Turunkan Penumpang Tunawisma karena Bau

Bukan Cuma Minta Maaf, Ini Langkah Transjakarta Usai Viral Turunkan Penumpang Tunawisma karena Bau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak

Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi

Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi

Sulsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:24 WIB

7 Warna Lipstik untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang, Bikin Penampilan Lebih Fresh

7 Warna Lipstik untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang, Bikin Penampilan Lebih Fresh

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:20 WIB

×