Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Konflik Rusia dan Ukraina Diperkirakan Memicu Kenaikan Harga Energi, Berdampak Pada Indonesia?

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 26 Januari 2022 | 07:36 WIB
Konflik Rusia dan Ukraina Diperkirakan Memicu Kenaikan Harga Energi, Berdampak Pada Indonesia?
Seorang tentara Ukraina tengah berjaga di daerah perbatasan dengan Rusia di tengah ketegangan antara kedua negara. (Foto: AFP)

Suara.com - Ketegangan antara Rusia dan Ukraina belakangan ini berdampak pada kenaikan biaya energi dan harga komoditas bagi sejumlah negara. 

Disampaikan oleh Wakil Direktur Pelaksana Pertama Gita Gopinath melalui Reuters, saat ini situasinya jauh berbeda dari tahun 2014 ketika Rusia mencaplok wilayah Krimea di Ukraina, dan harga energi turun cukup tajam di tengah rendahnya permintaan dan pasokan gas serpih yang cukup.

"Kali ini, jika konflik ini terjadi, Anda akan melihat kenaikan harga energi," kata Gopinath kepada Reuters dalam sebuah wawancara, mencatat krisis saat ini berlangsung di musim dingin dan cadangan gas alam jauh lebih rendah di Eropa.

"Harga komoditas lain yang diekspor oleh Rusia juga naik, dan dapat memicu "peningkatan yang lebih besar dan luas" dalam harga komoditas jika konflik meningkat," sambungnya.

Ekonomi Rusia mengalami kontraksi sebesar 3,7 persen pada tahun 2015 karena jatuhnya harga minyak dan sanksi internasional yang diberlakukan setelah aneksasi Krimea.

"IMF saat ini memperkirakan bahwa ekonomi Rusia akan tumbuh 2,8 persen pada 2022, tetapi perkiraan itu tidak termasuk kekhawatiran tentang konflik," kata Gopinath.

Ia kembali melanjutkan, dalam konferensi pers sebelumnya, eskalasi konflik dan potensi sanksi Barat terhadap Rusia bisa mendorong harga minyak dan gas alam lebih tinggi, mendorong biaya energi lebih tinggi bagi banyak negara di dunia.

"Itu berarti inflasi utama, yang sudah pada tingkat yang sangat tinggi di seluruh dunia, bisa tetap jauh lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama," katanya.

Konflik ini secara taklangsung juga memberi dampak pada pasar saham Rusia dan mata uang Rusia, rubel, katanya, seraya menambahkan bahwa pejabat IMF masih mengharapkan resolusi damai.

IMF pada Selasa (25/1/2022) merevisi perkiraan inflasi 2022 untuk negara maju dan berkembang, dan mengatakan tekanan harga yang meningkat kemungkinan akan bertahan lebih lama dari perkiraan sebelumnya, tetapi mengatakan harga akan mereda pada 2023 karena pertumbuhan harga bahan bakar dan makanan moderat.

Potensi ekonomi yang masih belum dapat diperkirakan secara pasti ini mungkin berdampak pada ekonomi Indonesia secara tak langsung. Namun demikian, tiap kebijakan dari IMF dipastikan dapat diantisipasi oleh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter Belum Merata, UMKM Menjerit

Harga Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter Belum Merata, UMKM Menjerit

Bisnis | Rabu, 26 Januari 2022 | 06:10 WIB

Harga Minyak Goreng di Kulon Progo Masih Tinggi Rp21 Ribu per Liter

Harga Minyak Goreng di Kulon Progo Masih Tinggi Rp21 Ribu per Liter

Jogja | Selasa, 25 Januari 2022 | 23:24 WIB

Krisis Ukraina Makin Memanas, NATO Siagakan Kapal Perang dan Jet Tempur Tambahan

Krisis Ukraina Makin Memanas, NATO Siagakan Kapal Perang dan Jet Tempur Tambahan

Jogja | Selasa, 25 Januari 2022 | 20:18 WIB

Pedagang Pasar Tradisional di Bandung Nilai Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga Hanya Untungkan Perusahaan Besar

Pedagang Pasar Tradisional di Bandung Nilai Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga Hanya Untungkan Perusahaan Besar

Jabar | Selasa, 25 Januari 2022 | 16:48 WIB

Pertemuan Jokowi dan PM Lee Hsien Loong Hasilkan Investasi Singapura Senilai 9,2 Miliar US Dolar di Indonesia

Pertemuan Jokowi dan PM Lee Hsien Loong Hasilkan Investasi Singapura Senilai 9,2 Miliar US Dolar di Indonesia

News | Selasa, 25 Januari 2022 | 14:10 WIB

Airlangga Pastikan Minyak Goreng Rp14.000, Beras Gula Murah!

Airlangga Pastikan Minyak Goreng Rp14.000, Beras Gula Murah!

Banten | Selasa, 25 Januari 2022 | 09:55 WIB

Terkini

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB