Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perusahaan Energi Grup Salim Terbitkan Surat Utang Incar Dana Rp 750 Miliar

Reza Gunadha | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 27 Januari 2022 | 20:02 WIB
Perusahaan Energi Grup Salim Terbitkan Surat Utang Incar Dana Rp 750 Miliar
Ilustrasi uang.

Suara.com - Perusahaan energi terbarukan Grup Salim, PT Tamaris Hidro berencana untuk menerbitkan surat utang atau obligasi melalui Penawaran Umum Obligasi Tamaris Hydro I Tahun 2022, dengan mengincar dana Rp750 miliar.

“Dana dari hasil Penawaran Umum Obligasi Tamaris Hydro I Tahun 2022 (setelah dikurangi dengan biaya emisi), akan digunakan untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit sindikasi Perseroan dan entitas anak,” kata Direktur PT Tamaris Hidro, Rachmat Saptaman, dalam konferensi pers virtual, di Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Rachmat mengungkapkan bahwa sebagai portofolio investasi, Obligasi tersebut relatif aman karena memiliki dua dukungan kuat.

Pasalnya, penerbitan Obligasi Tamaris Hydro I Tahun 2022 tersebut akan didukung Fasilitas Pembiayaan Pendukung Obligasi (CEF) dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dengan jumlah fasilitas standby maksimal Rp750 miliar.

“Dana tersebut dapat digunakan untuk pemenuhan Dana Cadangan Pembayaran Bunga dan/atau Dana Cadangan Pelunasan Pokok Obligasi,” terangnya.

Selain itu, Obligasi Tamaris Hydro I Tahun 2022 didukung dengan sinking fund, yaitu Dana Cadangan untuk pembayaran bunga obligasi yang harus tersedia sebesar 3 bulan pembayaran bunga obligasi untuk masingmasing seri obligasi, di mana dana tersebut harus tersedia paling lambat 20 (dua puluh) hari kerja setelah emisi.

“Dana Cadangan Pelunasan Pokok Obligasi yang harus tersedia sejak 12 (dua belas) bulan hingga 3 (tiga) bulan sebelum tanggal pelunasan pokok masingmasing Seri Obligasi, bertahap dari 3% hingga 100%,” jelasnya.

Adapun kupon yang ditawarkan perseroan sebagai berikut:

  • Seri A akan ditawarkan dengan tenor 3 tahun, indikasi kupon 5,35 persen – 5,5 persen dan nominal Rp200 miliar.
  • Seri B akan ditawarkan dengan tenor 5 tahun, indikasi kupon 6,25 persen – 6,75 persen dan nominal Rp250 miliar.
  • Seri C akan ditawarkan dengan tenor 7 tahun, indikasi kupon 7 persen – 7,75 persen dan nominal Rp300 miliar.

Dalam aksi korporasi ini, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan peringkat triple A untuk Obligasi Tamaris Hydro I Tahun 2022.

Adapun, perseroan mempercayakan BCA Sekuritas, Bina Arta Sekuritas dan Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Sedangkan bertindak sebagai penjamin Emisi adalah Nikko Sekuritas Indonesia. Sementara Bank BRI bertindak sebagai Wali Amanat. 

Sebagai informasi, perusahaan holding investasi bidang energi, saat ini telah terlibat dalam program penambahan kapasitas listrik melalui 10 entitas anak yang bergerak dalam pengembangan energi minihidro yaitu bidang Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) yang tersebar di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Fed Kerek Kenaikan Suku Bunga Lebih Cepat, Harga Emas Melemah

The Fed Kerek Kenaikan Suku Bunga Lebih Cepat, Harga Emas Melemah

Bisnis | Jum'at, 14 Januari 2022 | 07:55 WIB

Obligasi AS Naik Lagi, Kilau Emas Langsung Redup

Obligasi AS Naik Lagi, Kilau Emas Langsung Redup

Bisnis | Kamis, 06 Januari 2022 | 07:56 WIB

Pembiayaan Berkelanjutan untuk Penanganan Isu Sosial

Pembiayaan Berkelanjutan untuk Penanganan Isu Sosial

Your Say | Sabtu, 01 Januari 2022 | 09:07 WIB

Jelang Tutup Tahun Harga Emas Dunia Relatif Stabil

Jelang Tutup Tahun Harga Emas Dunia Relatif Stabil

Bisnis | Kamis, 30 Desember 2021 | 08:16 WIB

The Fed Bakal Kurangi Pembelian Obligasi, Harga Emas Merosot Lagi

The Fed Bakal Kurangi Pembelian Obligasi, Harga Emas Merosot Lagi

Bisnis | Jum'at, 03 Desember 2021 | 09:30 WIB

Emiten LTLS Terbitkan Obligasi Senilai Rp450 Miliar Hari Ini

Emiten LTLS Terbitkan Obligasi Senilai Rp450 Miliar Hari Ini

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 11:20 WIB

Perbedaan Saham dan Obligasi: Masa Berlaku, Keuntungan dan Pajak

Perbedaan Saham dan Obligasi: Masa Berlaku, Keuntungan dan Pajak

Bisnis | Selasa, 02 November 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB