Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Achmad Fauzi

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
Ilustrasi Harga BBM (freepik)
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia anjlok dipicu sikap Presiden Trump mengenai Iran, tetapi belum menurunkan harga BBM konsumen di AS.
  • Normalisasi harga BBM memerlukan pembukaan Selat Hormuz dan pemulihan produksi energi global yang memakan waktu.
  • Faktor distribusi, asuransi, serta pemulihan infrastruktur energi yang rusak menghambat penurunan harga BBM di SPBU.

Suara.com - Harga minyak dunia memang anjlok tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengubah sikap terkait konflik dengan Iran. Namun, penurunan ini belum berdampak langsung pada harga bahan bakar minyak (BBM) di tingkat konsumen.

Menukil CNN Business, Selasa (24/3/2026), di Amerika Serikat, harga rata-rata bensin masih bertahan di kisaran 4 dolar AS per galon atau setara Rp 68.000 (kurs Rp 17.000). Bahkan, harga solar sudah melampaui 5 dolar AS per galon, yang turut mendorong kenaikan biaya distribusi barang.

Penurunan harga minyak yang terjadi belum cukup untuk menekan harga BBM. Pasalnya, ada sejumlah faktor penting yang harus terpenuhi agar harga bensin benar-benar turun, mulai dari pembukaan kembali Selat Hormuz hingga normalisasi produksi minyak global.

Presiden Trump sendiri menyatakan bahwa jalur vital tersebut berpotensi segera dibuka jika negosiasi dengan Iran berjalan lancar.

"Saya dan Ayatollah," kata Trump.

Ilustrasi harga BBM terbaru di Pertamina, Shell, Vivo dan BP (freepik)
Ilustrasi harga BBM terbaru di Pertamina, Shell, Vivo dan BP (freepik)

Namun, situasi di lapangan masih jauh dari kepastian. Iran hingga kini masih memegang kendali atas Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sebagian besar pasokan minyak dunia.

Penutupan selat tersebut memberikan tekanan besar pada pasar energi global sekaligus menjadi alat tawar bagi Teheran.

"Dibutuhkan dua orang untuk TACO. Trump Selalu Mengundurkan Diri. Saya tidak percaya ini adalah awal dari akhir," kata Helima Croft, kepala strategi komoditas global di RBC Capital Markets,.

Di sisi lain, ketidakjelasan pihak yang bernegosiasi dari Iran juga menjadi kendala. Menteri Energi AS Chris Wright mengakui bahwa situasi kepemimpinan di sektor energi Iran masih belum jelas.

baca juga

"Terjadi banyak pergantian kepemimpinan di bidang energi (Iran). Itulah salah satu hal yang akan kita pelajari di dialog-dialog ini: Siapa yang berkuasa?" kata Wright.

Bahkan jika Selat Hormuz kembali dibuka, dampak penurunan harga minyak tidak serta-merta langsung dirasakan di SPBU. Kerusakan infrastruktur energi akibat konflik, termasuk fasilitas gas alam cair di Qatar, membutuhkan waktu lama untuk pulih.

Selain itu, banyak fasilitas produksi yang sempat berhenti juga memerlukan waktu berminggu-minggu untuk kembali beroperasi normal.

"Menghidupkan dan mematikan keran minyak tidak sama dengan menghidupkan dan mematikan lampu. Ini adalah prestasi teknik yang sederhana," kata Joe Brusuelas, kepala ekonom di RSM US.

Para analis memperkirakan butuh waktu hingga tiga hingga empat bulan setelah konflik mereda sebelum produksi energi kembali ke level normal.

Tak hanya itu, faktor lain seperti asuransi kapal tanker, distribusi energi, hingga kebijakan harga di SPBU juga memperlambat penurunan harga BBM. Industri bahkan menyebut fenomena ini sebagai 'roket dan bulu'.

Harga BBM cenderung naik cepat saat harga minyak melonjak, tetapi turun sangat lambat ketika harga minyak turun.

Fenomena ini juga berdampak langsung pada masyarakat. Setiap kenaikan 1 dolar AS harga bensin diperkirakan menambah beban hingga 122 miliar dolar AS per tahun bagi konsumen di Amerika Serikat, atau sekitar 1.000 dolar AS per rumah tangga.

"Itulah satu-satunya harga yang terus-menerus terpampang di setiap sudut jalan. "Harga bensin berpengaruh dalam banyak hal-yang terpenting bagi kantong konsumen," kata Mark Finley, peneliti energi dari Baker Institute Universitas Rice.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:32 WIB

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Jogja | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:32 WIB

×