Klaim Optimalkan Pelayanan Bagi Pelaut RI, Kemenhub: Mereka Tulang Punggung Perekonomian Nasional

Agung Sandy Lesmana, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 30 Januari 2022 | 10:51 WIB
Klaim Optimalkan Pelayanan Bagi Pelaut RI, Kemenhub: Mereka Tulang Punggung Perekonomian Nasional
Ilustrasi pelaut. Klaim Optimalkan Pelayanan Bagi Pelaut RI, Kemenhub: Meraka Tulang Punggung Perekonomian Nasional. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjung Emas Semarang telah meluncurkan program Buku Pelaut Goes To Campus.

Program ini bertujuan untuk mengakomodir dan mengurai kepadatan dalam proses pelaksanaan pembuatan Buku Pelaut dengan cara jemput bola datang langsung ke sekolah-sekolah pelayaran sehingga proses pelayanan dokumen kepelautan menjadi lebih mudah, cepat dan mengurangi antrian.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha dalam acara Diskusi Bersama Media, dia mengatakan Buku Pelaut ini akan menjadi dokumen resmi dan identitas para pelaut yang akan bekerja di atas kapal.

"Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sangat mendukung program Buku Pelaut Goes to Campus ini, karena program tersebut merupakan inovasi di bidang pelayanan publik yang diinisiasi oleh Agen Perubahan Kementerian Perhubungan yang berasal dari KSOP Kelas I Tanjung Emas yaitu Taufik Abadi," ujar Arif dalam keterangan persnya, Minggu (30/1/2022).

Ke depan, Arif berharap program serupa dapat dilaksanakan di UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di seluruh Indonesia guna meningkatkan kenyamanan, kecepatan layanan dan mengurangi biaya kepada pengguna jasa pelayanan.

“Pelaut adalah pekerja kunci yang memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian sebuah negara. Untuk itu, Ditjen Perhubungan Laut akan terus mendukung dan memfasilitasi pelayanan bagi pelaut Indonesia," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ahmad Wahid menjelaskan kewenangan dalam hal penerbitan Buku Pelaut sesuai Peraturan Menteri Perhubungan NO. KM. 30 Tahun 2008 tentang Dokumen Identitas Pelaut dan Peraturan Dirjen NO. HK. 103/3/18/DJPL-16 tentang Pelayanan Publik bidang Kepelautan dengan menggunakan Sistem Informasi Buku Pelaut.

"Dalam kurikulum/silabus yang sudah berjalan, pelaksanaan pembutan buku pelaut terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan, sehingga terjadinya antrean yang cukup panjang dalam proses pelaksanaan dan pembuatan buku pelaut online,"ungkapnya.

Oleh karena itu dia mengapresiasi adanya program Buku Goes To Campus yang dinilai telah berhasil menyelesaikan berbagai masalah yang selama ini kerap ditemui dalam proses pembuatan Buku Pelaut oleh para Taruna.

baca juga

Rencananya, program buku pelaut Goes To Campus dapat dilaksanakan juga di seluruh instansi Perhubungan di seluruh Indonesia sehingga tidak ada lagi sekolah pelayaran yang merasa kesulitan dalam mendapatkan akses ke Buku Pelaut Online.

"Dengan adanya program Buku Pelaut Goes To Campus, gak lagi para taruna datang ke kantor kesyahbandaran untuk antri. Dan ke depannya pelayanan ini akan semakin diperluas ke seluruh Indonesia sehingga para pelaut dalam memperoleh buku pelaut akan semakin mudah,"ujarnya.

Kepala KSOP Kelas I Tanjung Emas M Tohir menjelaskan, dalam pembuatan Buku Pelaut dalam Program Pembuatan Buku Pelaut Goes To Campus ini semua Taruna cukup melakukan pemberkasan melalui Manajemen Sekolah atau Kampus masing masing dan pihak KSOP akan melakukan Verifikasi serta pengambilan data ke sekolah hingga kewajiban pembayaran PNBP yang akan langsung dikirim ke kas Negara melalui akun virtual yang dikirim via email masing masing.

"Sehingga akhirnya nanti Kami akan menyerahkan dokumen Buku Pelaut ke pihak Manajemen Sekolah untuk langsung dibagikan ke Siswa / Taruna masing masing," ujarnya.

Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Capt. Dian Wahdiana mengapresiai program Buku Pelaut Goes To Campus yang dinilai lebih efisien. Mengingat jumlah taruna saat ini yang semakin meningkat sehingga inovasi dalam pembuatan buku pelaut sangat diperlukan.

"Efisiensi bukan hanya dari segi waktu tapi pemberkasan juga menjadi lebih simpel karena kita lakukan di kampus dan barulah rekan-rekan KSOP datang ke kita mengambil foto dan kalau sudah clear, kita tinggal tunggu dijadikan buku pelaut,"ujarnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji Kru Kapal Pesiar Ternyata Sangat Besar, Ini Syarat Agar Lolos Wawancara

Gaji Kru Kapal Pesiar Ternyata Sangat Besar, Ini Syarat Agar Lolos Wawancara

Bisnis | Jum'at, 28 Januari 2022 | 14:56 WIB

Gedung Terminal Penumpang di Pelabuhan Sanur Bali Mulai Dibangun

Gedung Terminal Penumpang di Pelabuhan Sanur Bali Mulai Dibangun

Bisnis | Senin, 24 Januari 2022 | 09:03 WIB

Buntut Kecelakaan Maut Di Balikpapan, Kemenhub Ingatkan Pemda Soal Uji KIR Kendaraan Truk

Buntut Kecelakaan Maut Di Balikpapan, Kemenhub Ingatkan Pemda Soal Uji KIR Kendaraan Truk

Bisnis | Minggu, 23 Januari 2022 | 12:10 WIB

Adakan Touring Mobil Listrik, Kemenhub Inisiasi Pemakaian Kendaraan Umum Terelektrifikasi

Adakan Touring Mobil Listrik, Kemenhub Inisiasi Pemakaian Kendaraan Umum Terelektrifikasi

Otomotif | Selasa, 18 Januari 2022 | 09:41 WIB

Terkini

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:57 WIB

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:50 WIB

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 16:39 WIB

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 16:37 WIB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:26 WIB

×