Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Menko Airlangga Yakin Penularan Kasus Omicron Sudah Melandai pada Maret Depan

Agung Sandy Lesmana, Achmad Fauzi

Kamis, 10 Februari 2022 | 14:14 WIB
Menko Airlangga Yakin Penularan Kasus Omicron Sudah Melandai pada Maret Depan
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto merasa optimis peningkatan kasus penularan varian Omicron tidak akan berlangsung lama. Ia menargetkan kasus penularan varian omicron akan melandai pada Maret.

Airlangga melihat penularan kasus Omicron memang cepat, tetapi pemulihannya juga cepat dan tingkat kematiannya rendah.

"Tentu berbagai negara melihat bahwa case Omicron ini dari segi grafik akan memuncak lebih cepat tapi dari segi bandwidth atau amplitudonya lebih sempit. Dan ini yang tentu kami harapkan puncaknya di bulan Februari dan berharap di bulan Maret akan mulai melandai," ujar Airlangga dalam BRI Microfinance Outlook, Kamis (10/2/2022).

Namun demikian, Ketua Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) menyebut, pemerintah tetap waspada dalam penyebaran Covid-19, salah satunya menaikkan level PPKM berbagai daerah menjadi level 3.

"Dan tentu pemerintah akan terus mendorong bahwa pembatasan kegiatan yang berujung pada pengurangan penularan menjadi penting," ucap Airlangga.

"Namun untuk periode kali ini pemerintah juga melihat faktor terkait dengan ketersediaan rumah sakit dan juga tingkat fatality rate".

Airlangga mengungkapkan, kasus Covid-19 terus berangsur naik lebih dari 45 ribu kasus pada minggu kedua Februari ini.

Akan tetapi, Ketua Umum Partai Golkar ini akan menangkal kenaikan kasus tersebut dengan mempercepat vaksinasi dan pengetatan protokol kesehatan (prokes).

"Sebenarnya pada Januari indonesia bisa menekan kasus, namun angka yang bisa mencapai 1.000, sekarang kasusnya melonjak hingga 46.843 per 9 Februari. Presiden menekankan, vaksinasi dan prokes jadi penting namun kita harus menjaga kegiatan agar perekonomian bisa bergerak dan tumbuh," pungkas Airlangga. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Lengah! Meski Gejala Omicron Lebih Ringan, Tetap Sama Bahayanya Bagi Lansia Dan Komorbid

Jangan Lengah! Meski Gejala Omicron Lebih Ringan, Tetap Sama Bahayanya Bagi Lansia Dan Komorbid

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 11:02 WIB

Orangtua Perlu Waspada! Infeksi Covid-19 Varian Omicron Tingkatkan Risiko MIS-C pada Anak-Anak, Apa Itu?

Orangtua Perlu Waspada! Infeksi Covid-19 Varian Omicron Tingkatkan Risiko MIS-C pada Anak-Anak, Apa Itu?

Health | Kamis, 10 Februari 2022 | 08:16 WIB

Kenali Ciri-Ciri COVID-19 Varian Omicron, Dari Kelelahan hingga Sakit Kepala Berat

Kenali Ciri-Ciri COVID-19 Varian Omicron, Dari Kelelahan hingga Sakit Kepala Berat

Sumsel | Kamis, 10 Februari 2022 | 07:55 WIB

Waspada 4 Gejala Virus Omicron yang Jarang Disadari, Termasuk Nyeri Punggung dan Sakit Tenggorokan

Waspada 4 Gejala Virus Omicron yang Jarang Disadari, Termasuk Nyeri Punggung dan Sakit Tenggorokan

Sumbar | Kamis, 10 Februari 2022 | 11:15 WIB

Terkini

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB