Indonesia-Sri Lanka Sepakati Perundingan Perjanjian Dagang Istimewa

Bangun Santoso

Minggu, 13 Februari 2022 | 10:34 WIB
Indonesia-Sri Lanka Sepakati Perundingan Perjanjian Dagang Istimewa
Duta Besar RI untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing bertemu dengan Menteri Perdagangan Sri Lanka Bandula Gunawardane untuk membahas kerja sama perdagangan kedua negara pada Jumat (11/2/2022). (ANTARA/HO-KBRI Colombo)

Suara.com - Duta Besar RI untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing dan Menteri Perdagangan Sri Lanka Bandula Gunawardane sepakat untuk mendorong segera dimulainya perundingan perjanjian dagang istimewa (Preferential Trade Agreement/PTA) antara Indonesia dan Sri Lanka.

Hal itu dinyatakan dalam pertemuan antara keduanya di kantor Mendag Sri Lanka pada Jumat (11/2), menurut keterangan KBRI Colombo yang diterima di Jakarta, Minggu (13/2/2022).

Perundingan PTA dinilai akan memberi banyak manfaat untuk peningkatan hubungan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara.

Dengan adanya PTA, menurut Dubes Dewi, nantinya diharapkan semakin banyak produk-produk Indonesia yang dapat masuk ke pasar Sri Lanka.

"Hal ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik Sri Lanka, namun juga memaksimalkan potensi Sri Lanka sebagai hub (pusat kegiatan) perdagangan serta sebagai bagian dari perjanjian perdagangan bebas di kawasan Asia," ujarnya.

Terkait dengan kebijakan Sri Lanka yang membatasi dan melarang impor produk non-esensial ke Sri Lanka, Dubes RI mendorong Pemerintah Sri Lanka untuk mempertimbangkan mengangkat kebijakan tersebut sehingga tidak menghambat arus perdagangan antara kedua negara.

Menteri Bandula menyampaikan bahwa pelarangan dan pembatasan impor tersebut hanya diterapkan untuk sementara waktu dan diharapkan dapat segera diangkat dalam waktu dekat.

Dubes RI dan Mendag Sri Lanka juga membahas upaya peningkatan perdagangan yang dapat diperkuat melalui skema joint venture dan investasi.

Secara khusus Dubes Dewi meminta akses yang lebih terbuka bagi produk kelapa sawit Indonesia ke Sri Lanka.

baca juga

Sebagaimana halnya Sri Lanka memberi perhatian kepada lingkungan berkelanjutan, dia menekankan bahwa pertanian dan perkebunan Indonesia menerapkan standar ramah lingkungan dan memberlakukan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk produk kelapa sawit.

Menanggapi hal tersebut, Mendag Bandula menyatakan keinginan untuk mengimpor kelapa sawit dari Indonesia dengan skema kredit.

Dubes RI menyatakan akan menindaklanjuti dengan menyampaikan keinginan Sri Lanka itu kepada pihak-pihak terkait di Indonesia, termasuk dengan EXIM Bank. Pola skema kredit juga akan dijajaki untuk produk-produk lainnya.

Dubes Dewi selanjutnya mendorong Menteri Bandula untuk berkunjung ke Indonesia guna menindaklanjuti potensi kerja sama perdagangan antara kedua negara.

Menteri Bandula menyambut baik usulan tersebut dan mempertimbangkan untuk melakukan kunjungan ke Indonesia pada tahun ini dengan membawa delegasi bisnis Sri Lanka.

Pada 2021, nilai ekspor Indonesia ke Sri Lanka mengalami kenaikan sebesar 42,83 persen dibandingkan pada 2020, menurut keterangan KBRI Colombo.

"Indonesia berpeluang untuk meningkatkan ekspor ke Sri Lanka untuk barang-barang konsumen maupun untuk industrinya. Saat ini produk-produk setengah jadi dan hampir jadi mempunyai peluang yang besar untuk memenuhi kebutuhan industri Sri Lanka," ucap Dubes Dewi.

"Saya sudah bicara dengan beberapa pengusaha di Sri Lanka dan sedang kita jajaki produk-produk yang dibutuhkan oleh Sri Lanka," lanjutnya. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xiaomi Indonesia Tebar Diskon di Hari Valentine

Xiaomi Indonesia Tebar Diskon di Hari Valentine

Tekno | Minggu, 13 Februari 2022 | 10:15 WIB

5 Adu Gaya Crazy Rich Indonesia Makan di Emperan, Delta Hesti Kece Banget!

5 Adu Gaya Crazy Rich Indonesia Makan di Emperan, Delta Hesti Kece Banget!

Entertainment | Minggu, 13 Februari 2022 | 10:05 WIB

Daftar Harga Paket Internet 3 Februari 2022

Daftar Harga Paket Internet 3 Februari 2022

Tekno | Minggu, 13 Februari 2022 | 09:32 WIB

Penggunaan Kata 'Mencangkung' dalam Karya Sastra

Penggunaan Kata 'Mencangkung' dalam Karya Sastra

Your Say | Minggu, 13 Februari 2022 | 08:51 WIB

Said Aqil Siradj Bandingkan Budaya Indonesia dengan Arab: Budaya Kita Lebih Mulia

Said Aqil Siradj Bandingkan Budaya Indonesia dengan Arab: Budaya Kita Lebih Mulia

Banten | Minggu, 13 Februari 2022 | 07:27 WIB

5 Top Bola Sepekan: Batal Naturalisasi Ragnar Oratmangoen, Indonesia Bakal Menyesal karena 3 Alasan Ini

5 Top Bola Sepekan: Batal Naturalisasi Ragnar Oratmangoen, Indonesia Bakal Menyesal karena 3 Alasan Ini

Bola | Minggu, 13 Februari 2022 | 07:05 WIB

Jangan Muluk-muluk, 3 Negara Ini Bisa Jadi Lawan Bagus Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Jangan Muluk-muluk, 3 Negara Ini Bisa Jadi Lawan Bagus Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Bola | Sabtu, 12 Februari 2022 | 23:45 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×