Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Sri Mulyani Dukung Program Penggunaan Uang Lokal Dalam Transaksi Bilateral

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 16 Februari 2022 | 12:43 WIB
Sri Mulyani Dukung Program Penggunaan Uang Lokal Dalam Transaksi Bilateral
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita pada Kamis (23/9/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendukung program Local Currency Settlement (LCS) atau penggunaan uang lokal dalam transaksi bilateral antar negara.

Menurut dia penggunaan mata uang lokal akan memberikan manfaat yang cukup besar dalam perekonomian suatu negara.

"Diharapkan stabilitas makro akan semakin kuat dan berkelanjutan, tidak hanya masing-masing negara tetapi secara global," kata Sri Mulyani dalam Finance Track Main & Side Event February Series G20 secara virtual, Rabu (16/2/2022).

LCS sendiri adalah penyelesaian transaksi bilateral yang dilakukan oleh pelaku usaha di Indonesia dan negara mitra dengan menggunakan mata uang lokal masing-masing negara.

Data Bank Indonesia (BI) sendiri mencatat nilai transaksi menggunakan LCS terus meningkat seiring bertambahnya jumlah negara mitra, yang saat ini sebanyak 4 mitra yaitu China, Thailand, Malaysia dan Jepang.

BI melaporkan nilai transaksi LCS Indonesia sepanjang tahun lalu melesat 217 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi USD2,53 miliar atau Rp 36,18 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.300.

BI mencatat mayoritas penggunaan LCS untuk transaksi interbank yang mencakup 50 persen dari total transaksi tahun lalu. Penggunaan LCS untuk perdagangan mencakup 35 persen dari total transaksi, disusul penggunaan untuk remitansi sebesar 14 persen dan investasi secara langsung sebesar 1 persen.

"Tujuan LCS untuk mengurangi hubungan dalam satu mata uang tunggal terutama dolar AS. Hal ini diharapkan semakin stabilnya hubungan perdagangan dan investasi antar negara termasuk Indonesia dengan negara ASEAN," jelasnya.

Selain itu kata Sri Mulyani manfaat yang lainnya tentu biaya transaksi yang jauh lebih murah dibandingkan dengan mata uang dolar.

"Biaya transaksi lebih murah karena tidak perlu atau dalam hal ini pedagang tidak perlu mengubah mata uang menjadi dolar AS," terang Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Mendadak Telepon Jokowi, Ada Apa?

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Mendadak Telepon Jokowi, Ada Apa?

Bogor | Selasa, 15 Februari 2022 | 08:03 WIB

Sri Mulyani: Masih Ada Tagihan Rp23 Triliun untuk Perawatan Pasien Covid-19

Sri Mulyani: Masih Ada Tagihan Rp23 Triliun untuk Perawatan Pasien Covid-19

Riau | Kamis, 10 Februari 2022 | 15:20 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani Klaim UMKM Mulai Pulih

Menteri Keuangan Sri Mulyani Klaim UMKM Mulai Pulih

Bisnis | Kamis, 10 Februari 2022 | 14:25 WIB

Terkini

Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan

Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:00 WIB

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar?

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:57 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026

Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:50 WIB

5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:32 WIB

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:29 WIB

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:18 WIB

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:15 WIB

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:12 WIB

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:49 WIB

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:29 WIB