Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Dukung Produksi Dalam Negeri, Chandra Asri Luncurkan Produk untukAplikasi Kemasan Fleksibel

Iwan Supriyatna

Senin, 28 Februari 2022 | 16:42 WIB
Dukung Produksi Dalam Negeri, Chandra Asri Luncurkan Produk untukAplikasi Kemasan Fleksibel
Chandra Asri berhasil meraih penghargaan Gold Award Appreciation dan Silver Award di ajang SNI Award 2021.

Suara.com - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri), Perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia meluncurkan produk Asrene® C6 Metallocene LLDPE untuk membuat film dengan keuletan dan kekuatan sealing yang lebih tinggiseperti kemasan printed multi-layer dan heavy duty.

Kemasan ini biasanya digunakan untuk aplikasi seperti standing pouch minyak goreng, stretch film (plastic wrap) dan kantong beras.

Penggunaan Metallocene dapat membuat kemasan menjadi tahan bocor, tahan sobek dan tahan banting.
Produk ini juga telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta standar
halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga terjamin keamanan dan kualitasnya.

Chandra Asri mengambil peran untuk memproduksi resin C6 Metallocene LLDPE atas respon terhadap
tingginya permintaan dan belum adanya produksi dalam negeri. Sebelumnya, seluruh permintaan akan
resin C6 Metallocene LLDPE hanya dapat dipenuhi oleh produk impor.

Dengan kapasitas produksi Asrene® C6 Metallocene saat ini, yaitu 50 kilo ton per tahun diharapkan dapat membantu meringankan beban impor.

"Dengan hadirnya Asrene® C6 Metallocene, kami menawarkan solusi untuk meningkatkan sifat kekuatan
pada kemasan. Selain itu, resin ini juga menjadi salah satu upaya Chandra Asri dalam diversifikasi produk
LLDPE yang diproduksi sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen.” kata General Manager Polymer Technical Service and Product Development, Supriyanto ditulis Senin (28/2/2022).

Chandra Asri terus berupaya berkontribusi bagi upaya Pemerintah Indonesia dalam memenuhi
permintaan produk petrokimia dalam negeri sekaligus untuk mengurangi ketergantungan pada impor.

Salah satu upaya yang dilakukan Chandra Asri adalah dengan membangun kompleks kedua petrokimia
berskala global yang disebut dengan CAP2.

Kompleks terbaru berskala global ini nantinya akan terintegrasi sepenuhnya dengan pabrik Chandra Asri
yang telah ada di Cilegon dan akan terdiri dari Naptha Craker, Butadiene, High Density Polyethylene
(HDPE), Polypropylene (PP), Aromatic (Benzene, Toulene, dan Mixed Xylenes), serta Low Density
Polyethylene (LDPE) yang juga akan menjadi pabrik LDPE pertama di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Jalin Kerja Sama Senilai 325 Juta Dolar AS denganChandra Asri

BRI Jalin Kerja Sama Senilai 325 Juta Dolar AS denganChandra Asri

Bisnis | Selasa, 04 Januari 2022 | 10:22 WIB

Chandra Asri Konsisten Terapkan SNI untuk Mutu dan Standar Produknya

Chandra Asri Konsisten Terapkan SNI untuk Mutu dan Standar Produknya

Bisnis | Jum'at, 26 November 2021 | 08:51 WIB

Pendapatan Chandra Asri Naik Jadi 1,88 Miliar Dolar AS Hingga Kuartal III 2021

Pendapatan Chandra Asri Naik Jadi 1,88 Miliar Dolar AS Hingga Kuartal III 2021

Bisnis | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 08:08 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB