Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Dari Talkshow HUT ke-8 Suara.com: Mengelola Media Lokal Tidak Mudah, Tapi Peluang Berkembang Sangat Terbuka

Arsito Hidayatullah, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 11 Maret 2022 | 02:20 WIB
Dari Talkshow HUT ke-8 Suara.com: Mengelola Media Lokal Tidak Mudah, Tapi Peluang Berkembang Sangat Terbuka
Acara talkshow online tentang strategi pengembangan media-media lokal yang ditayangkan secara live, Kamis (10/3/2022), dengan narasumber Suwarmin (Solopos), Lucky Lokononto (Beritajatim) dan Rahim Asyik (PT Promedia Teknologi Indonesia).

Suara.com - Sebuah talkshow menarik bertajuk "1001 Siasat Media Lokal untuk Berkembang" digelar secara daring pada Kamis (10/3/2022), dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-8 Suara.com. Acara yang digelar melalui platform video conference Zoom ini bisa disimak secara langsung oleh khalayak di web dan kanal Youtube Suaradotcom.

Di acara yang dipandu moderator Aulia Hafisa ini, hadir tiga narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya. Mereka masing-masing adalah Suwarmin selaku Direktur Bisnis dan Konten Solopos Group, Lucky Lokononto selaku CEO Beritajatim.com, serta Rahim Asyik yang adalah Chief Media Network PT Promedia teknologi Indonesia.

Dalam kesempatannya berbicara, Suwarmin menyebutkan bahwa dalam pandangannya, mengelola media digital saat ini haruslah dengan semangat seperti mengelola sebuah media baru. Apalagi menurutnya, di era seperti saat ini di mana ada disrupsi ganda, yaitu disrupsi dari faktor IT dan disrupsi karena Covid-19.

"Pendekatan kami (dalam pengelolaan di Solopos Group) terutama pertama adalah pada organisasi. Tepatnya, karena kami awalnya adalah media cetak, di mana di awal-awal pendapatannya memang masih lebih dominan ketimbang lini digital," tuturnya.

"Secara organisasi sebenarnya kami tidak membentuk perusahaan baru, tidak membentuk organisasi baru, hanya menyesuaikan. Jika dulu misalnya, konsentrasi SDM kami adalah tiga perempatnya di cetak, sekarang sudah terbali, menjadi tiga perempatnya untuk digital dan sisanya baru yang mengelola cetak," tambah Suwarmin.

"(Tapi) Saya rasa, era digital ini memberi peluang kepada siapa saja, di mana saja, untuk merebut keberhasilan. Tidak mudah memang melakukannya, karena mengelola media digital tidak cukup sekadar bikin web, tapi perlu juga menyiapkan sistem, SDM yang mendukung, dan lain sebagainya," sambungnya.

Sehubungan itu, menurut Suwarmin pula, di era disrupsi ini khususnya, apa (langkah kebijakan) yang hari ini diputuskan benar, itu besok bisa saja salah, dan yang hari ini di-launching misalnya, bisa jadi bulan depan harus direvisi karena ternyata salah," ujarnya.

Sementara itu, Lucky Lokononto pun menceritakan betapa pihaknya belajar banyak dari berbagai pihak, terutama setelah memasuki masa pandemi ini.

"Sebelum pandemi datang, itu kami (Beritajatim) baru namanya saja yang media digital, tapi pengelolaan masihlah model media konvensional, karena kami sebagian besar memang berasal dari media cetak," paparnya.

baca juga

"Tapi begitu pandemi datang, kami mencoba belajar, antara lain misalnya dengan datang ke Suara dan ke Bandung ke Ayo Group. Dan di situlah kami dapat kesimpulan bahwa mengelola media digital itu belum tentu punya konsep dan praktik serupa satu sama lain," tambahnya.

"Dalam pengembangan beberapa waktu terakhir, kami yang awalnya diperkuat sekitar 46 orang, terus bertambah hingga kini jadi 60-an orang... Tentu kemudian, dengan menambah orang, konsekuensinya kami pun harus menambah pendapatan. Dan itu antara lain kami lakukan dengan coba melakukan pengembangan sisi bisnisnya," ungkap Lucky.

Di bagian lain, Rahim Asyik sementara menekankan lebih dulu bahwa apa yang pihaknya sejauh ini coba jalani, bukanlah sesuatu yang "wah" apalagi bisa disebut sebagai strategi yang berhasil.

"Karena ukuran keberhasilan itu sendiri masih butuh beberapa tahun ke depan untuk melihatnya," tuturnya.

"Kami kebetulan telah mencoba, sembari mempelajari, dua model pemgembangan media-media di bawah sebuah grup. Pertama yaitu melalui model sub-domain, dan satu lagi model portal mandiri," ujarnya.

"Dalam hal ini, salah satu pertimbangan penting adalah soal pengelolaan dan memperoleh pemasukan dari programmatic atau ad-sense. Di sini kami melihat bahwa media lokal lebih berpeluang mendapatkannya, karena mungin faktor kedekatan atau proximity-nya," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIVE STREAMING Talkshow 8 Tahun Suara: 1001 Siasat Media Lokal untuk Berkembang

LIVE STREAMING Talkshow 8 Tahun Suara: 1001 Siasat Media Lokal untuk Berkembang

Video | Kamis, 10 Maret 2022 | 14:04 WIB

IMS dan Suara.com Gelar Lokakarya Keberlangsungan Bisnis untuk Media Lokal Program Start up for Media Start up

IMS dan Suara.com Gelar Lokakarya Keberlangsungan Bisnis untuk Media Lokal Program Start up for Media Start up

Foto | Minggu, 16 Januari 2022 | 16:20 WIB

Perkuat Ekosistem Media Digital Indonesia, AMSI Konsisten Bangun Media Lokal

Perkuat Ekosistem Media Digital Indonesia, AMSI Konsisten Bangun Media Lokal

Jogja | Senin, 03 Januari 2022 | 13:40 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×