Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Presiden Ukraina Tantang Militer Rusia, AS Janjikan Bantuan Militer Senilai Rp2,87 Triliun

M Nurhadi

Minggu, 13 Maret 2022 | 15:23 WIB
Presiden Ukraina Tantang Militer Rusia, AS Janjikan Bantuan Militer Senilai Rp2,87 Triliun
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy janji bertahan di Kiev. (IG @zelenskiy_official)

Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kembali menantang Rusia dan menyebut, Ukraina akan bertempur sampai mati jika berusaha menduduki ibu kota Kiev.

"Jika mereka memutuskan untuk menjatuhkan 'karpet bom' (pengeboman besar-besaran dari udara) dan menghapus sejarah daerah ini, menghancurkan kami semua, maka mereka bisa memasuki Kiev. Jika itu tujuan mereka, biarkan mereka masuk, tapi mereka akan hidup sendiri di tanah ini," kata Zelenskyy, Sabtu (12/3/2022) lalu.

Mantan entertainer itu mengatakan sejumlah kota kecil kini sudah sepi. Operasi militer Rusia atas Ukraina jadi agresi militer terbesar terhadap sebuah negara Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Pengeboman dari udara telah membuat ribuan warga terjebak di kota-kota yang terkepung oleh pasukan Rusia. Jumlah warga Ukraina yang mengungsi ke negara-negara tetangga mencapai 2,5 juta orang.

Sabtu lalu, Ukraina menuduh pasukan Rusia membunuh tujuh warga sipil dalam serangan terhadap pengungsi perempuan dan anak-anak di dekat Kiev.

Dinas intelijen Ukraina menuliskan, tujuh warga itu termasuk seorang anak, tewas ketika mengungsi dari desa Peremoha.

Namun, hingga kini Kantor berita Reuters belum dapat memverifikasi laporan itu dan Rusia tidak berkomentar.

Meski demikian, pihak Rusia sebelumnya membantah menjadikan warga sipil target serangan mereka sejak menginvasi Ukraina pada 24 Februari.

Mereka menyalahkan Ukraina atas kegagalan mengevakuasi warga sipil dari kota-kota yang terkepung. Ukraina dan negara-negara Barat menolak keras tuduhan itu.

Zelenskyy mengatakan, Moskow sedang mengirim tentara baru setelah pasukan Ukraina melumpuhkan 31 batalion taktis Rusia, yang disebutnya sebagai kekalahan militer Rusia terbesar dalam beberapa dekade meski kebenaran klaim ini belum dibenarkan Reuters.

"Kami masih harus bertahan. Kami masih harus berjuang," kata Zelenskyy dalam video, Sabtu lalu.

Ia melanjutkan, sekitar 1.300 tentara Ukraina telah tewas dan mendesak Barat untuk lebih terlibat dalam negosiasi damai.

Sementara,  Amerika Serikat berjanji akan menambah bantuan hingga 200 juta dolar (Rp2,87 triliun) dalam bentuk senjata ringan, anti tank dan anti pesawat bagi Ukraina. Para pejabat Ukraina sebelumnya telah meminta bantuan militer lebih banyak.

Zelenskyy membahas situasi perang dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang mendesak Putin untuk memerintahkan gencatan senjata segera.

Menanggapi pembicaraan itu lewat sebuah pernyataan, hingga kini Rusia sama sekali tidak menyebut gencatan senjata.

Pejabat kepresidenan Prancis mengatakan: "Kami tidak melihat adanya niat dari pihak Putin untuk mengakhiri perang."

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov sebelumnya juga menuduh AS berupaya menambah ketegangan. Dia mengatakan situasinya menjadi semakin rumit oleh konvoi bantuan militer Barat ke Ukraina. Konvoi bantuan itu dianggap oleh Rusia sebagai "target (serangan) yang sah".

Dalam komentarnya yang dikutip kantor berita Tass, Ryabkov tidak menyebut satu pun ancaman secara spesifik. Serangan apa pun terhadap konvoi seperti itu sebelum mencapai Ukraina akan berisiko memicu perang yang lebih luas.

Pembicaraan krisis antara Moskow dan Kiev telah dilanjutkan lewat panggilan video, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov seperti dikutip kantor berita Rusia RIA.

Peskov tidak memberikan rincian, tapi Menlu Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan Kiev tak akan menyerah atau menerima ultimatum apa pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Serang Pangkalan Militer Ukraina Dekat Perbatasan Polandia

Rusia Serang Pangkalan Militer Ukraina Dekat Perbatasan Polandia

News | Minggu, 13 Maret 2022 | 15:18 WIB

Presiden Zelensky: Ukraina Pertahankan Kyiv Sampai Mati

Presiden Zelensky: Ukraina Pertahankan Kyiv Sampai Mati

News | Minggu, 13 Maret 2022 | 15:11 WIB

Jadwal Bola Malam Ini Live TV: Chelsea vs Newcastle, Arsenal vs Leicester hingga Barcelona vs Osasuna

Jadwal Bola Malam Ini Live TV: Chelsea vs Newcastle, Arsenal vs Leicester hingga Barcelona vs Osasuna

Bola | Minggu, 13 Maret 2022 | 14:34 WIB

Kabarkan Situasi Kemanusiaan Kian Memburuk, Pejabat Rusia Salahkan Ukraina

Kabarkan Situasi Kemanusiaan Kian Memburuk, Pejabat Rusia Salahkan Ukraina

Jogja | Minggu, 13 Maret 2022 | 14:33 WIB

Akan Bayar 350 Paun ke Warga yang Tampung Pengungsi Ukraina, Inggris Masih Dikritik Lamban

Akan Bayar 350 Paun ke Warga yang Tampung Pengungsi Ukraina, Inggris Masih Dikritik Lamban

Jogja | Minggu, 13 Maret 2022 | 14:16 WIB

Kisah Keluarga yang Terpaksa Menyeret Nenek Mereka dari Serangan Mortir

Kisah Keluarga yang Terpaksa Menyeret Nenek Mereka dari Serangan Mortir

News | Minggu, 13 Maret 2022 | 14:12 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB